Perilaku Terpuji dalam Pergaulan Remaja

 Perilaku Terpuji dalam Pergaulan Remaja

Remaja adalah kelompok dari manusia yang baru tumbuh dari masa kanak-kanak kemasa dewasa, yaitu antara usia 13-19 tahun.  Sebelum masa remaja , seorang anak akan melewati masa peralihan (adolesen) yaitu antara usia 9- 13 tahun, yang dikenal sebagai masa pubertas. Dalam masa ini seorang anak memiliki dorongan kuat untuk mengaktualisasikan diri menurut jenis kelamin untuk mendapatkan pengakuan sebagai penegasan identitas diri baik dari segi ϐisik maupun biologis. Masa remaja adalah masa yang labil bagi anak.

  1. Perilaku terpuji dalam pergaulan remaja

  2. Persaudaraan (ukhuwah)

Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan sebagai berikut :

1)        Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yang bukan mahramnya. 99 Akidah Akhlak Kurikulum 2013

2)        Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tidak boleh bersentuhan secara fisik.

  1. Mengembangkan wawasan keilmuan
  2. Menghormati dan menghargai (tasamuh)
  3. Nilai positif perilaku terpuji dalam pergaulan remaja
  4. Menumbuhkan sikap arif dan bijaksana
  5. Menumbuhkan sikap disiplin diri
  6. Menumbuhkan sikap mandiri
  7. Menumbuhkan sikap tanggungjawab
  8. Membiasakan perilaku terpuji dalam pergaulan remaja
  9. Menutup Aurat
  10. Mengajak untuk berbuat kebaikan
  11. Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat
  12. Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
  13. Bersikap santun dan tidak sombong
  14. Perilaku Tercela dalam Pergaulan Remaja

Perilaku tercela remaja mengambil bentuk dengan apa yang kemudian disitilahkan dengan kenakalan remaja. Kenakalan remaja (juvenile delinquency) adalah gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Istilah kenakalan remaja mengacu pada suatu rentang yang luas, dari tingkah  laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal.

  1. Perilaku tercela dalam pergaulan remaja
  2. Pergaulan bebas (free sex)
  3. Tawuran antar pelajar
  4. Mengkonsumsi minuman keras
  5. Penyalahgunaan narkoba
  6. Nilai negatif perilaku tercela dalam pergaulan remaja
  7. Bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama
  8. Hilangnya budaya malu
  9. Menimbulkan masalah kesehatan
  10. Menghindari perilaku tercela dalam pergaulan remaja
  11. Meningkatkan kadar iman dan amal sholeh
  12. Meningkatkan kualitas ahlak dan etika bergaul
  13. Mengatur waktu dengan baik
  1. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran
  2. Strategi            : Contectual Teaching Learning (CTL)

Keterangan

Strategi Contectual Teaching Learning (CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru dalam mengaitkan antara materi yang diajarkan  dengan dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka.

  1. Model              : Kooperatif

Keterangan

Model pembelajaran Kooperatif dapat diartikan belajar bersama-sama, saling membantu antara satu dengan yang lain dan memastikan bahwa setiap orang dalam kelompok untuk mencapai tujuan atau tugas yang telah ditentukan sebelumnya.

  1. Pendekatan      : Analisis dan pendekatan proses

Keterangan

Definisi dari pendekatan adalah proses, perbuatan atau cara untuk mendekati. Sedangkan pendekatan Analisis (Analytical Approach) merupakan pendekatan yang didasarkan pada seperangkat ungkapan-ungkapan dan asumsi-asumsi. Pendekatan Proses merupakan pendekatan pengajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghayati proses.

sumber :

https://restaurantlediapason.com/popscene-apk/