Langkah Mudah Budidaya Cabai Rawit

Langkah Mudah Budidaya Cabai Rawit

Langkah Mudah Budidaya Cabai Rawit

Langkah Mudah Budidaya Cabai Rawit
Langkah Mudah Budidaya Cabai Rawit

Cabe (Cabai) Dapat tumbuh baik di dataran tinggi, maupun di dataran yang rendah. Bertanam cabe rawit tersebut dapat memberikan nilai ekonomi yang cukup tinggi apabila diusakan dan bersungguh-sungguh, Jika 1 hektar tanaman cabe (cabai) rawit mampu menghasilkan (8 ton buah cabai rawit) Karena tanaman cabe rawit dapat kita usahakan selama dua setengah tahun selama musim tanam.

Pesemaian

Pesemaian merupakan kegiatan untuk menghasilkan bibit tanaman atau calon tanaman yang baik. Adapun tahapan pesemaian adalah sebagai berikut di bawah ini :

  1. Membuat bedeng atau tempat pesemaian, Ukuran bedeng pesemaian sebagai berikut :
  • Lebar bedeng : 1- 1,2 m
  • Panjang bedeng : 3-5 m
  • Tinggi bedeng : 15-20 m
  1. Penyemaian benih : Kebutuhan benih untuk satu hektar berkisar antara 300-500 benih. Dan sebelum benih di semai atau di tabur, Tempat persemaian di siram merata terlebih dahulu, Dan beberapa cara menyemai benih cabai (Cabe) rawit sebagai berikut di bawah ini :
  • Semai bebas atau di tabur merata
  • Semai dalam baris
  • Semai berkelompok

Penanaman

Bibit tanaman cabai atau cabe yang telah berumur 1 bulan segera di tanam, dan penanaman sebaiknya pada sore hari agar tanaman tidak layu.

Ciri-ciri bibit yang siap tanam adalah sebagai berikut di bawah ini :

  • Telah berumur 1 bulan
  • Tidak terserang hama dan penyakit
  • Pertumbuhan tanaman seragam

Cara penanaman

  • Siram bibit yang hendak di tanam.
  • Pilih bibit yang akan di tanam.
  • Lepaskan bumbung atau plastik dari bibit.
  • Dapatkan tanah di sekeliling tanaman bibit yang telah di masukkan kelubang agar tidak rebah.

Pemeliharaan Tanaman

  1. Penyiraman :Pemeliharaan tanaman di lakukan 2 kali sehari atau di sesuaikan dengan keadaan tanah.
  2. Penyiangan : Rumpu liar yang tumbuh di sekitar tanaman harus di cabit atau di siang dengan kored atau sabit.
  3. Pemupukan : Jumlah pupuk yang di perlukan dalam 1 hektar adalah :
  4. Urea : 200 kg
  5. TSP : 200 kg
  6. KCI : 150 kg

Hama dan penyakit : Hama yang sering menyerang tanaman cabe rawit adalah :

  1. Tungau
  2. Kutu daun berwarna kuning
  3. Kutu gurem atau thrips

Tanda-tanda tanaman terserang :

  1. Tanaman seperti berwarna perak
  2. Tanaman tampak pucat
  3. Daun menjadi layu

Pengendalian :

  1. Cabut tanaman yang terserang berat
  2. Kumpulkan bagian tanaman yang terserang lalu di bakar

Panen

Penen merupakan kegiatan yang di Nanti-nanti untuk menikmati jerih payah selama penanaman, Produksi cabai rawit hampir sama dengan cabai (cabe) besar, Hanya saja umur cabai rawit lebih lama yaitu, 2-3 Tahun. sehingga produksi cabai rawit lebih tinggi dari pada cabai (cabe) besar.

Cabe rawit dapat di panen hijau atau (Muda) dan di panen merah atau telah masak. Apabila cabe rawit di panen hijau, Cabai akan kelihatan bernas dan berisi. Pemanenan cabai rawit dapat di lakukan 4-7 hari sekali atau tergantung pada situasi harga pasaran.

 

Sumber: https://www.bertani.co.id