Keterampilan Memberikan Penguatan (Reinforcement)

Keterampilan Memberikan Penguatan (Reinforcement)

Keterampilan Memberikan Penguatan (Reinforcement)

Keterampilan dasar penguatan adalah segala bentuk respons guru yang merupakan bagian dari upaya modifikasi segala tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, yang bertujuan untuk memberikan informasi atau umpan balik bagi siswa atas perbuatan atau responsnya terhadap stimulus yang diberikan guru sebagai suatu dorongan atau koreksi.

Tujuan dari pemberian penguatan (reinforcement)

1. Meningkatkan perhatian siswa terhadap proses pembelajaran yang sedang berlangsung dan materi pelajaran yang sedang dibahas.
2. Meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa.
3. Meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran dan mengarahkan kepada perilaku yang produktif.

Jenis-jenis penguatan (reinforcement) anatara lain :

Penguatan Verbal

Merupakan penguatan yang diungkapkan melalui kata-kata yang diucapkan oleh guru baik kata-kata pujian dan penghargaan atau kata-kata koreksi. Misalkan ketika guru mengajukan sebuah pertanyaan kemudian dijawab siswa dengan tepat maka guru memberikan pujian kepada siswa tersebut dengan mengatakan :”Seratus buat kamu!”, “Sangat tepat jawabanmu”, atau “Wah…cerdas kamu”, dan lain sebagainya.

Penguatan Non-Verbal

Merupakan penguatan yang diberkan oleh guru melalui ungkapan bahasa isyarat dengan menggunakna bahasa tubuh, misalkan melalui acungan jempol atau anggunkan kepala tanda setuju.
Prinsip-prinsip dalam memberikan penguatan :

a. Berikan penguatan dengan penuh kehangatan dan keantusiasan.
b. Kebermaknaan dalam artian penguatan diberkan sesuai dengan respond an tingkah laku siswa sehingga menimbulkan keyakinan dalam diri siswa ia pantas diberikan penguatan.
c. Hindari respon yang bersifat negatif terhadap respon dan tingkah laku siswa.
d. Gunakan penguatan yang bervariasi dengan teknik penguatan verbal mapun penguatan nonverbal.
e. Berikan penguatan dengan sesegera mungkin terhadap respond an tingkah laku siswa yang muncul.

Baca juga: