Wisata Edukasi Transportasi Massal

Wisata Edukasi Transportasi Massal

Wisata Edukasi Transportasi Massal

 

Wisata Edukasi Transportasi Massal

LEMBANG, DISDIK JABAR

Taman Miniatur Kereta Api merupakan salah satu lokasi wisata edukasi bagi masyarakat. Di sini, pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai miniatur kereta api lengkap dengan berbagai macam ornamen.

Taman Miniatur Kereta Api

Taman Miniatur Kereta Api yang merupakan bagian dari objek wisata Floating Market yang berada di Lembang ini menyajikan berbagai ornamen bergerak dan pelengkapnya. Ornamen itu seperti rel kereta, stasiun kereta api, lembah, gunung, jembatan, menara pengawas, pom bensin terowongan, pabrik, dan termasuk kereta api yang bergerak terus menerus melintasi rel. Desain taman yang begitu detail berskala 1:24 ini diakui sebagai salah satu taman miniatur terbesar di Indonesia.

Media pembelajaran transportasi darat massal yang banyak dikunjungi pelajar dan masyaraakat umum ini memiliki 5 orang petugas. Petugas ini salah satunya bertugas untuk mengontrol remote berjalannya KA dan maintenance.

“Kereta di-service setiap satu bulan sekali,” kata salah seorang petugas miniatur Taman Miniatur Kereta Api

Bayu Kristianto. Dikatakan, service miniatur kereta dilakukan di tempat pembuat miniatur kereta.Menurut dia, Taman Miniatur Kereta memiliki 7 lokomotif. Setiap lokomotif bergerak menggunakan accu dan remote.

“Pengunjung yang datang di weekday 100 orang kurang lebih tergantung pengunjungnya juga sih, untuk puncak ramai kedatangan pengunjung biasanya di hari hari besar seperti tahun baru bisa mencapai 1000 pengunjung yang mengunjungi taman ini,” tambah petugas taman.

“Pertama kali ke sini terus terang bagus banget. Untuk edukasi bagus, bersih, saya senang,” kesan Joko dari Paud Fitra Insani, Jakarta.

Floating Market tempat Taman Miniatur Kereta Api berada, memiliki luas 7 hektar

Lokasinya berada di atas Situ Umar dan situ Karang Putri. Keberadaan lokasi wisata ini selain berfungsi sebagai cagar wisata situ-situ Bandung yang hampir punah dan habis karena banyak yang telah berubah fungsi juga menjadi pemberdaya ekonomi masyarakat sekitar dan objek penyumbang pendapatan asli daerah Bandung.

 

Artikel Terkait: