KENDALA PERUSAHAAN DAN KETERBATASAN TEORI

Dalam usahanya tesebut perusahaan menghadapi kendala. Kendala tersebut  muncul karena terbatasnya ketersediaan input yang esensial,  seperti perusahaan tidak dapat memperoleh seluruh bahan mentah khusus sebanyak  yang  dibutuhkan.

Adanya kendala mempersempit gerak perusahaan dalam upayanya mencapai tujuan perusahaan yaitu memaksimumkan laba atau nilai perusahaan. Masalah ini selanjutnya disebut sebagai kendala optimasi.

BAB IV

PERANAN BISNIS DALAM MASYARAKAT

Perekonomian telah mendukung tingkat pertumbuhan yang patut dicatat dan tidak pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa dasawarsa, dan manfaat baik dari jumlah maupun dari mutu barang dan jasa yang tersedia untuk konsumsi.

Pajak atas laba  usaha perusahaan, serta pajak atas pembayaran yang dilakukan  kepada para pemasok untuk tenaga kerja, bahan, modal dan masukan lainnya telah memberikan pendapatan yang diperlukan pemerintah untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

BAB V

SIFAT DAN TEORI LABA

  1. FUNGSI LABA

Laba suatu perusahaan memberikan signal penting bagi perusahaan mengenai  realokasi sumberdaya dalam masyarakat, dimana hal tersebut mencerminkan perubahan kemampuan konsumen dan permintaan, dalam suatu waktu.

  1. LABA BISNIS DAN LABA EKONOMI

Business profit: penerimaan dikurangi dengan biaya eksplisit. Biaya eksplisit yaitu biaya yang benar benar dikeluarkan untuk membeli atau meggaji input yang digunakan dalam proses produksi. Laba ekonomi berarti penerimaan dikurangi dengan baik biaya eksplisit maupun biaya implisit. Biaya implisit adalah nilai input yang dimiliki dan digunakan oleh perusaahaan dalam prosees produksi.

Gaji yang dapat diperoleh oleh pengusaha/pemilik yang dapat diperoleh dari  orang / pihak lain yang setara. Pendapatan/return yang dapat diperoleh dari investasi modalnya, menyewakan tanahnya atau pendapatan dari input yang lain. Laba ekonomi ini penting agar keputusan investasinya  benar.

Contoh:

–       Laba suatu perusahaan (secara akuntansi) dilaporkan sebesar Rp 60 juta selama satu tahun.

–       Penghasilan pengusaha (enterpreneur)/gaji Rp 70 juta

–       Modal yang mungkin dipinjamkan kepada pihak lain Rp 20 juta

–       Maka, laba ekonominnya = Rp 60 juta – Rp  70 juta – Rp 20 juta = -Rp 30 juta (kerugian ekonomi)

Sumber :

https://pesantrenkilat.id/400-benda-peninggalan-viking-dicuri-dari-museum-norwegia/