PERKEMBANGAN ISLAM MASA KHALIFAH UTSMAN BIN AFFAN

Nama lengkapnya dalah Usman bin Affan bin Abdil-as bin umayyah dari bani Quraisy. Usman bin Affan dilahirkan di makkah pada tahun 576 M. Ia memeluk agam Islam lantaran ajakan dari Abu bakar, dan menjadi salah satu seorang sahabat dekat Nabi Muhammad SAW. Ia sangat kaya tetapi berperilaku sederhana dan sebabagian kekayaannya digunakan untuk kejayaan Islam. Ia mendapat julukan dzun nurain karena Nabi Muhammad mengawinkannya dengan dua orang putrinya, yang pertama Ruqayah dan yang kedua adalah Umi Kulsum. Ia menyumbang 950 ekor  unta dan 1000 dirham dalam ekspedisi untuk Byzantium di perbatasan palestina. Ia juga membeli mta air orang-orang romawi yang terkenal dengan harga 20.000 dirham untuk selanjutnya diwakafkan bagi kepentingan umat Islam dan pernah meriwayatkan hadits kurang lebih 150 hadits. Seperti halnya Umar, Ustman naik menjadi khalifah melalui pemilihan. Bedanya, jika Umar dipilih atas penunjukkan langsung sedangkan Ustman diangkat atas menunjukkan tidak langsung yaitu melewati badan syura yang dibentuk oleh Umar menjelang wafatnya.
Ustman bin Affan menjadi khalifah pada umr 70 tahun. Beliau menjadi khalifah selama 12 tahun. Selama masa pemerintahannya prestasi, usaha-usaha dan kebijakan khalifah Utsman bin Affan antara lain :

1.      Pembukuan (kodifikasi) Al-Qur’an

Di antara usaha khalifat Utsman bin Affan adalah menyalin dan membukukan Al-Qur’an menjadi beberapa mushaf, yang kemudia dikirimkan ke berbagai daerah seperti Makkah, Syiria, Basrah dan Kuffah. Sedangkan satu buah lagi ditinggalkan di Madinah untuk pegangan khalifat Utsman bin Affan sendiri.
Dari mushaf inilah adanya Al-Qur’an yang kita lihat sekarang ini. Khalifah Utsman menetapkan pembacaannya dengan satu logat saja, yaitu logak Quraisy. Sedangkan sebelumnya dengan bermacam-macam logat, seperti logat Tamim, Majed dan sebagainya.
Mushaf yang disusun pada masa khaifah Utsman bin Affan ini disebut mushaf Usmani. Mushaf dikerjakan oleh Zaid bin Tsabit dan dibantu oleh Abdullah bin zubair, Said bin Ash dan Abdurrahman bin Harits bin Hisyam.
2.      Membangun gedung pengadilan
Pelaksanaan pengadilan pada masa Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar, Umar bin khattab selalu diadakan di masjid dan terbuka untuk umum seluruh masyarakat bisa menyaksikan jalannya pengadilan. Tetapi masa khalifah Ustman bin Affan dilakukan di gedung khusus untuk pengadilan, sehingga pengadilan itu tidak dilakukan di masjid lagi.
3.      Membentuk armada Islam
Atas usulan Mu’awiyah bin Abu Sufyan sebagai gubernur Syiria, khalifah Ustman bin Affan  telah membentuk armada Islam (angkatan laut). Hal ini disebabkan adanya peperangan dengan bangsa Romawi (Bizantium).
Dengan adanya angkatan laut tersebut maka Mu’awiyah gubernur Syiria dapat mengalahkan dan menguasai pulau Cyprus dan Rhoddus. Begitu juga Abdullah bin Sa’ad telah membentuk Armada Islam di Mesir.

 

Pos-Pos Terbaru