Strategi Transformatif Sekuensial

Strategi transformatif sekuensial merupakan proyek dua tahap dengan perspektif teoretis tertentu. Strategi ini terdiri atas tahap pertama (baik itu kuantitatif maupun kualitatif) yang diikuti oleh tahap kedua (baik itu kuantitatif maupun kualitatif). Langkah-langkahnya seperti terlihat pada Gambar 4.8c.

Perspektif ini dapat membentuk rumusan masalah yang akan dieksplorasi, menciptakan sensitivitas  pengumpulan data dari kelompok-kelompok marginal, dan diakhiri dengan ajakan akan perubahan. Proses pencampuran, dalam strategi ini terjadi ketika menggabungakn antardua metode penelitian, seperti yang dilakukan dalam strategi sekuensial sebelumnya.[11]

Tujuan strategi ini adalah untuk menerapkan perspektif teoretis peneliti. Dengan diterapkannya penelitian dua tahap dalam strategi ini, peneliti dapat diharapkan dapat menyuarakan perspektif-perspektif yang berbeda, memberikan advokasi yang lebih baik kepada partisipan, atau memahami suatu fenomena dengan lebih baik.

  1. Strategi Triangulasi Konkuren

Peneliti, dalam strategi triangulasi konkueren mengumpulkan data  kuantitatif dan kualitatif secara konkuren (dalam satu waktu), kemudian membandingkan dua database ini untuk mengetahui apakah ada konvergensi, perbedaan-perbedaan, atau beberapa kombinasi. Strategi ini pada umumnya menerapkan metode kuantitatif dan kualitatif secara terpisah untuk menutupi/menyeimbangkan kelemahan-kelemahan satu metode dengan kekuatan-kekuatan metode lain (atau sebaliknya, kekuatan satu metode menambah kekuatan metode yang lain).[12]

Pencampuran pada strategi ini terjadi ketika peneliti sampai pada tahap interpretasi dan pembahasan. Pencampuran dilakukan dengan meleburkan dua data penelitian menjadi satu (seperti mentransfornasi satu jenis data menjadi jenis data lain, sehingga keduanya dapat mudah diperbandingkan) atau dengan mengintegrasikan atau mengkomparasikan hasi-hasil dari dua data tersebut secara berdampingan dalam pembahasan. Strategi ini bermanfaat, selain karena sudah populer di kalangan peneliti, strategi ini dapat menghasilkan penemuan yang substantif dan benar-benar tervalidasi.

sumber :