Pengaruh aspek internasional terhadap keseimbangan Supply dan Demaind

Mei 18, 2020 by rumahbagus

Pengaruh aspek internasional terhadap keseimbangan Supply dan Demaind

Secara teoritis, harga sangat mempengaruhi permintaan dan penawaran barang. Apabila harga naik, maka permintaan terhadap barang itu cenderung berkurang sedangkan penawarn cederung bertambah.[1] Sebaliknya apabila harga turun, maka permintaan cenderung bertambah sedangkan penawaran cenderung berkurang. keseimbangan ekonomi nasional suatu negara dapat dirumuskan sebagai suatu keseimbangan antara jumlah barang atau jasa yang ditawarkan (supply total=ST) dengan jumlah barang atau jasa yang diminta (Demaind total=DT). Dalam hal ini supply total (st) yang terdiri dari supply dalam negri (Dn) atau domestic produk(Dp). Dan ditambah dengan supply dari luar negri (LN) atau impor (M), sedangkan demand total (dx) terdiri dari konsumsi dalam negri atau domestic consumption (Cd) ditambahkan dari luar negri atau ekspor (X), telah diuraikan bahwa keseimbangan ekonomi nasional  yaitu impor sebagai supply dan ekspor sebagai demand dari luar negri.

 Sistem ekonomi internasional merupakan bagian dari sistem internasional yang terdiri atas berbagai macam praktek dan pranata ekonomi. Dalam globalisasi dan perkembangan ekonomi serta teknologi sangat pesat di bidang informasi dan komunikasi menyebabkan segala praktek dan pranata dalam sistem ekonomi internasional turut berkembang dengan pesat pula. Perkembangan ini membawa dampak seperti makin berkembangnya pasar-pasar modal di seluruh dunia serta perkembangan aliran barang dan modal yang semakin besar jumlahnya. Sehingga muncul golongan profesi baru dalam perekonomian yang memanfaatkan segala praktek dan pranata ini untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Berikut ini gambar skema keseimbangan ekonomi internasional antara Supply dan Demand:

Keterangan:

  • DN = Dalam Negeri
  • LN = Luar Negeri
  • M = Impor
  • X = Ekspor
  • Pd (Domestik Produk) = Pendapatan atas barang produksi dalam negeri
  • Cd (Consumption Domestik) = Pengeluaran atas barang produksi dalam negeri

Dari uraian tersebut terbukti bahwa keseimbangan ekonomi nasional suatu negara sangat dipengaruhi oleh ekonomi yaitu impor (M) sebagai supply dan Ekspor (X) sebagai demand dari luar negeri. Pengaruh tersebut dapat digambarkan dengan grafik sebagai berikut:

Keterangan:

  1. Bila impor (M) naik, maka supply atau penawaran total (St) dalam negeri akan naik, sehingga kurva supply total (St) bergeser ke kanan bawah (St1). Dalam hal ini, jika demand atau permintaan  tetap maka harga akan turun menjadi P1 dan Produksi dalam negeri (Pd) akan turun menjadi Q1, sedangkan titik keseimbangan bergeser dari E0 ke E1.[2]
  2. Bila ekspor (X) naik, maka kurva demand (Dt) akan bergeser ke kanan atas (Dt1). Bila supply total (St) tetap, maka harga akan naik menjadi P2 dan produksi dalam negeri (Pd) akan naik menjadi Q2, dan titik keseimbangan bergeser dari E0 ke E2.
  3. Dengan demikian, terbukti bahwa dengan kegiatan ekonomi perdagangan internasional (X dan M) berpengaruh terhadap ekonomi nasional melalui harga dan produksi dalam negeri.

 Berikut adalah faktor  pemicu permintaan dan penawaran didunia:

  1. Pertumbuhan ekonomi yang terus berlangsung
  2. Pergeseran permintaan dunia akibat adanya bantuan luar negeri
  3. Pembayaran perampasan perang
  4. Transfer pendapatan
  5. Penerapan tarif (pajak atau cukai yang dikenakan untuk suatu komoditi yang diperdagangkan lintas teritorial untuk produk impor atau ekspor)
  6. Pemberian subsidi ekspor
  1. Pengaruh aspek internasional

Pengaruh aspek internasional terasa pada aspek harga, pendapatan dan tingkat kesempatan kerja negara-negara yang terlibat dalam aspek internasional tersebut. Dan aspek internasional itu berkaitan dengan perdagangan internasional maka yang harus diperhatikan dalam peningkatan pendapatan nasional adalah pada kegiatan ekspor dan impornya. Yang dimana impor akan menurunkan permintaan masyarakat di dalam negeri, sebaliknya ekspor akan meningkatkan permintaan masyarakat diluar negeri. Dan permintaan masyarakat akan mempengaruhi kesempatan kerja dan pendapatan kerja dan pendapatan nasional, dan diantara lain akan tergantung pada besarnya ekspor neto, yaitu selisih antara ekspor dan impor, kesempatan kerja dan pendapatan nasional akan naik. Kesempatan kerja sangat mempengaruhi dalam aspek internasional dikarenakan pendapatan terbesar Negara itu dari bidang  jasa seperti TKI, yang dimana TKI  itu memperdagangkan jasa mereka untuk berkerja dinegara orang sebagai asisten rumah tangga. Dari kepengurusan dan perpindahan TKI Indonesia ke luar negeri itu memiliki kerjasama antar Negara yang kuat.[3]

sumber :

https://chadodomrealestateagentlittleelmtx.com/fantasy-manager-football-apk/