Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat
Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra

 Teks nonsastra adalah karangan ilmiah dan bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan pembaca.

Hal ini berbeda dengan teks sastra yang bertujuan memberikan hiburan atau kepuasan batin. Teks nonsastra mengutamakan kelogisan dalam pengungkapannya. Contoh teks nonsastra, antara lain artikel, berita, dan karya ilmiah.

Teknik dan Tujuan Membaca Cepat

Membaca cepat atau skimming merupakan gaya membaca yang bertujuan memperoleh gambaran umum tentang sebuah tulisan.

Gambaran tersebut dapat berupa intisari teks (ikhtisar), gaya bahasa teks, atau tujuan penulisan. To skim dapat diartikan ’terbang sekilas, menyapu halaman buku’.

Saat membaca, kita tidak perlu bertumpu pada satu kata. Tidak perlu setiap kata yang tercetak kalian pahami. Yang paling penting adalah memahami ’konteks’ dari teks tersebut.

Teknik Membaca Cepat

perhatikan langkah-langkah berikut ini.
a. Lakukanlah kegiatan membaca dengan penuh konsentrasi.
b. Temukanlah kata kunci di setiap paragraf atau sub bab.
c. Hindarilah membaca dengan regresi/pengulangan.
d. Capailah pemahaman secara umum, bukan dari detail rincian informasi saja.
e. Temukan informasi dari hasil membacamu.

Agar kalian dapat membaca dengan cepat, ikutilah petunjuk berikut!

  1. Gerakkan pandangan mata kalian dari atas ke bawah, hindari menggerakkan pandangan ke samping.
  2. Fokuskan pandangan pada beberapa kata sekaligus, jangan memfokuskan pandangan hanya pada satu kata.
  3. Jangan biasakan membaca dengan menggerakkan mulut.
  4. Hindari pula kebiasaan membaca dengan bersuara.
  5. Untuk meningkatkan efisiensi dalam berlatih, perhatikan beberapa kiat berikut ketika berlatih membaca.
  6. Fokuskan konsentrasi pada wacana yang akan dibaca.
  7. Hindari membaca dengan bersuara atau menggerakkan bibir.
  8. Hindari membaca secara regresi atau mengulang kata per kata.
  9. Hindari membaca dengan menunjuk teks dengan jari.
  10. Bacalah judul wacana, fokuskan perhatian terhadap makna yang dikandung dalam judul dan aktifkan ingatan kalian yang berkaitan dengan judul tersebut.
  11. Bacalah secara sekilas seluruh paragraf pada wacana untuk mendapat kesan keseluruhan.
  12. Ulangi membaca setiap paragraf, pahami isinya, dan ingat kata kunci yang dapat mewakili paragraf tersebut. Manfaatkan pengalaman dan pengetahuan kalian untuk memahami isi wacana.
  13. Ingatlah informasi-informasi penting yang terdapat dalam wacana.
  14. Setelah selesai, coba rangkum isi wacana yang dapat kalian pahami secara utuh.
  15. Janganlah kecewa ketika seluruh isi wacana belum kalian pahami karena kemampuan membaca tidak dapat sekaligus ditingkatkan hanya dengan sekali berlatih.
  16. Teruslah berlatih membaca dengan memperbanyak bahan bacaan dan mempersering kegiatan membaca.

Membaca sejarah bpupki cepat ini cocok digunakan oleh seseorang ketika membaca surat kabar atau majalah populer dengan tujuan:

  1. mencari acara siaran televisi yang menarik,
  2. mencari iklan jual beli rumah/mobil,
  3. mengetahui jadwal perjalanan kereta api,
  4. melihat angka-angka statistik, dan lain-lain.

Di samping itu, membaca cepat juga cocok digunakan ketika seseorang melakukan hal berikut, seperti:

  1. mencari alamat atau nomor telepon,
  2. mencari makna kata tertentu dalam kamus,
  3. mencari lema (entri) dalam indeks.

Dalam keperluan tertentu, membaca cepat (skimming) juga dapat dilakukan ketika seseorang membaca teks dengan tujuan untuk mengetahui garis besar isi bacaan.