Pemeriksaan fisik urine

Pemeriksaan fisik urine

Pemeriksaan fisik urine

Pemeriksaan fisik urine
Pemeriksaan fisik urine

Jumlah urine

Pemeriksaan jumlah urin dilakukan dengan alat pengukur jumlah urine, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui abnormalitas yang terjadi pada urine seperti poliuria, oligouria, anuria, dan nycturia.

Warna dan buih

Pemeriksaan warna urine dilakukan dengan tabung reaksi atau urinometer. Warna urine tergantung dari jumlah urine yang dikeluarkan : urine yang berwarna encer berwarna pucat, urine yang pekat berwarna lebih tua.

Urine dikocok akan terjadi buih, adanya protein mempermudah terbentuknya buih.

Ø Kejernihan/kekeruhan

Nyatakan urine dalam pemeriksaan urine yang jernih, agak keruh, keruh atau sangat keruh.

Ø Bau

Urine yang masih baru baunya tidak keras.

pH

Secara klinis pH urine tidak begitu penting, akan tetapi memberikan gambaran kearah etiologi dari infeksi saluran kencing atau adanya batu dalam saluran kencing dan memberi kesan tentang keadaan dalam tubuh. Dalam penentuan pH ini dapat dilakukan dengan menggunakan kertas lakmus, kertas nitrazine, komparator blok, pH meter, dan combistick.

Berat Jenis

Kegunaan pemeriksaan berat jenis adalah untuk mengetahui proses konsentrasi dan dilusi dari bahan-bahan yang terlarut di dalam urin terutama ureum, NaCl.

Sumber : https://nashatakram.net/jenis-kata/