Nah Loh! Banyak Siswa Titipan di PPDB SMAN

Nah Loh! Banyak Siswa Titipan di PPDB SMAN

Nah Loh! Banyak Siswa Titipan di PPDB SMAN

Nah Loh! Banyak Siswa Titipan di PPDB SMAN
Nah Loh! Banyak Siswa Titipan di PPDB SMAN

Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya memang­gil kepala Dinas Pendidikan

(Disdik) Jawa Barat (Jabar), kemarin. Hal itu terkait banyaknya laporan dan te­muan penyelewengan dalam penyel­enggaraan penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 2018 di Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Bekasi.

Pemanggilan yang dijadwalkan di kantor Ombudsman RI itu tidak di­hadiri kadisdik Jabar. Akan tetapi diwakili pejabat dari tiga Kantor Ca­bang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar yang berwenang di Depok, Bekasi dan Bogor.

Dalam keterangannya kepada Om­budsman RI, para pejabat KCD Pen­didikan Jabar

mengakui bahwa me­reka masih banyak menerima siswa titipan untuk diterima masuk ke SMAN di Depok tanpa jalur PPDB SMA resmi. Siswa titipan itu biasanya di­ajukan dengan mengatasnamakan sejumlah pejabat dan orang kuat atau terpandang lainnya serta beberapa merupakan titipan calo.

Dari siswa titipan itulah, jual beli bangku sekolah di SMAN akhir­nya terjadi dan kadang merugikan siswa lain yang berhak. Hal itu di­katakan Kepala Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya, Teguh P Nugroho. ”Hampir semua laporan dan temuan kami menyatakan ada siswa titipan di Depok, Bekasi dan Bogor. Itu pun dibenarkan pihak KCD di semua wilayah. Alasan me­reka dan sekolah menerima siswa titipan, karena adanya ketakutan terhadap tekanan para pejabat dan tidak ada perlindungan bagi me­reka,” kata Teguh.

Sementara mengenai pungutan atau sumbangan bagi siswa baru di ham­pir semua SMA Negeri di Depok

, Bogor dan Bekasi, sambung Teguh, pihak dari KCD Pendidikan Jabar menyebutkan hal itu karena adanya interpretasi yang beragam baik dari pihak sekolah, komite sekolah dan orang tua siswa baru.

”Interpretasi beragam terkait pun­gutan dan sumbangan juga atas serta peran sekolah dan peran ko­mite sekolah menyebabkan banyak kepala sekolah tidak tahu persis mana yang boleh dan tidak boleh,” ujarnya. Teguh juga bakal membuat resume lengkap dan detail dari ke­terangan perwakilan Disdik Jabar yang sudah memberikan keterangan ke pihaknya. Keterangan mereka akan melengkapi laporan akhir hasil pe­meriksaan proses PPDB SMA Ne­geri di Depok, Bogor, Bekasi dan Jakarta yang tengah disusun Om­budsman.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/Do6j/the-history-of-the-construction-of-the-eiffel-tower