Peran Sumber Daya Hutan Sebagai Penggerak Ekonomi

Jul 21, 2020 by rumahbagus
Peran Sumber Daya Hutan Sebagai Penggerak Ekonomi

Peran Sumber Daya Hutan Sebagai Penggerak Ekonomi

Sumber daya hutan merupakan sumber daya yang dapat teridentifikasi berupa kayu maupun non kayu yang dapat dilakukan pembaharuan untuk keperluan tertentu. Sumber daya hutan memiliki peran yang sangat penting sebagai salah satu penggerak ekonomi dan sangat berpengaruh terhadap pendapatan suatu negara. Alam et al. (2009) mengatakan bahwa peran sumber daya hutan sebagai penggerak ekonomi suatu negara terbagi menjadi beberapa bagian yaitu:
  1. Peran sumber daya hutan sebagai penghasil devisa
  2. Peran sumber daya hutan sebagai penggerak sektor ekonomi yang lain.
  3. Peran sumber daya hutan dalam penyediaan lapangan kerja
  4. Peran sumber daya hutan dalam peningkatan pendapatan nasional
  5. Peran sumber daya hutan dalam pelayanan jasa lingkungan.
Menurutnya, peran sumber daya hutan tersebut muncul karena pada dasarnya sumber daya hutan memiliki beberapa sifat berikut ini.
  1. Kayu sebagai produk yang multi guna.
  2. Hasil hutan yang digunakan sebagai suatu usaha relatif stabil serta invenstasi nya relatif kecil dan modal lebih cepat kembali.
  3. Memiliki keterkaitan untuk pengembangan sektor ekonomi lainnya.
  4. Ekonomi pedesaan sekitar kawasan hutan dapat berkembang
  5. Relatif lebih mudah mendirikan industri hasil hutan.

Berikut penjelasan tentang peran sumber daya hutan sebagai penggerak ekonomi.

A. Peran Sumber Daya Hutan Sebagai Penghasil Devisa

Peran sumber daya hutan ini sangat signifikan terhadap perkembangan ekonomi makro serta perdagangan global. Peranan hasil hutan terhadap peningkatan devisa sangat pesat terutama di Negara Indonesia yang nota benenya sebagai negara berkembang. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan data tahun 1995 sampai 2004 yang menerangkan bahwa kontribusi hasil hutan pada peningkatan devisa negara sangat signifikan. Hal ini dikarenakan biaya yang dikeluarkan saat terjadinya eksploitasi hutan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi negara relatif kecil (Alam et al., 2009).

Peran sumber daya hutan sebagai penghasil devisa selanjutnya dapat dilihat dengan bertambahnya investasi pada sektor kehutanan setelah dibukanya industri kehutanan. Berdasarkan data yang diperoleh menjelaskan bahwa nilai investasi tertinggi pada sektor kehutanan terletak pada industri pulp dan kertas dengan nilai sebesar 58 % (16 Milyar USD). Nilai investasi tersebut tentunya menjadikan sektor kehutanan sebagai aset nasional yang perlu perawatan dan pengembangan (Nugraha & Rudiantoro, 2008).