METODE Pendidikan kewarganegaraan

METODE Pendidikan kewarganegaraan

METODE Pendidikan kewarganegaraan

METODE Pendidikan kewarganegaraan
METODE Pendidikan kewarganegaraan
Pendidikan kewarganegaraan sebenarnya dilakukan dan dikembangkan di seluruh dunia, meskipun dengan beragam istilah atau nama. Mata kuliah ini memiliki peran yang strategis dalam mempersiapkan warganegara yang cerdas , bertanggungjawab dan berkeadaban. Dengan adanya penyempurnaan kurikulum mata kuliah pengembangan kepribadian maka pendidikan kewarganegaraan berbasis Pancasila.  Sehingga sangat relevan jika pendidikan kewarganegaraan diterapkan dalam kurikulum pembelajaran yang berlandaskan Filsafat Pancasila serta mengandung muatan identitas nasional Indonesia dan makna pendidikan pendahuluan bela Negara. Hal ini berdasarkan kenyataan di seluruh dunia, bahwa kesadaran demokrasi serta implementasinya harus senantiasa dikembangkan  dengan basis filsafat bangsa, identitas nasional, kenyataan dan pengalaman sejarah bangsa tersebut serta dasar – dasar kemanusiaan dan keadaban. Oleh karena itu dengan pendidikan kewarganegaraan diharapkan intelektual Indonesia memiliki dasar kepribadian sebagai warga Negara yang demokratis, religious, berkemanusiaan dan berkeadaban.
Penerapan pendidikan pancasila dalam kurikulum merupakan salah satu metode untuk memberikan wawasan mengenai filsafat Negara yaitu Pancasila. Sebab pendidikan kewarganegaraan merupakan sumber nilai dan pedoman untuk memantapkan kepribadiannya sebagai manusia seutuhnya. Sehingga mampu mewujudkan nilai – nilai dasar Pancasila, rasa kebangsaan dan cinta tanah air dalam menguasai , menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dengan rasa tanggungjawab dan bermoral. Selain itu, penerapan pendidikan pancasila dalam kurikulum pembelajaran diharapkan mampu membentuk masyarakatnya agar berdaya saing , berdisiplin , berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila.