Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum

Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum

Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum

Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum
Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum

Butuh panduan untuk membudidayakan belut di dalam drum? Belut (Monopterus albus) merupakan ikan air tawar yang memiliki bentuk badan memanjang dan mirip ular. Selain karena rasanya yang enak, belut disukai karena mengandung gizi yang banyak.

Di balik harganya yang relatif mahal, ternyata belut cukup mudah untuk dibudidayakan. Bahkan proses pemeliharaan belut mampu dilakukan dengan menggunakan drum-drum bekas. Tentu saja peluang bisnis ikan ini masih terbuka lebar mengingat seruan pasar akan belut semakin meningkat.

Butuh panduan untuk membudidayakan belut di dalam drum Simak Panduan Budidaya Belut di Dalam Drum

Persiapan Media Pemeliharaan

Sesuai judul di atas, media pemeliharaan yang dipakai kali ini untuk membudidayakan belut yaitu drum. Selanjutnya drum diisi dengan jerami setinggi 50 cm di lapisan yang paling dasar, lalu mikro organisme starter sebanyak 1 liter, kemudian kompos setebal 5 cm, serta lapisan teratas berupa campuran lumpur kering setinggi 25 cm dan pupuk TSP sejumlah 5 kg. Setelah media-media tadi tersusun semuanya, berikutnya masukkan air ke dalam drum hingga mencapai ketinggian 15 cm dari permukaan media teratas.

Penanaman Eceng Gondok

Drum sebagai daerah pemeliharaan belut juga perlu ditanami dengan eceng gondok. Tumbuhan ini berkhasiat sebagai daerah persembunyian belut biar terhindar dari stres. Selain itu, eceng gondok juga berkhasiat untuk menjaga kestabilan suhu udara di dalam drum yakni sekitar 26-28 derajat celcius. Selanjutnya media pemeliharaan belut ini didiamkan selama 2-4 ahad sembari menunggu eceng gondok tumbuh serta dipenuhi oleh jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik.

Pemasangan Shading Net

Shading net merupakan atap non-permanen berupa jaring-jaring penutup. Shading net berfungsi untuk menghalangi pancaran sinar matahari sehingga intensitasnya berkurang. Penghalang ini dipasang dengan jarak tertentu di atas bak sehingga tidak mengganggu proses perawatan belut ke depannya.

Perilisan Bibit Belut

jenis ikan hias air tawar terindah di aquarium – Bibit belut yang dipakai harus berasal dari daerah yang terang biar kualitasnya mampu diketahui. Bibit dipilih yang memiliki kondisi sehat, normal, dan lincah. Di dalam setiap drum, kita mampu memasukkan bibit belut sebanyak 200 ekor.

Pemberian Pakan

Pemberian pakan dilakukan minimal sekali per hari terutama pada ketika sore hari. Pakan yang diberikan wajib dalam kondisi hidup contohnya anakan ikan mas, ikan cetol, bekicot, keong, belatung, ikan wader, ikan impun, cacing tanah, dan udang. Sesekali boleh memperlihatkan pelet dengan dosis 5% dari total bobot yang diperlukan untuk memacu pertumbuhan belut-belut yang dipelihara. Ingat, belut mempunyai sifat kanibalisme sehingga Anda harus memastikan belut-belut yang dipelihara selalu merasa kenyang biar tidak saling memangsa satu sama lain.

Peningkatan Nafsu Makan

Ada kalanya beberapa belut kehilangan nafsu makannya atas karena tertentu. Untuk mengatasi duduk perkara ini, Anda mampu memperlihatkan ramuan temulawak (Curcuma xanthorhiza). Caranya ialah tumbuk temulawak sebanyak 200 gram hingga halus. Kemudian campurkan dengan air sejumlah 1 liter. Cairan temulawak ini lantas dituangkan ke dalam drum.

Penjagaan Kondisi Drum

Mengingat belut termasuk binatang yang cukup sensitif terhadap habitatnya, Anda perlu mengkondisikan lingkungan di dalam drum supaya tetap ideal dihuni oleh belut. Usahakan tingkat keasaman air di dalam drum selalu berada di kisaran pH 5-7. Begitupun ketika cuaca terik, disarankan untuk menciptakan hujan buatan memakai selang air.

Pemanenan Belut

Proses panen belut biasanya mampu dilakukan pada waktu 3-4 bulan pemeliharaan. Hindari memanen belut ketika umurnya sudah mencapai 10 bulan karena sifat kanibalismenya sudah kian ganas. Pemanenan dilakukan dengan menangkap belut-belut dari drum pemeliharaan untuk selanjutnya dipindahkan ke tong distribusi khusus. Selanjutnya, belut-belut ini siap dijual ke para pengepul atau pribadi ke konsumen.