Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis
Lulusan SMK Farmasi diminta majukan dunia medis

Ratusan siswa dari enam SMK Farmasi di Depok menjalani wisuda

dan pengambilan sumpah tenaga teknis kefarmasian. Pelantikan dipimpin oleh Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail.

Ia meminta agar setiap lulusan SMK Farmasi mampu menjunjung tinggi kejujuran. Ia juga mengucapkan kepada para siswa-siswi yang telah lulus dari sekolah kefarmasian dan diharapkan mampu memajukan dunia media di Indonesia.

“Selamat menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah tenaga teknis kefarmasian

. Dunia kefarmasian sangat erat dengan faktor kebersihan, hal tersebut menjadi keutamaan dalam peracikan dan produksi sebuah produk medis. Lingkungan yang bersih juga sangat diperlukan, bahkan dalam setiap lini kehidupan,” tuturnya di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Selasa (11/06/2013).

Lulusan farmasi, kata dia, harus berlaku jujur dalam memberikan komposisi sebuah obat atau vitamin. Apalagi jika akan terus bergelut di bidang kesehatan saat terjun di dunia kerja.

“Jadilah tenaga kefarmasian yang mempunyai moral serta berguna bagi diri sendiri dan masyarakat

. Para adik-adik nantinya akan memasuki dunia kerja, di dalam pelaksanaannya tenaga kefarmasian mungkin saja digunakan oleh suatu perusahaan untuk memegang pekerjaan lain yang masih mungkin ditangani. Dimanapun akan bekerja, adik-adik diwajibkan meningkatkan keahlian, dan Prestasi dibidangnya masing-masing agar menigkatkan kualitas diri, demi kemajuan bangsa,” tegasnya.

Para peserta berjumlah 444 dari beberapa sekolah diantaranya adalah SMK Harapan Bangsa Depok, SMK Anissa Bogor, SMK Ibnu Amil, SMK Amek Depok, SMK Gala Tamasya.

Acara tersebut dihadiri pula Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Herry Pansila, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, para orangtua, para kepala sekolah SMK Farmasi, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor.

 

 

Baca Juga :

 

 

IISIP fokus didik pelajar pahami Literasi Media

IISIP fokus didik pelajar pahami Literasi Media

IISIP fokus didik pelajar pahami Literasi Media

IISIP fokus didik pelajar pahami Literasi Media
IISIP fokus didik pelajar pahami Literasi Media

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Kampus IISIP Jakarta Mulharnetty Syass

mengklaim sebagai kampus yang peduli dengan perkembangan dunia media massa, membuat IISIP melakukan pendidikan media kepada masyarakat. Salah satunya melalui pendekatan media literasi.

Ia mengatakan sejak tahun 2011, kampus IISIP sudah melakukan literasi media memberikan pemahaman kepada pelajar SMP dan SMA di Depok. Hal itu bertujuan untuk membuat para siswa tak langsung kena dampak negatif dari media dan melibatkan mahasiswa.

“Kami sudah MoU bersama Kota Depok. Dan tahun ini akan kami lakukan lagi.

Membangun tiga pilar Literasi Media, yang pertama yaknipersonal fokus dari diri sendiri, tujannya untuk apa sih mengonsumsi media, Kalau hanya isi waktu luang ini parah. Tujuannya harus menambah pengetahuan,” ujarnya dalam sambutannya di acara Festival Jurnalistik, Senin (10/06/2013).

Selain itu, kata Mulharnetty, struktur pengetahuan juga harus dibentuk di masyarakat agar bisa melawan mana informasi yang baik dan yang tidak dari media. Sehingga mereka memiliki keahlian atau skill.

“Mahasiswa kalau terlibat, paling tidak punya tujuh keahlian yakni menganalisis

, mengevaluasi, memilah, menginduksi, mendeduksi, mensintesis, menabstaraksikan media,” tegasnya.

Anggota Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Laban Abraham mengatakan, sikap AJI terhadap Literasi Media yakni berbicara pada karya jurnalistik, AJI berperan membangun kesadaran masyarakat. Bagaimana AJI mempunyai posisi bangun kesadaran masyarakat.

Paling tidak meminimalisir kekeliruan media dalam hal kode etik. Misalnya sering kita melihat media online kalau salah kadang seringkali dicabut tanpa ralat, kami hadir dalam tahapan kritik advance. Lalu ada berita tentang media cetak lokal di Aceh yang menuliskan cerita pelajar yang keluar malam di malam minggu, hingga membuat image bahwa pelajar tersebut memiliki citra seolah dianggap pelacur, hingga bunuh diri.”

“Belum lagi korban kejahatan asusila diburamkan wajahnya, tetapi wajah ibunya tidak diburamkan. Hal-hal ini yang selalu kami ingatkan bangun kesadaran media,” tutup Laban.

 

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/jelaskan-struktur-kulit/

Pengawasan orangtua penting cegah dampak buruk internet

Pengawasan orangtua penting cegah dampak buruk internet

Pengawasan orangtua penting cegah dampak buruk internet

Pengawasan orangtua penting cegah dampak buruk internet
Pengawasan orangtua penting cegah dampak buruk internet

 

 

Pemerintah Kota Depok melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK)

memandang penting sosialisasi internet sehat dan aman bagi anak. Tujuannya tak lain tak bukan untuk meminimalisasi dampak buruk penggunaan internet.

Kepala BPMK Kota Depok Novarita mengatakan, meningkatnya kejahatan dunia maya (Cyber Crime), berupa pencurian maupun pengrusakan data, penipuan, banyak diantara pelaku yang masih berstatus pelajar maupun mahasiswa. Karena itu, peran orangtua sangatlah penting agar para generasi penerus bangsa tidak terkena dampak negatif yang ditimbulkan kemajuan teknologi.

Dengan pengawasan orangtua maka kemajuan teknologi akan membantu para remaja untuk meningkatkan kreativitas dan meraih prestasi.

Namun diperlukan kerjasama seluruh elemen masyarakat dan seluruh orangtua agar pengawasan

penggunaan internet dikalangan anak-anak dapat berjalan dengan baik,” ujarnya dalam sosialisasi internet sehat di Aula Gedung Sekar Peni, Depok, Senin (10/6/2013).

Sementara itu Staf Ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Kalamulloh Ramli mengatakan penggunaan internet saat ini sudah sangat meluas, dari untuk mengerjakan tugas sekolah sampai dunia pertemanan. Namun, ia memandang globalisasi informasi dapat memberikan dampak baik serta dampak buruk bagi moral bangsa.

Para orang tua pun diharapkan mampu mengarahkan anak-anaknya agar tidak membuka

hal-hal yang negatif, serta tidak secara mentah mencerna informasi yang didapat dari internet.

Saat ini sebagian besar anak-anak mengakses internet dari gadget atau smatphone-nya sendiri. Oleh karena itu, para orang tua diwajibkan mengikuti perkembangan teknologi informasi, dan mengetahui penggunaan teknologi infromasi agar dapat mengawasi penggunaan internet kepada anak-anaknya,” ujar Kalamulloh.

Ia pun mengajak masyarakat dan orang tua untuk menggalakkan konten-konten positif, untuk memberikan kontribusi dalam pemberian konten positif demi kemajuan anak bangsa. “Jagalah kebersihan di dunia maya sama seperti kita menjaga kebersihan di dunia nyata,” tutupnya.

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/ciri-ciri-tumbuhan-paku/

Amalan Sholat Sunah Dhuha

Amalan Sholat Sunah Dhuha

Amalan Sholat Sunah Dhuha

 

Amalan Sholat Sunah Dhuha
Amalan Sholat Sunah Dhuha

Jumlah Rakaat Shalat Dhuha

Jumlah minimal rakaat Shalat Dhuha adalah dua rakaat, sebagaimana hadits Abu Hurairah di depan. Bisa juga mengerjakan empat rakaat, enam rakaat, delapan rakaat, atau duabelas rakaat, atau tanpa batasan, karena semuanya memiliki pijakan dari sunnah Rasulullah . (Shalatul Mukmin: 1/449, Syarh Riyadhus Shalihin, Al-Utsaimin:

Dalil Shalat Dhuha empat rakaat hingga tanpa batasan adalah hadits Aisyah s,
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ

Dari Aisyah s beliau berkata, “Rasulullah n shalat Dhuha empat rakaat dan menambahnya sesuai dengan kehendak Allah.” (HR. Muslim)

Niat shalat dhuha

أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَي رَكْعَتَين ِللهِ تَعَاليَ

Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: ” Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.”

Tata cara sholat dhuha

Tata cara sholat dhuha hampir sama dengan sholat sunah pada umumnya, berikut cara shalat duha yang benar . . .
1. Setelah membaca niat seperti yang telah tertulis diatas kemudian membaca takbir,
2. Membaca doa Iftitah
3. Membaca surat al Fatihah
4. Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat kedua surat Al Lail
5. Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
6. I’tidal dan membaca bacaannya
7. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
8. Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya
9. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
10. Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.
Dzikir sesudah sholat Dhuha :

Diriwayatkan setelah shalat dhuha Nabi S.A.W membaca

َرْوُفَغْلا ُباَّوَّتلاَتْنَأ َكَّن ِإ َّيَلَعْبُت َو يِل ْرِفْغاِّبَر

Robbigh firly watub ‘alayya innaka antat-tawwaabul Ghofur ( dibaca 100 x )

Artinya :

Ya Robbi, Ampunilah aku dan terimalah taubatku, Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan ampunan

Bacaan Doa sesudah Shalat Dhuha | Arab

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Bacaan Do’a Shalat Dhuha bahasa indonesia / Latin

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Arti bacaan doa sholat dhuha :

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Baca Juga:

Keutamaan dan Keistimewaan shalat Dhuha

Keutamaan dan Keistimewaan shalat Dhuha

Keutamaan dan Keistimewaan shalat Dhuha

Keutamaan dan Keistimewaan shalat Dhuha
Keutamaan dan Keistimewaan shalat Dhuha

 

Hadits Rasulullah saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:

“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar

Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
“Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya). Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya? Mereka menjawab; “Ya! Rasul berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

3. Sebuah rumah di surga

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surge.” (Shahih al-Jami`: 634)

4. Memeroleh ganjaran di sore hari

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:

“Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika” (“Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

5. Pahala Umrah

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah….(Shahih al-Targhib: 673). Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: “Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna” (Shahih al-Jami`: 6346).

6. Ampunan Dosa

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/5-rukun-nikah-dalam-islam-yang-harus-diketahui/

Amalan Sholat Sunah Hajat

Amalan Sholat Sunah Hajat

Amalan Sholat Sunah Hajat

Amalan Sholat Sunah Hajat
Amalan Sholat Sunah Hajat

 

Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (Sholat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR Ahmad)
Suatu hajat dapat tercapai diantaranya dengan berusaha dan berdoa yaitu dengan shalat. Sehingga berharap allah swt akan segera mengabulkan keinginan kita. Karena allah telah berfirman dalam Al-Quran: (surat Al-baqarah ayat 45)

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

wasta’iinuu bishshabri washshalaati..

“Dan Meminta Pertolongan (kepada allah) dengan sabar dan shalat…” (QS Al Baqarah: 45)

Waktu pelaksanaan shalat hajat

Waktu sholat Hajat tidak tertentu, namun tidak diperbolehkan mengerjakan sholat Hajat pada waktu yang dilarang seperti setelah sholat Ashar dan setelah sholat Subuh. Sholat Hajat dilakukan sendiri, tidak berjamaah. Banyaknya rakaat dalam sholat Hajat yaitu minimal dua rakaat dan maksimal sebanyak dua belas rakaat. Dalam pelaksanaanya, jika dikerjakan pada malam hari maka setiap dua rakaat sekali salam dan jika dilaksanakan pada siang hari maka boleh empat rakaat dengan sekali salam dan seterusnya.

Niat sholat hajat

Ushollii sunnatal haajati rok’ataini lillaahi ta’aala” (aku niat sholat sunah hajat karena Allah)

Tata cara sholat hajat

Niat sholat Hajat di dalam hati: “Ushollii sunnatal haajati rok’ataini lillaahi ta’aala” (aku niat sholat sunah hajat karena Allah)
Lalu Takbiratul Ihram.
Membaca do’a Iftitah, dilanjutkan dengan surat Al Fatihah kemudian membaca salah satu surat di dalam Al Quran.
Ruku’ sambil membaca Tasbih tiga kali.
I’tidal sambil membaca bacaannya.
Sujud yang pertama sambil membaca Tasbih tiga kali Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya.
Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir.
Setelah selesai maka membaca salam dua kali.
Bacaan doa setelah sholat hajat :

membaca istigfar 100x

Astagfirullaha rabbi min kulli dzanbin wa atuubu ilaiih.

Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Tuhanku, dari dosa-dosa, dan aku bertaubat kepada-Mu”

membaca shalawat nabi 100x

Allahuma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatarridhaa wardha ‘an ashaabihir ridhar ridhaa.

Artinya: “Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas jungjunan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridhai, dan diridailah daripada sahabat-sahabat sekalian.”

membaca doa sholat hajat

Bacaan doa shalat hajat versi arab

Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbul ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaati rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birrin wassalaamata ming kulli itsmin. Laa tada’ lana dzanban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.”

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-teks-khutbah-nikah-bahasa-arab-latin-dan-terjemahannya/

World Vanessa Ponce de Leon: Indonesia Bisa Menang di Miss World

World Vanessa Ponce de Leon: Indonesia Bisa Menang di Miss World

World Vanessa Ponce de Leon: Indonesia Bisa Menang di Miss World

World Vanessa Ponce de Leon: Indonesia Bisa Menang di Miss World
World Vanessa Ponce de Leon: Indonesia Bisa Menang di Miss World

Miss World 2018 Vanessa Ponce de Leon mengatakan

Indonesia memiliki peluang besar untuk memenangkan Miss World 2019 yang akan diselenggarakan di Thailand. Apalagi sebelumnya, selama lima tahun beturut-turut Indonesia selalu memenangkan fast track kategori beauty with a purpose, salah satu fast track penting dan bergengsi di Miss World.

Selain itu, dua perwakilan Indonesia yakni Miss Indonesia 2015

Maria Harfanti dan Miss Indonesia 2016 Natasha Mannuela berhasil menjadi runner up dua atau tiga besar Miss World. Ini membuktikan wanita Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.

“Seberapa besar peluang Indonesia untuk menang di Miss World

Menurut saya, sangat tinggi. Indonesia memilih perwakilannya, Miss Indonesia sangat cepat, sangat di awal. Jadi Miss Indonesia 2019 sekarang punya banyak waktu untuk mempersiapkan semuanya. Salah satunya bersia dalam Beauty With A Purpose (BWAP),” kata Vanessa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Wanita asal Meksiko itu pun memberikan bocoran dan tips untuk memenangkan Miss World

Dan menjadi ratu kecantikan dunia seperti dirinya. Menurut Vanessa, untuk memenangkan kontes ini perwakilan Indonesia harus tulus terhadap yang dilakukan, begitu juga dengan proyek yang dikerjakan dan komunitas yang diperjuangkan. Dia juga menekankan untuk menikmati setiap momen yang dilalui.

“Anyway, jika mau menang di Miss World

Menurut saya, kalian harus benar-benar tulus terhadap apa yang dilakukan. Rasakan betul proyek yang dikerjakan, orang-orang dan komunitas yang kalian wakili dan perjuangkan. Tunjukkan ketertarikan yang nyata untuk menolong mereka semua sambil menikmati setiap momen setiap harinya,” ujar dia.

Sementara, Indonesia telah memiliki Miss Indonesia baru. Dia adalah Princess Megonondo perwakilan asal provinsi Jambi. Mahasiswi 18 tahun ini berhasil mengalahkan 33 wanita cantik dan pintar seperti dirinya dan kemenangan ini otomatis membuat Princess menggantikan posisi Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina serta menjadi perwakilan Indonesia di Miss World.

Sumber : https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Mempengaruhi Persaingan Industri

Mempengaruhi Persaingan Industri

Mempengaruhi Persaingan Industri

Mempengaruhi Persaingan Industri
Mempengaruhi Persaingan Industri

Persaingan tidak hanya teradi antara sesama pesaing di bidang industri

Yang sama tapi juga berakar pada situasi ekonomi yang terjadi pada wilayah tersebut. Dan kekuatan-kekuatan yang dapat mempengaruhi persaingan industri adalah sebagai berikut:

 

Pelanggan (customer)

Dimana merupakan sumber utama dari pemasukkan perusahaan yang mempunyai daya tawar menawar tersendiri.

Pemasok (supplier)

merupakan pendukung utama dari produk yang akan ditawarkan sehingga kekuatan tawar menawar dari pemasok juga hal yang menjadi perhatian.

 

Pendatang baru (new comer)

biasanya para pendatang baru ini mempunyai segudang persiapan untuk bisa memasuki industri tertentu dimana inovasi dan kreatifitas merupakan andalan mereka.

Produk pengganti (substitution product), pasar akan selalu ramai dengan barang pengganti. Hal ini dikarenakan keterbatasan umur suatu produk dan kondisi dari suatu ekonomi.

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/

Hadyu (Dam) Yang Wajib Dikeluarkan Dalam Ibadah Haji

Hadyu (Dam) Yang Wajib Dikeluarkan Dalam Ibadah Haji

Hadyu (Dam) Yang Wajib Dikeluarkan Dalam Ibadah Haji

Hadyu (Dam) Yang Wajib Dikeluarkan Dalam Ibadah Haji
Hadyu (Dam) Yang Wajib Dikeluarkan Dalam Ibadah Haji

Hadyu adalah binatang yang disembelih di tanah haram Mekah dalam rangka ibadah haji atau umrah. Para ulama Fiqih menamakannya DAM, yang berarti darah, karena binatang tersebut ditumpahkan darahnya waktu disembelih.
Hadyu ini paling sedikit berupa seekor kambing untuk 1 orang atau seekor unta atau seekor sapi untuk 7 orang. Siapa yang meninggalkan wajib haji, atau melakukan sesuatu yang diharamkan dalam haji, atau melakukan haji tamattu’ (melakukan umrah sebelum haji), atau melakukan haji qiran (menggabung Haji dan Umrah), maka wajib baginya membayar Dam yaitu menyembelih hewan atau menggantikannya dengan berpuasa atau memberi makan fakir miskin. Hal ini dilakukan demi untuk menyempurnakan hajinya.

Pelaksanaan Dam dalam haji sama dengan pelaksanaan fidyah dalam puasa.

Hadyu (Dam) terbagi atas 4 bagian
1. Dam tartib dan taqdir
2. Dam tartib dan ta’dil
3. Dam takhyir dan taqdir
4. Dam takhyir dan ta’dil

Dam Tartib Dan Taqdir

Dam tartib dan taqdir yaitu Dam yang dikeluarkan dengan menyembelih seekor kambing seperti kambing kurban. Dan apabila tidak mampu, diganti dengan puasa 10 hari: 3 hari pada waktu haji dan 7 hari setelah pulang. Penyembelihannya dilakukan pada hari Nahar dan hari-hari Tasyriq di Mina atau di Mekah. Yang punya Dam boleh ikut memakannya. Kalau menyembelihnya diupahkan orang, maka tidak boleh memberinya upah dari daging Dam itu.

Adapun yang mewajibkan Dam tartib dan taqdir yaitu;

1- Jika seorang haji melakukan haji tamattu’
2- Jika seorang haji melakukan haji qiran
3- Jika seorang haji tidak melakukan ihram pada miqatnya (tempat ihram)
4- Jika seorang haji tidak melontar jumroh
5- Jika seorang haji tidak bermalam di Muzdalifah
6- Jika seorang haji tidak bermalam di Mina
7- Jika seorang haji tidak melakukan thawaf wada’ (thawaf perpisahan)
8- Jika seorang haji tidak dapat wukuf di Arafah karena terlambat yaitu terbitnya fajar hari Nahr (10 Dzul Hijjah) ia tidak hadir di Arafah.

Jika keterlambatan itu karena udzur ia tidak berdosa dan hajinya diganti menjadi umrah. Ia harus melakukan umrah, tahallul dari manasik umrah, tidak wajib melontar jumroh, tidak wajib mabit di Mina dan wajib baginya membayar Dam. Jika yang ketinggalan itu adalah haji fardhu wajib mengqadha’ hajinya pada tahun berikutnya (jika mampu), dan Ini menurut kesepakatan ulama.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ : وَمَنْ لَمْ يُدْرِكْ عَرَفَةَ فَيَقِفَ بِهَا قَبْلَ أَنْ يَطْلُعَ الْفَجْرُ فَقَدْ فَاتَهُ الْحَجُّ ، فَلْيَأْتِ الْبَيْتَ ، فَلْيَطُفْ بِهِ سَبْعًا وليطف بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ سَبْعًا ، ثُمَّ لِيَحْلِقْ أَوْ يُقَصِّرْ إِنْ شَاءَ ، وَإِنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيه فَلْيَنْحَرْهُ قَبْلَ أَنْ يَحْلِقَ ، فَإِذَا فَرَغَ مِنْ طَوَافِهِ وَسَعْيِهِ فَلْيَحْلِقْ أَوْ يُقَصِّرْ ، ثُمَّ لِيَرْجِعْ إِلَى أَهْلِهِ ، فَإِنْ أَدْرَكَهُ الْحَجُّ قَابِلَ ، فَلْيَحُجَّ إِنِ اسْتَطَاعَ وَلْيَهْدِ في حجه ، فَإِنْ لَمْ يَجِدْ هَدْيًا فَلْيَصُمْ عَنْهُ ثَلاثَةَ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ ، وَسَبْعَةً إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ (البيهقي بإسناد صحيح

Sesuai dengan hadits dari Ibnu Umar ra, ia berkata: “Barangsiapa yang tidak mendapatkan Arafah sampai terbit matahari (hari Nahr), maka hajinya telah tertinggal (batal), maka ia harus datang ke Baitullah untuk melakukan thawaf tujuh kali dan sa’i atara Shafa dan Marwa. Lalu mencukur atau menggunting rambutnya, jika ia memiliki Hadyu maka disembelihnya sebelum mencukur.

Jika ia selesai thawaf dan sa’i maka harus mencukur atau menggunting rambutnya, kemudian kembali kepada keluarganya. Jika ia mendapatkan haji pada tahun berikutnya, maka harus melakukan haji jika mampu, dan melakukan hadyu dalam hajinya, jika tidak mampu maka berpuasa 3 hari di haji dan 7 hari jika kembali kepada keluarganya” (HR al-Baihaqi dengan isnad shahih)

Dam Tartib Dan Ta’dil

Dam tartib dan ta’dil yaitu Dam yang dibayar oleh seorang haji karena melanggar dua ketentuan sebagai berikut:

A – Dam yang dibayar disebabkan bersetubuh sebelum tahallul awwal, maka hajinya batal dan wajib membayar kifarat dengan menyembelih seekor unta atau sapi atau 7 ekor kambing dan wajib mengulangi (menqadha) hajinya tahun berikutnya, jika tidak mampu atau mendapatkan kesulitan dalam menyembelih unta maka dibayar nilainya dengan makanan yang diberikan kepada faqir miskin di tanah Haram, atau berpuasa setiap satu mud satu hari puasa. Hal ini sesuai dengan fatwa para shahabat Nabi saw

B – Dam yang dibayar disebabkan karena ihshor yaitu terhalang tidak bisa menyelesaikan ibadah haji atau umroh, baik karena dihadang musuh, karena kecelakaan, karena kemataian muhrim (suami atau istri) atau karena lainnya yang membuat seseorang terpaksa tidak bisa melanjutkan hajinya. Orang yang terhalang itu disebut Muhshor. Ia boleh bertahallul tidak melanjutkan ibadahnya setelah menyembelih seekor kambing. Kalau bisa dia harus mengirim Dam itu ke Mekah dan baru bertahallul sesampai Dam itu di Mekah dan disembelih disana. Tapi kalau tidak mungkin, ia boleh menyembelihnya di tempat ia terhalang, lalu bertahallul. Jika tidak mampu atau mendapatkan kesulitan dalam menyembelih kambing maka dibayar nilainya dengan makanan yang diberikan kepada orang-orang miskin, atau berpuasa setiap satu mud satu hari puasa

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا إِنَّمَا الْبَدَلُ عَلَى مَنْ نَقَضَ حَجَّهُ بِالتَّلَذُّذِ فَأَمَّا مَنْ حَبَسَهُ عُذْرٌ أَوْ غَيْرُ ذَلِكَ فَإِنَّهُ يَحِلُّ وَلَا يَرْجِعُ وَإِنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ وَهُوَ مُحْصَرٌ نَحَرَهُ إِنْ كَانَ لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَبْعَثَ بِهِ وَإِنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يَبْعَثَ بِهِ لَمْ يَحِلَّ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ (رواه البخاري

Ibnu Abbas berkata: Adapun barang siapa dihalangi oleh musuh atau lainnya, maka dia bertahallul dan tidak harus kembali (mengulang tahun depan). Dan apabila telah membawa serta hadyu, padahal dia muhshor ia boleh menyembelihnya apabila ia tidak bisa mengirimnya (ke Mekah). Dan apabila dia bisa mengirimnya, maka dia tidak bertahallul sehingga hadyu itu sampai di tempat penyembelihannya. (H.R. Bukhari)
Firman Allah:

فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ وَلاَ تَحْلِقُواْ رُؤُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ – البقرة ﴿١٩٦

Artinya: “Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) korban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya.” (Qs al-Baqarah ayat: 196)

Keterangan (Ta’liq):

– Mengadakan akad nikah saat masih ihram maka pernikahannya batal, tetapi hajinya tetap sah dan tidak wajib membayar Dam.

عَنْ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لا يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلا يُنْكَحُ وَلا يَخْطُبُ (رواه مسلم

Dari Utsman bin ‘Affan, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda: “Orang yang sedang berihram tidak boleh menikah dan tidak boleh dinikahkan serta tidak boleh meminang”. (HR. Muslim)

Dam Takhyir Dan Taqdir

Dam takhyir dan taqdir yaitu Dam yang dibayar dengan menyembelih seekor kambing seperti kambing kurban atau berpuasa tiga hari atau bersedekah sebanyak setengah sha’ (kurang lebih 1.75 liter) kepada 6 orang fakir miskin Adapun yang mewajibkan Dam takhyir dan taqdir yaitu;

• Mencukur atau menggunting rambut
Allah berfirman:

فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضاً أَوْ بِهِ أَذًى مِّن رَّأْسِهِ فَفِدْيَةٌ مِّن صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ البقرة ﴿١٩٦

Artinya: “Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban.” (Qs Al-Baqarah ayat: 196)
• Memotong kuku
• Memakai minyak rambut disaat haji
• Memakai wangi-wangian disaat haji
• Memakai pakaian berjahit (bagi laki-laki)
• Berjima’ setelah jima’ pertama sebelum tahallul awal
• Berjima’ setelah tahallul awal
• Bercanda dengan istri yang bisa menimbulkan birahi

Keterangan (Ta’liq):

Berjima (bersetubuh) diwaktu haji:

– Berjima (bersetubuh) sebelum tahallul awal, yaitu sebelum melempar jumrah Aqobah pada pagi hari tanggal 10 Dzul-hijjah. Ini hukumnya berat, yaitu:
hajinya batal dan wajib membayar kifarat dengan menyembelih seekor unta atau sapi atau 7 ekor kambing dan wajib mengulangi (menqadha) hajinya tahun berikutnya, jika tidak mampu atau mendapatkan kesulitan dalam menyembelih unta maka dibayar nilainya dengan makanan yang diberikan kepada faqir miskin di tanah Haram, atau berpuasa setiap satu mud satu hari puasa. Hal ini sesuai dengan fatwa para shahabat Nabi saw

– Berjima’ (bersetubuh) setelah tahallul awal, yaitu setelah melempar jumrah Aqobah pada pagi hari tanggal 10 Dzul-hijjah, setelah mecukur rambut atau memotongnya. Pada saat itu ia diperbolehkan melakukan apa saja yang diharamkan dalam perbuatan haji kecuali berjima’ dengan istri sampai selesai mengerjakan thawaf ifadhah (tahallul kedua). Tahu-tahu dia melanggarnya (yaitu berjima setelah tahallul awal), maka hukum hajinya sah tapi dia harus bayar dam. Dam ini disebut Dam takhyir dan taqdir yaitu Dam yang dibayar dengan menyembelih seekor kambing seperti kambing kurban atau berpuasa tiga hari atau bersedekah sebanyak setengah sha’ (kurang lebih 1.75 liter) kepada 6 orang fakir miskin.

Dam Takhyir Dan Ta’dil

Dam takhyir dan ta’dil ialah Dam yang dikeluarkan karena membunuh binatang darat diwaktu melakukan manasik haji ((kecuali ular, kala jengking , tikus dan lain-lain yang dipandang membahayakan), Maka orang bersangkutan harus menyembelih hewan yang sepadan dengan hewan yang dibunuhnya (kalau kambing harus dibayar dengan kambing. Kalau ayam harus dibayar dengan ayam. Dan seterusnya), atau dibayar nilainya dengan makanan yang diberikan kepada orang-orang miskin, atau berpuasa setiap satu mud satu hari puasa.
Allah berfirman:

لاَ تَقْتُلُواْ الصَّيْدَ وَأَنْتُمْ حُرُمٌ وَمَن قَتَلَهُ مِنكُم مُّتَعَمِّداً فَجَزَآءٌ مِّثْلُ مَا قَتَلَ مِنَ النَّعَمِ يَحْكُمُ بِهِ ذَوَا عَدْلٍ مِّنْكُمْ هَدْياً بَالِغَ الْكَعْبَةِ أَوْ كَفَّارَةٌ طَعَامُ مَسَاكِينَ أَو عَدْلُ ذلِكَ صِيَاماً لِّيَذُوقَ وَبَالَ أَمْرِهِ – المائدة ﴿٩٥

Artinya: “janganlah kamu membunuh binatang buruan, ketika kamu sedang ihram. Barang siapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu, sebagai had-ya yang di bawa sampai ke Kakbah, atau (dendanya) membayar kafarat dengan memberi makan orang-orang miskin, atau berpuasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu, supaya dia merasakan akibat yang buruk dari perbuatannya” (Qs al-Maidah ayat: 95)

Baca juga: 

Sunah Haji Dan Penjelasannya

Sunah Haji Dan Penjelasannya

Sunah Haji Dan Penjelasannya

Sunah Haji Dan Penjelasannya
Sunah Haji Dan Penjelasannya

Melakukan thawaf Qudum (sewaktu datang).

Thawaf ini dikerjakan bagi orang yang datang dari luar tanah haram saat baru tiba.disunahkan bagnya melakukan thawah qudum sebelum melakukan sesuatu dari perbuatan haji. Thawaf qudum seperti tahiyyatul masjid dalam shalat sunah.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُا قَالَتْ : إن أَوَّلَ شَيْءٍ بَدَأَ بِهِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ حِينَ قَدِمَ مَكَّةَ أَنَّهُ تَوَضَّأَ ثُمَّ طَافَ بِالْبَيْتِ (رواه الشيخان

Dari Aisyah ra, ia berkata: sesungguhnya pertama yang dilakukan Rasulallah saw ketika tiba di Makkah adalah melakukan wudhu kemudian thawaf di baitullah. (HR Bukhari Muslim)

Masuk ke dalam Ka’bah dan melakukan shalat.

Jika tidak mungkin cukup shalat di hijir Ismail karena ia termasuk bagian dari Ka’bah sesuai dengan hadits sebelumnya, atau cukup shalat di dalam masjid

عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ الْكَعْبَةَ هُوَ وَأُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ وَبِلَالُ بْنُ رَبَاحٍ وَعُثْمَانُ بْنُ طَلْحَةَ الْحَجَبِيُّ فَأَغْلَقَهَا عَلَيْهِ وَمَكَثَ فِيهَا قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَسَأَلْتُ بِلَالًا حِينَ خَرَجَ مَا صَنَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ جَعَلَ عَمُودًا عَنْ يَمِينِهِ وَعَمُودَيْنِ عَنْ يَسَارِهِ وَثَلَاثَةَ أَعْمِدَةٍ وَرَاءَهُ وَكَانَ الْبَيْتُ يَوْمَئِذٍ عَلَى سِتَّةِ أَعْمِدَةٍ ثُمَّ صَلَّى (رواه الشيخان

Seusuai dengan hadits dari Ibnu Umar ra,: bahwa Rasulullah saw masuk ke dalam Ka’bah bersama Usamah bin Zaid, Bilal dan Utsman bin Thalhah Al Hajabi kemudian pintu ditutup, dan beliau berada di dalamnya. Kemudian setelah beliau keluar aku bertanya kepada Bilal apa yang dilakukan oleh beliau di dalamnya. Bilal menjawab, ‘Beliau menjadikan dua tiang berada di sebelah kiri, lalu satu di sebelah kanan dan tiga tiang berada di belakangnya -saat itu tiang Ka’bah berjumlah enam buah- kemudian beliau shalat’. (HR Bukhari Muslim)

Minum air Zamzam dan sangat disukai jika meminumnya sampai kenyang.

Karena ia mempunyai keistimewaan yang luar biasa diantaranya:

Dari salah satu bukti yang menunjukan keutamaan Zamzam adalah saat malaikat Jibril as membelah dada Rasulallah saw, ia membasuhnya hati beliau dengan Zamzam.

عن أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فُرِجَ عَنْ سَقْفِ بَيْتِي وَأَنَا بِمَكَّةَ، فَنَزَلَ جِبْرِيلُ فَفَرَجَ عَنْ صَدْرِي، ثُمَّ غَسَلَهُ بِمَاءِ زَمْزَمَ، ثُمَّ جَاءَ بِطَسْتٍ مِنْ ذَهَبٍ مُمْتَلِيءٍ حِكْمَةً وَإِيمَانًا فَأَفْرَغَهُ فِي صَدْرِي، ثُمَّ أَطْبَقَهُ، ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِي فَعَرَجَ بِي إِلَى السّمَاءِ الدُّنْيَا (رواه البخاري

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Dzarr Al-Ghifari bahwa Rasulallah saw bersabda: “Atap rumahku dibuka saat aku berada di Makkah dan Jibril as turun dan membelah dadaku kemudian ia membasuhnya dengan Zamzam. Lalu ia membawa bejana besar terbuat dari emas berisi hikmah dan keimanan dan menuangkannya ke dalam dadaku. Kemudian ia menutupnya. Lalu ia memegang tanganku dan membawaku ke langit”

قَالَ مُجَاهِدٌ : مَا رَأَيْتُ ابْنُ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما أَطْعَمَ نَاساً قَطُّ إِلاَّ سَقَاهُمْ مِنْ مَاءِ زَمْزَم . وَقاَلَ أَيْضاً قَالَ : كَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا إِذَا نَزَلَ بِهِ ضَيْفٌ أَتْحَفَهُ مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ

Mujahid berkata: “Aku tidak pernah melihat Ibnu Abbas ra memberi makan seseorang kecuali ia juga memberikan air Zamzam untuk diminum. Ia juga mengatakan setiap kali tamu datang berkunjung Ibnu Abbas akan menjamunya dengan air Zamzam.

Diantara keistimewaan air Zamzam adalah bahwa Rasulallah saw menjadikan siapa yang meminumnya sampai kenyang akan dibersihkan hatinya dari sifat munafik

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ دَعَا بِسَجْل ( الدَّلْوِ المَمْلُوءِ بِالمَاءِ ) مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ، فَشَرِبَ مِنْهُ وَتَوَضَّأ

Dari Jabir ra bahwa Rasulallah saw meminta seember air Zamzam, lalu beliau meminumnya dan memakainya untuk berwudhu’.

عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي مَاءِ زَمْزَم إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ وشِفَاءُ سُقْمٍ (رواه مسلم.

Dari Abu Dzar ra, Rasulallah saw bersabda: “Zamzam diberkahi, mengandung makanan bergizi dan dapat menyembuhkan penyakit” (HR Muslim)

Ada puluhan kisah yang tidak bisa dibawakan disini tentang hasiatnya air Zamzam dan bagaimana orang yang menderita penyakit dimana dokter menyerah dan putus harapan terhadap kesembuhanya, tapi dengan seizin Allah mereka dapat diobati dengan air Zamzam dan khasiyatnya yang tersembunyi.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا , قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : خَيْرُ مَاءٍ عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ مَاءُ زَمْزَمَ ، وَفِيهِ طَعَامٌ مِنَ الطُّعْمِ ، وَشِفَاءٌ مِنَ السُّقْمِ (رواه الطبراني

Dari Ibnu Abbas ra, Rasulallah saw bersabda “Air yang paling baik di permukaan bumi adalah air Zamzam, didalamnya terdapat makanan bergizi dan dapat menyembuhkan penyakit” (HR at-Tabarani dari Ibnu Abbas)

Berziarah ke Madinah (ke makam Nabi saw)

Sudah menjadi keharusan bagi orang-orang yang pergi menunaikan haji melakukan ziarah ke masjid dan makam Nabi saw di Madinah. Hal ini untuk mendapatkan kelebihan, keberkahan dan keutaman dalam beribadah. Karena shalat di masjid nabawi lebih baik daripada 1000 kali shalat di masjid masjid lainnya kecuali masjidil Haram.

عَنْ أَبِي هرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلا إِلَى ثَلاثَةِ مَسَاجِدَ : الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ , وَمَسْجِدِي هَذَا , وَالْمَسْجِدِ الأَقْصَى (رواه الشيخان

Dari Abu Hurairah ra, rasulallah saw bersabda: “Tidak sepatutnya ( bersusah payah ) keluar belayar kecuali (pergi) ketiga-tiga masjid (yang berikut) : Masjidil Haram di Mekah, masjidku ini (Masjidir Rasul atau Masjidi an-Nabawi di Madinah) dan Masjidil Aqsa (di Palestin) ” (HR Bukhari Muslim)

عَنْ أَبِي هرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ : صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ (البخاري

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda “Melakukan shalat sekali di masjidku (Masjidil nabawi di Madinah ) ini adalah lebih baik daripada 1000 kali shalat di masjid yang lain kecuali Masjidil Haram.” (HR. Bukhari)

Sumber: https://www.catatanmoeslimah.com/2018/09/kumpulan-bacaan-sholawat-nabi-muhammad-saw.html