Pengertian Mengajar

Mengajar merupakan suatu perilaku yang kompleks. Perilaku mengajar yang kompleks dapat ditafsirkan sebagai penggunaan secara integratif sejumlah komponen yang terdapat dalam tindakan mengajar untuk menyampaikan pesan pengajaran (Roymond H. Simamora)

Mengajar adalah “menjadi” tidak “dijadikan”, emosi, nilai – nilai yang dimiliki oleh setiap guru adalah diluar garapan ilmiah, oleh sebab itu menurutnya mengajar adalah suatu seni bukan ilmu (Highet, 1954)

Mengajar adalah suatu seni, akan tetapi itu hanya dalam prakteknya saja untuk memperindah estetika penampilan, misalnya seni dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan siswa, seni mengatur lingkungan agar siswa senang belajar, seni membangkitkan motivasi dan lain sebagainya. (Gage, 1978)

Dapat disimpulkan bahwa Mengajar adalah suatu aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidikan dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga terjadi proses belajar dan tujuan pengajaran tercapai.

Seorang guru harus memiliki kemampuan mengajar. Kemampuan mengajar selain merupakan bakat juga bisa merupakan keahlian yang dapat dipelajari sehingga pada dasarnya semua orang bisa menjadi guru. Salah satu ilmu yang dipelajari dalam menambah kemampuan mengajar adalah kemampuan menghadapi anak didik yang memiliki karakter, kemampuan serta keinginan yang berbeda-beda. Guru harus bisa mengakomodir semua keinginan anak didiknya.

  1. Pengertian Pembelajaran

Belajar menurut Abdul Mukti mempunyai beberapa dimensi, yaitu: pertama belajar ditandai oleh adanya perubahan pengetahuan, sikap, tingkah laku dan ketrampilan yang relative tetap dalam diri seseorang sesuai tujuan yang diharapkan. Kedua, belajar terjadi melalui latihan dan pengalaman yang bersifat komulatif. Ketiga belajar merupakan proses aktif konstruktif yang terjadi melalui mental proses. Mental proses adalah serangkaian proses kognitif yang meliputi persepsi (perception), perhatian (attention), mengingat (memori), berpikir (thinking, reasoning) memecahkan masalah dan lain-lain.

Pembelajaran mempunyai arti yang sangat berbeda. Belajar menurut Morris L. Bigge seperti yang dikutip Max Darsono, dkk. Adalah perubahan yang menetap dalam diri seseorang yang tidak dapat diwariskan secara genetis. Selanjutnya Morris menyatakan bahwa perubahan itu terjadi pada pemahaman (insight), perilaku, persepsi, motivasi, atau campuran dari semuanya secara sistematis sebagai akibat pengalaman dalam situasi-situasi tertentu.

Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan siswa yang saling bertukar informasi. Menurut D. Sudjana Pembelajaran adalah upaya pendidik untuk membantu peserta didik melakukan kegiatan belajar.Pembelajaran pada dasarnya merupakan kegiatan terencana yang mengondisikan / merangsang seseorang agar dapat belajar dengan baik sesuai dengan tujuan pembelajaran.Dari pengertian tersebut nampak bahwa pembelajaran adalah proses yang kompleks, didalamnya mencakup proses / kegiatan belajar dan kegiatan mengajar.

sumber :

https://www.dosenmatematika.co.id/seva-mobil-bekas/