Uncategorized

Faktor- faktor yang menentukan ekspor dan impor

Faktor- faktor yang menentukan ekspor dan imporFaktor- faktor yang menentukan ekspor dan impor

  1. Faktor- faktor yang menentukan ekspor

Suatu negara dapat mengekspor barang produksinya ke negara lain, apabila barang tersebut diperlukan oleh negara lain dan mereka tidak dapat memproduksi barang tersebut atau produksinya tidak dapat memenuhi keperluan dalam negeri.ekspor karet, kelapa sawit, petrolium dari beberapa negara asia tenggara berlaku oleh karena barang-barang tersenut dibeli oleh negara-negara yang tidak dapat memproduksinya. Sebaliknya pula, negara-negara Asia Tenggara mengimpor pesawat, dan berbagai jenis barang modal oleh karena mereka tidak dapat menghasilkan sendiri barang-barang tersebut.

Faktor yang lebih penting lagi adalah kemampuan  dari negara-negara tersebut untuk mengeluarkan barang- barang yang dapat bersaing dalam pasaran luar negeri. maksudnya, mutu dan harga barang yang diekspor tersebut haruslah sama baiknya dengan yang diperjual belikan di pasaran luar negeri.[3]

 

Pos-Pos Terbaru

Komponen pengeluaran agregast

Komponen pengeluaran agregastKomponen pengeluaran agregast

Dalam ekonomi terbuka, pengeluaran agregat meliputi lima jenis pengeluaran :

  1. Pengeluaran konsumsi rumah tangga ke atas barang-barang yang dihasilkan di dalam negeri (Cdn)
  2. Investasi perusahaan (I) untuk menambah kapasitas sektor perusahaan menghasilkan barang dan jasa
  3. Pengeluaran pemerintah ke atas barang dan jasa yang diperoleh di dalam negeri (G)
  4. Ekspor, yaitu pembelian negara lain ke atas barang buatan perusahaan-perusahaan di dalam negeri (X)
  5. Barang impor, yaitu batang yang dibeli dari luar negeri (M)

Dengan demikian, komponen pengeluaran agregat dalam ekonomi terbuka adalah : pengeluaran rumah  tangga ke atas barang buatan dalam negeri, investasi, pengeluaran pemerintah, pengeluaran ke atas barang impor dan pengeluaran orang luar negeri ke atas barang buatan dalam negeri (ekspor). Pengeluaran tersebut (AE) dapat dinyatakan dengan menggunakan formula berikut:

AE = Cdn + I + G + X + M

 

sumber :

http://blog.dinamika.ac.id/arya/2020/07/08/jasa-penulis-artikel/

Pengertian perekonomian empat sektor

Pengertian perekonomian empat sektorPengertian perekonomian empat sektor

Perekonomian terbuka atau perekonomian empat sektor adalah suatu sistem ekonomi yang melakukan kegiatan ekspor dan impor dengan negara-negara lain di dunia ini. Dalam perekonomian terbukan, sektor-sektornya dibedakan menjadi empat golongan yaitu: rumah tangga, perusahaan, pemerintah dan luar negeri. [1]

            Ekspor diartikan sebagai pengiriman dan penjualan barang-barang buatan dalam negeri ke negara-negara lain. Pengiriman ini akan menimbulkan aliran pengeluaran yang masuk ke sektor perusahaan. Dengan demikian pengeluaran agregat akan meningkat sebagai akibat dari kegiatan mengekspor barang dan jasa dan pada akhirnya keadaan ini akan menyebabkan peningkatan dalam pendapatan nasioanal.

            Impor merupakan pembelian dan pemasukan barang dari luar negeri ke dalam suatu perekonomian. Aliran barang ini akan menumbulkan aliran keluar atau bocoran dari aliran pengeluaran dari sektor rumah tangga ke sektor perusahaan. Aliran keluar atau bocoran ini pada akhirnya akan menurunkan pendapatan nasional yang dapat dicapai.

Dengan demikian, sejauh mana ekspor dan impor mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional tergantung kepada ekspor neto yaitu ekspor dikurangi impor. Apabila ekspor neto adalah positif, pengeluaran agregat dalam ekonomi akan bertambah. Keadaan ini akan meningkatkan pendapatan nasional dan kesempatan kerja.

 

Sumber :

http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2020/07/12/jasa-penulisan-artikel/

Situasi harga

2.2.2                       Situasi harga

Situasi harga

Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa tingkat harga jual akan menggerakkan perusahaan pada pencapaian laba optimal, ketidakakuratan informasi dapat mengakibatkan kesalahan dalam penetapan harga, apakah terlalu tinggi atau terlalu rendah. Penetapan harga yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan ketidakmampuan bersaing dengan produk / jasa yang sejenis di pasar. Sedangkan penetapan harga terlalu rendah dapat mengakibatkan minimnya laba yang dihasilkan atau kerugian. Secara umum penetapan harga jual untuk mengoptimalkan pertumbuhan perusahaan, serta menjaga kelangsungan hidup perusahaan.

2.2.2                       Situasi harga

Situasi tersebut terdiri dari tiga faktor yang merupakan ringkasan dari faktor-faktor yang mempengaruhi kebijaksanaan harga jual yaitu :

  1. Laba dan tujuan-tujuan lain

Faktor-faktor lain selain pasar dan biaya bisa dimasukkan dalam faktor ketiga ini.

  1. Situasi pasar : disini meliputi konsumen,sifat produk,sifat pasar dan sebagainya.
  2. Biaya produksi dan operasi

Yaitu biaya yang dikeluarkan untuk membuat barang (produk) dan biaya produk tersebut bisa sampai ketangan konsumen.

Pos-Pos Terbaru

 

Penetapan harga untuk sasaran laba

Penetapan harga untuk sasaran labaPenetapan harga untuk sasaran laba

Ada sementara perusahaan mengungkapkan tujuan penetapan harga adalah mencapai tingkat hasil laba (rate of return) yang memuaskan. Akibatnya, sekalipun harga yang lain akan dapat menghasilkan tingkat laba yang yang besar dalam jangka panjang, perusahaan akan merasa memperoleh hasil yang konvensional dengan membandingkan suatu tingkatan investasi dan resiko tertentu. Penetapan harga seperti itu adalah penetapan harga saham (target pricing) untuk jangka pendek tanpa melihat atau mennperhitungkan sasaran jangka panjang.

  1. Penetapan harga untuk promosi

          Adakalanya satu perusahaan menetapkan harga khusus untuk mempromosikan penjualan semua produknya dan bukan untuk mendapatkan laba dari jenis produknya. Contohnya ialah penetapan harga pemuka (loss leader pricing) dengan memasang harga murah untuk suatu produk yang benar, dengan maksud untuk menarik sejumlah besar pembeli dan diharapkan mereka membeli pula produk-produk lainnya.Contoh lainnya adalah penetapan harga prestice yaitu menetapkan harga mahal untuk jenis produk tertentu dengan maksud meningkatkan citra mutu dari seluruh jajaran produknya.

Sumber :

http://www.unmermadiun.ac.id/sewulan/index.php/2020/07/situs-jasa-penulis-artikel/

 

Penetapan harga untuk merebut saham pasaran

Penetapan harga untuk merebut saham pasaranPenetapan harga untuk merebut saham pasaran

Perusahaan juga dapat memutuskan harga untuk memaksimalkan laba, makin banyak perusahaan beranggapan bahwa keuntungan jangka panjang akan meningkatkan dengan bertambahnya saham dipasaran.

  1. Penetapan harga untuk pendapatan nasional

Suatu perusahaan hendaknya menetapkan harga yang dapat memaksimalkan pendapatan dari hasil penjualan sekarang. Hal ini merupakan soal menentukan kombinasi harga atau kuantitas yang menghasilkan pendapatan penjualan terbesar. Perusahaan berminat untuk secara tepat dan cepat menghasilkan dana secara tunai, mungkin karena sedang harus mencari dana, atau karena menganggap masa depan kurang menentu sehingga tidak membenarkan pembinaan secara besar.

Sumber :

TukangKonten.Com : Jasa Penulis Artikel Berkualitas 100%

 

Karakteristik Nilai, Pendidikan Moral dan Agama Pada Remaja

Karakteristik Nilai, Pendidikan Moral dan Agama Pada RemajaKarakteristik Nilai, Pendidikan Moral dan Agama Pada Remaja

  1. Nilai

Nilai adalah keyakinan dan sikap mengenai bagaimana hal hal yang seharusnya. Selama  tiga dekade terakhir, remaja menunjukan kepedulian  yang meningkat untuk kesejahteraan pribadi dan penurunan pada kepedulian terhadap orang lain. Untuk mengatasi masalah ini beberapa sekolah mengadakan program Service Lerning, yaitu suatu bentuk pendidikan yang mempromosikan tanggung jawab sosial dan pelayanan kepada masyarakat, dalam kegiatan ini remaja terlibat dalam berbagai kegitan seperti memberikan les, membantu orang tua lanjut, bekerja di rumah sakit atau membantu membersihkan kota. Tujuan dari service lerning adalah menjadikan remaja untuk menjadi kurang egois atau bahkan tidak egois dan lebih termotivasi untuk membantu orang lain.

  1. Pendidikan Moral

  • Kurikulum Tersembunyi

Dalam pendidikan Moral, Dewey mengatakan bahwa ada satu kurikulum yang disebut kurikulum tersembunyi, yaitu istilah untuk menggambarkan keyakinan bahwa bahkan ketika sekolah tidak memiliki program khusus pendidikan moral, setiap sekolah memberikan pendidikan moral.

  • Pendidikan Karakter

Pendidikan moral juga mengandung pendidikan karakter, pendidikan karakter merupakan pendekatan pendidikan secara langsung yang melibatkan pengajaran terhadap siswa mengenai keterampilan moral dasar, yang bertujuan agar remaja tidak melakukan prilaku yang tidak bermoral dan prilaku yang berbahaya bagi dirinya sendiri juga orang lain.

  • Klasifikasi Nilai

Selain itu untuk memenuhi pendidikan moral remaja harus mampu mengklasifikasikan nilai, yakni mereka didorong untuk dapat menentukan mana nilai yang baik untuk dirinya juga untuk orang lain , mereka juga didorong untuk bia merumuskan nilai nilai mereka sendiri yang bisa berguna untuk masa depannya dan memahami nilai nilai orang lain.

Pos-Pos Terbaru

 

 

Pemrosesan Informasi

Pemrosesan InformasiPemrosesan Informasi

Pemrosesan informasi pada remaja terfokus pada memori dan pemfungsian eksekutif.

  1. Memori Jangka Pendek

Memori jangka pendek lebih banyak difungsikan oleh remaja usia awal untuk menyelesaikan masalah analog. Pada remaja memori jangka pendek ini memiliki kapasitas ruang yang lebih besar dari pada yang lainnya, sehingga kemungkinan lebih banyak digunakan untuk memproses informasi yang diperolehnya.

  1. Working Memory

Working memory adalah teori yang menyatakan keadaan ketika individu melakukan aktifitas berpikir dengan ,melibatkan ingatan dalam waktu yang singkat dengan memanfaatkan tugas verba maupun visio spasial dalam memproses informasi.

  1. Memory Jangka Panjang

Memori jangka panjang meningkat pada usia anak anak akhir / remaja awal, dan kemungkinan akan terus meningkat, memori jangka panjang  bergantung pada proses pembelajaran anak dan partisipasinya ketika belajar dikelas dan mengingat informasi.

  1. Fungsi Eksekutif

Fungsi Eksekutif adalah jenis proses kognitif tingkat tinggi yang kompleks, karena fungsi ini mengarahkan individu untuk berpikir kritis dan mengambil keputusan, pada masa remaja pemfungsian eksekutif ini meningkat drastis, hal ini disebabkan masa remaja adalah masa meningkatnya mengambil keputusan, entah itu tentang memilih teman, pendidikan bahkan karier. Namun menurut hasil beberapa study menyatakan bahwa remaja awal tidak begitu kompeten dalam mengambil keputusan dibanding remaja akhir, dalam mengambil keputusan remaja akhir cenderung lebih memikirkan resiko logis yang akan terjadi sementara remaja awal hanya mberfikir mengenai kepuasan dirinya.

Sumber :

http://rahmad.blog.unismuhpalu.ac.id/jasa-penulis-artikel/

Pengambilan Resiko Seksual Pada Masa Remaja

Pengambilan Resiko Seksual Pada Masa RemajaPengambilan Resiko Seksual Pada Masa Remaja

Melakukan hubungan seksual pada masa remaja awal, serta berbagai faktor kontekstual dan keluarga, terkait dengan masalah seksual dan hasil perkembangan yang negatif, menyebabkan meningkatnya resiko seksual berup[a meningkatnya remaja yang terkena IMS seperti gonore, sifilis, dan klamidia bahkan AIDS, meningkatnya tingkat kehamilan pada remaja dan bahkan kematian remaja.

  1. Kesehatan Fisik Remaja

Masa remaja merupakan masa yang penting dalam kesehatan karena banyak faktor yang berkaitan dengan kebiasaan kesehatan yang buruk . beberapa hal yang harus diperhatikan remaja adalah

  1. Kegiatan olah raga yang teratur
  2. Pola tidur
  3. Pola makan
  4. Menghindari penyalah gunaan zat addictiv (rokok, alkohol dan narkoba)
  1. Perkembangan Kognitif Masa Remaja
  1. Cara Remaja Berpikir dan Memproses Informasi

Menurut Piaget setelah mencapai usia 11 tahun anak mengalami tahap perkembangan kognitif keempat sekaligus terakhir. Pada tahap ini anak mengalami tahap operasional formal, yaitu tahap pemikiran dimana individu berpikir lebih abstrak dari tahap sebelumnya. Remaja tidak lagi terbatas pada pengalaman nyata sebagai jangkar untuk berpikir. Mereka dapat menalar pristiwa yang kemungkinan adalah murni hipotesis atau proposisi abstrak, dan bahkan dapat mencoba untuk melakukan penalaran secara logis tentang mereka.

Ciri dan karakteristik berpikir operasional formal adalah :

  • Secara tekstual remaja mulai dapat berpikirlogis tentang gagasan abstrak
  • Berfungsinya kegiatan kognitif yaitu membuat rencana, startegi, membuat keputusan keputusan , serta memecahkan masalah
  • Sudah mampu menggunakan abstraksi abstraksi, membedakan konkrit dengan abstrak.
  • Muncul kemampuan nalar secara ilmiah, belajar menguji hipotesis
  • Memikirkan masa depan , perencanaan, dan mengeksplorasi alternatif untuk mencapainya
  • Mulai menyadari proses berpikir efisien dan belajar intropeksi
  • Wawasan berpikirnya semakin meluas, bisa meliputi agama, keadilan, moralitas dan identitas.
  1. Egosentris Remaja

Egosentris remaja  (adolescent egocentrism) adalah peningkatan kesadaran diri pada masa remaja.  Menurut  David Elkind egosentris remaja memiliki dua komponen kunci (John W. Santrock, 2011 : 348) yaitu :

  1. Imaginary audience, adalah keyakinan remaja bahwa orang lain tertarik terhadap mereka seperti mereka tertarik kepada dirinya sendiri, akibatnya mereka sering melakukan tindakan yang memancing perhatian dari orang lain.
  2. Personal Fable, adalah perasaan dirinya memiliki keunikan dan tidak terkalahkan, dan membuat tingkat percaya diri mereka melonjak serta menimbulkan perasaan bahwa dirinya kebal terhadap semua keadaan berbahaya, hal ini menarik remaja untuk melakukan kegiatan beresiko, seperti balapa, menggunakan narkoba dsb. Perasaan memiliki keunikan ini juga membuat remaja berpikir tidak ada yang bisa mengerti dirinya selain dia sendiri.

 

Sumber :

https://civitas.uns.ac.id/kasiono/jasa-penulis-artikel/

Penularan Penyakit DBD

Penularan Penyakit DBD

Penularan Penyakit DBD
Seseorang yang di dalam darahnya mengandung virus Dengue merupakan sumber penular penyakit DBD. Virus Dengue berada dalam darah selama 4-7 hari mulai 1-2 hari sebelum demam. Bila penderita tersebut digigit nyamuk penular, maka virus dalam darah akan ikut terhisap masuk kedalam lambung nyamuk. Selanjutnya virus akan memperbanyak diri dan tersebar di berbagai jaringan tubuh nyamuk termasuk dalam kelenjar liurnya (Depkes RI, 2005: 2).

Virus Dengue di dalam tubuh manusia mengalami masa inkubasi selama 4-7 hari (viremia) yang disebut dengan masa inkubasi intrinsik. Di dalam tubuh nyamuk, virus berkembang setelah 4-7 hari kemudian nyamuk siap untuk menularkan kepada orang lain yang disebut masa inkubasi ekstrinsik. Virus ini akan tetap berada dalam tubuh nyamuk sepanjang hidupnya. Oleh karena itu nyamuk Aedes aegypti yang menghisap virus Dengue ini menjadi penular (infektif) sepanjang  hidupnya. Penularan terjadi karena setiap kali nyamuk menggigit, sebelum menghisap darah akan mengeluarkan air liur melalui saluran alat tusuknya (probocis), agar darah yang dihisap  tidak  membeku.  Bersama  air  liur  itulah  virus  Dengue  dipindahkan   dari nyamuk ke orang lain. Nyamuk Aedes aegypti betina umurnya dapat mencapai 2-3 bulan (Depkes RI, 2005: 2).

 

Pos-Pos Terbaru