Keadaan Soiolinguistik di Indonesia

Keadaan Soiolinguistik di Indonesia

Keadaan Soiolinguistik di Indonesia 

Keadaan Soiolinguistik di Indonesia
Keadaan Soiolinguistik di Indonesia

 

Indonesia adalah negara kepulauan

yang memiliki beribu-ribu suku bangsa dan setiap suku bangsa pasti memiliki bahasa tersendiri. Dengan kata lain, bahasa yang terdapat di Indonesia jumlahnya ribuan. Bahasa yang digunakan di masyarakat Indonesia dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu : bahasa ibu (bahasa daerah), bahasa Indonesia, dan bahasa asing. Adanya tiga bahasa tersebut, menyebabkan masyarakat Indonesia menjadi bilingual, bahkan multilingual.

Abdul Chaer, (1994:65)

menyatakan bahwa apabila dua bahasa atau lebih digunakan secara bergantian oleh penutur bahasa tersebut bisa dikatakan saling kontak. Kontak bahasa terjadi dalam diri penutur secara individual dalam masyarakat. Kontak bahasa antarindividu juga terjadi di masyarakat Indonesia. Jadi, kontak bahasa ini terjadi dalam konteks sosial.

Kontak bahasa itu terjadi dalam situasi konteks sosial, yaitu

situasi seorang belajar bahasa kedua di dalam masyarakatnya. Dalam situasi seperti itu dapat dibedakan antara: situasi belajar bahasa, proses pemerolehan bahasa, dan orang berlajar bahasa. Dalam situasi belajar bahasa terjadi kontak bahasa sehingga proses pemerolehan bahasa kedua disebut pendwibahasaan (bilingualisasi) dan orang yang belajar kedua dinamakan dwibahasawan.

Kontak bahasa meliputi segala peristiwa persentuhan antara beberapa

bahasa yang berakibat adanya kemungkinan pergantian pemakaian bahasa oleh penutur. peristiwa semacam ini akan terlihat dalam wujud apa yang disebut bilingualisme. Adanya masyarakat yang bilingual dan multilingual dalam kegiatan interaksi sosial akan menyebabkan terjadinya variasi bahasa.
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa keadaan sosiolinguistik di Indonesia, yaitu adanya tiga golongan penggunaan bahasa yang digunakan masyarakat Indonesia, seperti bahasa ibu, bahasa Indonesia dan bahasa asing. Dari ketiga golongan tersebut terjadi kontak bahasa.