Fitrah Manusia dari Perspektif Beberapa Agama

Fitrah Manusia dari Perspektif Beberapa Agama

Fitrah Manusia dari Perspektif Beberapa Agama

Fitrah Manusia dari Perspektif Beberapa Agama

  1. Agama Islam

Al-Qur’an menyebut manusia dengan tiga macam istilah, yaitu insan, basyar, dan bani Adam. Dua istilah yeng pertama yaitu insan dan basyar menunjukkan fitrah atau naluri manusia, yaitu pelupa dan memiliki perasaan. Sedang istilah ketiga, yakni bani Adam menunjukkan asal-usul kejadian manusia, yaitu dari Nabi Adam[10]

Manusia pertama yang dihidupkan di atas muka bumi ini oleh Allah SWT ialah Adam AS. Dalam Islam, manusia dikatakan berasal daripada tanah dan roh di mana unsur jasad dan roh telah  disatukan  untuk memberi nyawa kepada Adam AS. Zuriat bagi keturunan Adam AS pula bermula daripada nutfah. Nutfah bermaksud percantuman air mani lelaki di dalam rahim wanita. Yaitu  percantuman daripada ovum dan sperma dimana dalam berjuta-juta sperma  lelaki,  sperma yang terkuat sahaja akan dapat memasuki ke dalam ovum wanita. Proses ini juga juga di kenali sebagai survival  of the  fittest. Dengan demikian dari pendapat di atas, dapat di ketahui bahwa agama islam lebih menekankan pada proses penciptaan manusia.

  1. Agama Hindu

Dalam  agama  Hindu  pada  umumnya,  konsep  yang dipakai adalah monoteisme.  Konsep tersebut dikenal sebagai filsafat Adwaita Wedanta yang bererti “tak ada duanya“. Konsep ketuhanan dalam agama monoteistik lainnya, Adwaita Wedanta menganggap  bahawa Tuhan merupakan  pusat segala  kehidupan di  alam  semesta, dan  dalam  agama Hindu, Tuhan dikenal dengan sebutan Brahman. Brahman merupakan  pencipta  sekaligus  pelebur alam semesta. Brahman berada dimana-mana dan  mengisi  seluruh alam semesta. Brahman merupakan asal  mula  dari  segala  sesuatu yang ada di dunia. Segala sesuatu yang ada di alam semesta  tunduk kepada Brahman tanpa kecuali. Menurut pendapat dari agama hindhu, fitrah lebih menekankan pada proses pengaturan alam semesta dan Tuhan (Brahman) yang mengaturnya.

baca juga :