Massa Proxima B Lebih Besar daripada Bumi

Massa Proxima B Lebih Besar daripada Bumi

Massa Proxima B Lebih Besar daripada Bumi
Massa Proxima B Lebih Besar daripada Bumi

PROXIMA b, planet yang memiliki kemiripan dengan Bumi, saat ini memasuki babak baru. Bila beberapa waktu lalu para peneliti belum dapat memperkirakan ukuran dan sifat permukaannya, kini planet yang berpotensi dihuni manusia itu dapat digambarkan secara spesifik.

Planet yang dinamakan Proxima b itu ditemukan para peneliti pada Agustus lalu melalui pengamatan data pergeseran cahaya bintang selama lebih dari 16 tahun. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan instrumen pengamat benda langit yang paling tajam, High Accuracy Radial velocity Planet Searcher (HARPS), di European Southern Observatory, Cile.

Planet yang tergolong eksoplanet itu mengorbit bintang induknya

, Proxima Centauri, yang berjarak sekitar empat tahun cahaya dari Bumi. Proxima b diperkirakan memiliki massa 1,3 kali Bumi dan mengorbit sekitar 7,5 juta km dari Proxima Centauri, atau sekitar 1/10 jarak Merkurius dari Matahari.

Para peneliti, yang termasuk para astrofisikawan Le Centre National de la Recherche Scientifique (CNRS), telah menetapkan jari-jari planet Proxima b, yaitu berukuran 6.371 km. Hasil perhitungan itu berasal dari asumsi jari-jari minimal 5.990 km.

Berdasarkan asumsi tersebut, para peneliti CNRS mengatakan Proxima

b tergolong planet yang sangat padat, dengan anggapan duapertiga masa planet itu dibentuk inti logam yang dikelilingi mantel bebatuan.

Selain temuan pada pengukuran massa planet, perkiraan para peneliti terkait dengan Proxima b memiliki syarat planet yang dapat dihuni pun semakin terjawab. Beberapa faktornya ialah berdasarkan temperatur, keberadaan air permukaan, dan atmosfer.

Menurut para peneliti CNRS, meskipun jarak antara Proxima b dan bintang induknya relatif lebih dekat jika dibandingkan dengan jarak matahari ke Merkurius, itu tidak berarti temperatur di Proxima b menjadi sangat panas.

Daya Proxima Centauri diketahui seribu kali lebih lemah daripada Matahari.

Anggapan itu juga dapat dijadikan simpulan perkiraan Proxima b berada pada jarak yang tepat. Menurut pemodelan komputer, temperatur planet berkisar di antara -30 derajat celsius dan 30 derajat celsius.

Hingga saat ini para peneliti masih menduga-duga keberadaan air dan atmosfer di planet tersebut. Menurut peneliti, bila terdapat air di permukaan, itu tidak memberikan kontribusi lebih dari 0,05% dari total massa planet, mirip dengan Bumi, yaitu sekitar 0,02%.

 

 

sumber :

https://uberant.com/article/728914-image-resizer/