Pemeriksaan Metode Aution Stick

Pemeriksaan Metode Aution Stick

Pemeriksaan Metode Aution Stick

Pemeriksaan Metode Aution Stick
Pemeriksaan Metode Aution Stick

Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat keadaan Glukosa, Protein, Bilirubin, Urobilinogen, pH

Spesifik Gravity Dichte (BJ), Blood, Ketoner, Nitrit, Leucosit, dan Colibration Pad dalam tubuh.

Prosedur kerja :

Aution stick yang telah disediakan dicelupkan kedalam urine yang telah disiapkan. Setalah dicelupkan kedalam tabung urine, stick sudah bisa dibaca hasilnya. Sebaiknya jangan lebih dari 1 menit untuk membaca hasilnya. Untuk pembacaan hasil, kita hanya melihat stick tersebut dengan tabel standart yang tertera pada sampul botol aution stick.

Pemeriksaan fisik urin

  1. Jumlah urin yang didapat dari kelompok kami yaitu 170ml. ini menunjukkan poliuria karena biasanya anjing dalam sehari mengeluarkan kencing berkali- kali. Adapun jumlah urin ini dipengaruhi oleh pola makanan, cuaca, dan latihan.
SpesiesJumlah liter / hari (24 jam) mg/kg/hari
Sapi Perah8,8 – 22,6 (14,2) 14
Kuda2,0 – 11,0 (4,7) –
Babi2,0 – 6,0 (4,0) –
Anjing0,5 – 2,0 (1,0) 25-41
Manusia1,0 – 2,0 (1,0) 9-29

Warna dan buih

Hasil yang diperoleh berwarna kuning dan berbuih. Pemeriksaan warna urin dengan tabung reaksi atau urinometer. Warna urin tergantung dari jumlah urin yang dikeluarkan, urin yang encer berwarna pucat, urin yang pekat berwarna lebih tua. Normalnya urin berwarna kuning, atau kuning coklat. Warna ini terutama disebabkankarena “urochrom”.

Urine dikocok akan terjadi buih, adanya protein mempermudah terbentuknya buih. Normal berwarna putih, warna kuning disebabkan oleh karena adanya pigmen empedu (bilirubin) atau phenylazodian nopyridin. Dalam pemeriksaan kami warnanya adalah kuning pucat dan dengan buih yang normal yaitu buih berwarna putih.

Kejernihan/kekeruhan

Hasil yang diperoleh kejernihan normal. Nyatakan urine dalam pemeriksaan urine yang jernih, agak keruh, keruh atau sangat keruh. Urin yang normal dan baru umumnya jernih, kecuali urin kuda biasanya keruh dan berkabut karena adanya kristal CaCOdan mucus.

  1. Bau

Hasil yang diperoleh dengan bau amonil. Urine yang masih baru baunya tidak keras. Bau urin yang normal disebabkan sebagian zat-zat organic yang menguap :

o Bau makanan yang zat volatile disebabkan makanan jengkol, pete, durian

o Bau obat-obatan : terpentin, antibiotic, menthol

o Bau amonil : adanya perombakan ureum oleh bakteri

o Bau seperti buah (manis) : Diabetes Mellitus

o Bau busuk : perombakan zat-zat protein (infeksi)

o Bau acetone : ketonosis

  1. pH

Hasil pH yang diperoleh 6. Secara klinis pH urine tidak begitu penting, akan tetapi memberikan gambaran kearah etiologi dari infeksi saluran kencing atau adanya batu dalam saluran kencing dan memberi kesan tentang keadaan dalam tubuh. pH urin normal pada berbagai spesies hewan tergantung dari makanan yang di konsumsi serta metabolismenya.

Sumber : https://nashatakram.net/tata-cara-penulisan-unsur-serapan/