Tips Pembenihan Ikan Mas

Tips Pembenihan Ikan Mas

Tips Pembenihan Ikan Mas

Tips Pembenihan Ikan Mas
Tips Pembenihan Ikan Mas

Bagaimanakah proses pembenihan ikan mas dilaksanakan? Budidaya ikan mas semakin marak dilakukan oleh petani lokal seiring dengan naiknya tingkat usul pasar. Ikan mas memang merupakan salah satu ikan air tawar yang begitu digemari oleh masyarakat di Indonesia. Dagingnya yang tebal dan rasanya yang gurih membuat ikan ini dapat diolah menjadi banyak sekali kuliner khas Nusantara.

Pemilihan Indukan

Ada bermacam-macam ikan mas yang sering dibudidayakan di Indonesia antara lain majalaya, punten, sinyonya, mas merah, karper kancra, karper domas, kumpay, dan kaca. Ikan mas betina memiliki postur yang gemuk dan lubang genitalnya terletak di belakang anus.

ikan cupang – Tanda bahwa ikan betina telah mengalami kematangan gonad yakni perutnya sudah membesar dan terasa lunak ketika diraba. Sementara itu, ikan mas jantan mempunyai badan berbentuk langsing dengan lubang kelamin yang berada di depan lubang anus.

Untuk mengetahui ikan jantan yang telah matang secara gonad, Anda mampu mengurut perutnya ke belakang sehingga ia mengeluarkan cairan berwarna putih kental.

Pembuatan Kolam

Kolam untuk pemijahan sebaiknya berupa kolam beton yang berukuran 1,5 x 3 x 1 m. Kolam tersebut lantas dikeringkan di bawah terik matahari selama 2-3 hari berturut-turut. Selanjutnya kolam diisi dengan air bersih sampai ketinggiannya sekitar 80-150 cm.

Air yang digunakan sebaiknya memiliki pH berkisar 6,5-7,5 serta suhu antara 25-30 derajat celsius. Usahakan semoga kondisi air di dalam kolam selalu dalam keadaan mengalir.

Setelah itu, masukkan beberapa kakaban yang terbuat dari ijuk sebagai substrat untuk kawasan penempelan telur. Semua kakaban ini lantas diatur sedemikian rupa secara susun sejajar atau substitusi. Susunlah kakaban-kakaban dengan posisi yang berjajar rapat, lapis dua, dan berjarak 0,4 m.