Penyebab Terjadinya Banjir

Penyebab Terjadinya Banjir

Penyebab Terjadinya Banjir

Penyebab Terjadinya Banjir

Sering sekali terjadinya banjir dan hampir setiap kali hujan, maka pasti ada saja daerah yang terkena banjir. Secara umum, penyebab terjadinya banjir adalah sebagai berikut:

  1. a)   Penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi

Salah satu sebab utama perusakan hutan hujan dan terjadinya banjir adalah penebangan hutan. Banyak tipe kayu yang digunakan untuk perabotan, lantai, dan konstruksi diambil dari hutan tropis di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Dengan membeli produk kayu tertentu, orang-orang di daerah seperti Amerika Serikat secara langsung membantu perusakan hutan hujan.

Walau penebangan hutan dapat dilakukan dalam aturan tertentu yang mengurangi kerusakan lingkungan, kebanyakan penebangan hutan di hutan hujan sangat merusak. Pohon-pohon besar ditebangi dan diseret sepanjang hutan, sementara jalan akses yang terbuka membuat para petani miskin mengubah hutan menjadi lahan pertanian. Di Afrika para pekerja penebang hutan menggantungkan diri pada hewan-hewan sekitar untuk mendapatkan protein. Mereka memburu hewan-hewan liar seperti gorila, kijang, dan simpanse untuk dimakan.

Penelitian telah menemukan bahwa jumlah spesies yang ditemukan di hutan hujan yang telah ditebang jauh lebih rendah dibandingkan dengan jumlah yang ditemukan di hutan hujan utama yang belum tersentuh. Banyak hewan di hutan hujan tidak dapat bertahan hidup dengan berubahnya lingkungan sekitar.

Penduduk lokal biasanya bergantung pada penebangan hutan di hutan hujan untuk kayu bakar dan bahan bangunan. Pada masa lalu, praktek-praktek semacam itu biasanya tidak terlalu merusak ekosistem. Bagaimanapun, saat ini wilayah dengan populasi manusia yang besar, curamnya peningkatan jumlah orang yang menebangi pohon di suatu wilayah hutan hujan bisa jadi sangat merusak. Sebagai contoh, beberapa wilayah di hutan-hutan di sekitar kamp-kamp pengungsian di Afrika Tengah (Rwanda dan Congo) benar-benar telah kehilangan seluruh pohonnya.
b)     Pendangkalan sungai;

  1. c)       Pembuangan sampah yang sembarangan, baik ke aliransungai mapupun gotong royong;
  2. d)      Pembuatan saluran airyang tidak memenuhi syarat;
  3. e)       Pembuatan tanggulyang kurang baik;
  4. f)     Air laut, sungai, atau danau yang meluap dan menggenangi daratan.

Sumber:

https://sonymusic.co.id/perubahan-sosial-dan-budaya-dan-karakteristik/