Pendidikan

Pendidikan

Sekda Ajak Kepala OPD Sarapan Bareng di Lokasi Relokasi Kuliner Surken

Sekda Ajak Kepala OPD Sarapan Bareng di Lokasi Relokasi Kuliner Surken

Sekda Ajak Kepala OPD Sarapan Bareng di Lokasi Relokasi Kuliner Surken

 

Sekretaris Daerah K

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti jalan sehat di lingkungan Pemkot Bogor pada Jumat (23/11/2018) pagi. Dengan melintasi rute seputar pedestrian Kebun Raya Bogor, para kepala OPD diajak untuk mampir ke lokasi relokasi pedagang kuliner Suryakencana di Lantai Dasar Plaza Bogor.

Ade Sarip Hidayat

Ade Sarip Hidayat dan para kepala OPD tampak menikmati nasi uduk yang dipilih untuk menu sarapan. Beberapa ada juga yang memilih kuliner lain, bahkan ada juga yang memesan Rujak Uleg Mang Opik yang legendaris untuk dimakan pada siang harinya.

Usai sarapan bersama Ade Sarip Hidayat mengatakan kegiatan ini bentuk nyata dukungan para OPD terhadap setiap program dilaksanakan Pemkot Bogor. Pesan lain yang coba disampaikan adalah sebagai informasi bagi masyarakat bahwa para pedagang kuliner di sepanjang Jalan Suryakencana tidak dihilangkan tapi dipindahkan dengan tempat yang lebih nyaman dan lebih baik di Gedung Plaza Bogor yang ada di mulut Jalan Suryakencana. Sementara untuk pedagang sayur malam direlokasi ke Pasar Sukasari.

Dengan kita belanja di sini

bisa menjadi informasi dan mendorong masyarakat untuk melakukan hal yang sama, baik belanja sayuran ke Sukasari maupun kuliner di Plaza Bogor,” kata Ade Sarip.

Ade menilai informasi dan sosialisasi yang telah dilakukan melalui selembaran ataupun spanduk akan lebih baik jika diimbangi dengan aksi secara langsung. Dirinya juga meyakini, kedepan tempat relokasi di Gedung Plaza Bogor akan menjadi tempat yang nyaman untuk berdagang serta bagi para konsumen.

Ade memaklumi

Ade memaklumi pemasukan para pedagang yang belum berjalan lancar diawal usai menempati tempat relokasi. Untuk itu dirinya menegaskan jajaran Pemkot Bogor akan terus membantu menginformasikan dan mempromosikan kepada masyarakat.

Sebelum kembali ke Balaikota Bogor

Ade Sarip Hidayat didampingi Kepala Dinas PUPR Chusnul Rozaqi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan M Taufik dan Kepala Inspektorat Ari Sarsono menyempatkan untuk mengecek proses pembangunan pedestrian Suryakencana.

Artikel Terkait

 

Pramuka Kwarcab Kota Bogor Disambanngi Kwarcab Banjarmasin

Pramuka Kwarcab Kota Bogor Disambanngi Kwarcab Banjarmasin

Pramuka Kwarcab Kota Bogor Disambanngi Kwarcab Banjarmasin

 

Pramuka Kwarcab Kota Bogor Disambanngi Kwarcab Banjarmasin

Kwartir Cabang (Kwarcab)

Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor dinobatkan sebagai Gerakan Pramuka tergiat kedua se-Jawa Barat. Atas prestasi itu, Pramuka Kota Bogor pun kian banyak dikunjungi daerah lain untuk berbagi pengalaman.

Terbaru

Kwarcab Kota Bogor disambangi oleh Kwarcab Kota Banjarmasin pada Jumat (23/11/2018). Bertempat di Aula SMK Negeri 3 Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, kedatangan sedikitnya 40 anggota Kwarcab Kota Banjarmasin disambut hangat.

Kunjungan dalam rangka silaturahmi dan berbagi pengalaman ini dipimpin langsung Ketua Kwarcab Kota Banjarmasin M Irwan Anshari. “Kami bukan sekadar ingin silaturahmi tapi juga untuk saling bersinergitas, dan belajar dari Kwarcab Kota Bogor,” ujarnya.

Irwan mengatakan

pihaknya memilih berkunjung dan belajar ke Kwarcab Kota Bogor karena Kwarcab Kota Bogor merupakan Kwarcab pramuka tergiat ke-2 di Jawa Barat. Dengan predikat tersebut, pihaknya ingin dapat belajar banyak tentang program dan kegiatan yang ada di Kwarcab Kota Bogor yang membuat Kwarcab Kota Bogor menjadi yang tergiat.

“Kami ingin tahu apa saja kegiatan yang ada di Kwarcab Kota Bogor yang belum ada di kegiatan Kwarcab Kota Banjarmasin untuk nanti bisa diadopsi disana. Apalagi motto Pramuka sekarang adalah pramuka yang gaul dan kekinian,” jelasnya. contoh report text singkat tentang kucing

Ia menuturkan

saat ini Kwarcab Kota Banjarmasin sedang berupaya terus menjadi yang tergiat se-Kalimantan Selatan. Berbagai kegiatan juga sudah dilakukan, seperti gelar senja yang rutin digelar setiap bulan di Pelataran Balaikota dan dipimpin langsung Muspida Kota Banjarmasin. Tak hanya itu, ada pula program pramuka peduli yang membantu lalu lintas, kegiatan keagamaan dan bencana.

“Program kerja kedepan kami ingin memperkuat pramuka peduli untuk lebih profesional untuk penanggulangan bencana terutama bencana kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di Banjarmasin,” tuturnya.

 Ketua Kwarcab Kota Bogor Ade Sarip Hidayat

Sementara itu, Ketua Kwarcab Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, saat ini jumlah anggota pramuka Kota Bogor ada sebanyak 98 ribu lebih atau sekitar 10 persen dari jumlah penduduk Kota Bogor. Jumlah ini sesuai dengan banyaknya kegiatan di pramuka Kota Bogor yang terbagi dalam tujuh bidang.

Kegiatan yang dimaksud Ade Sarip antara lain bidang Pembinaan Anggota Muda

bidang Organisasi dan Hukum, bidang Pembinaan Anggota Dewasa, bidang Komunikasi dan Informasi, bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup, bidang Usaha dan Kemitraan dan bidang Sarana dan Prasarana.

“Pramuka di Kota Bogor juga tidak terpaku dengan tujuh bidang itu. Jika ada kegiatan di transportasi seperti membantu kelancaran lalu lintas, sosialisasi kesehatan dan kegiatan lainnya ikut turut serta berpartisipasi,” pungkasnya.

Wagub Jabar Minta BPSK Perjuangkan Hak Konsumen

Wagub Jabar Minta BPSK Perjuangkan Hak Konsumen

Wagub Jabar Minta BPSK Perjuangkan Hak Konsumen

 

Wagub Jabar Minta BPSK Perjuangkan Hak Konsumen

BANDUNG

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum atas nama Menteri Perdagangan RI melantik dan mengambil sumpah anggota dan anggota pengganti Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Garut, Indramayu, Cirebon, Sukabumi, Purwakarta, Kota Tasikmalaya dan Kota Bandung, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (23/11/18).

Pasca dilantik

Wagub meminta BPSK yang anggotanya terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha dan konsumen, untuk lebih gencar lagi memperjuangkan hak konsumen. “Saya harap BPSK terus memperjuangkan hak-hak konsumen,” ujarnya.

Uu mengatakan

Keberadaan BPSK belum begitu terdengar di telinga masyarakat. Sehingga masyarakat yang ingin mengadu tentang masalah sengketa konsumen tidak tahu harus disampaikan kemana.

“Banyak keluhan yang sampai ke kami padahal ada lembaga yang khusus menyelesaikan sengketa konsumen, ini agar lebih fokus. Terutama yang paling sering dikeluhkan adalah masalah leasing kendaraan tolong bantu mereka,” kata Uu. kata kata bahasa inggris keren

BPSK

Oleh karena itu BPSK harus lebih eksis dan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. “Mulai besok saya ingin mendengar BPSK sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat,” pintanya.

Sosialisasi bisa dilakukan dengan cara membuat iklan layanan di media mengenai kewenangan BPSK, hak konsumen dan cara pengaduan. “Kalau perlu buat iklan di media untuk pengaduan masyarakat, kasih nomer telepon karena mereka butuh kehadiran BPSK,” tutur Uu.

Setelah sosialisasi dilakukan langkah berikutnya masyarakat harus diberikan pendidikan atau pemahaman tentang regulasi sengketa konsumen dan cara penyelesaiannya. Selain itu, bila terdengar ada kejadian sengketa konsumen, BPSK agar langsung turun ke lapangan jangan menunggu ada laporan masuk.

“Ada kepedulian dan kepekaan kalau mendengar ada kejadian sengketa konsumen langsung selesaikan jangan menunggu dipanggil tapi jemput bola,” pungkas Uu.

Pengertian, Karakteristik, Unsur Intrinsik, Macam dan Contoh Puisi Baru

Pengertian, Karakteristik, Unsur Intrinsik, Macam dan Contoh Puisi Baru

Pengertian, Karakteristik, Unsur Intrinsik, Macam dan Contoh Puisi Baru

Pengertian, Karakteristik, Unsur Intrinsik, Macam dan Contoh Puisi Baru
Pengertian, Karakteristik, Unsur Intrinsik, Macam dan Contoh Puisi Baru

Pengertian Puisi

Karya sastra secara umum bisa dibedakan menjadi tiga: puisi, prosa, dan drama. Secara etimologis istilah puisi berasal dari kata bahasa Yunani poesis, yang berarti membangun, membentuk, membuat, menciptakan. Sedangkan kata poet dalam tradisi Yunani Kuno berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya, orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa.

Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam, orang suci, yang sekaligus merupakan filsuf, negarawan, guru, orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi.

Menurut Kamus Istilah Sastra (Sudjiman, 1984)puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.

Watt-Dunton (Situmorang, 1980:9) mengatakan bahwa puisi adalah ekpresi yang kongkret dan yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama.

Carlyle mengemukakan bahwa puisi adalah pemikiran yang bersifat musikal, kata-katanya disusun sedemikian rupa, sehingga menonjolkan rangkaian bunyi yang merdu seperti musik.

Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah.

Ralph Waldo Emerson (Situmorang, 1980:8) mengatakan bahwa puisi mengajarkan sebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin.

Putu Arya Tirtawirya (1980:9) mengatakan bahwa puisi merupakan ungkapan secara implisit dan samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-katanya condong pada makna konotatif.

Herman J. Waluyo mendefinisikan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya.

Ada juga yang mengatakan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengekspresikan secara padat pemikiran dan perasaan penyairnya, digubah dalam wujud dan bahasa yang paling berkesan.

Menulis Puisi Baru dengan Memperhatikan Bait, Irama, dan Rima

Pengertian Puisi Baru

 Puisi Baru adalah Puisi yang bentuknya lebih bebas daripada puisi lama baik dalam segi  Jumlah baris, suku kata, maupun rima.

Puisi Baru merupakan puisi yang bersifat fleksibel atau lebih bebas dalam beberapa aturan jika dibandingkan dengan puisi lama. Keluesan tersebut tampak dari rima, tipografi, dan sebagainya. Berikut  ini karakteristik puisi baru.

Karakteristik Puisi Baru

  1. Bersifat bebas, baik bentuk (tipografi) maupun isinya.
  2. Mengambil bahan dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
  3. Dipengaruhi oleh kesastraan barat.
  4. Nama pengarang diketahui dengan jelas.

Unsur Intrinsik Puisi Baru

  1. Tema dan Amanat, merupakan ide pokok yang menjiwai keseluruhan puisi. Adapun amanat adalah pesan dalam puisi.
  2. Citraan, adalah gambaran angan yang dihadirkan penyair dalam tatanan kata-kata puisi. Dalam puisi terdapat bermacam citraan, seperti citraan pendengaran, citraan rabaan, dan citraan penglihatan.
  3. Rima, ialah persajakan atau pola bunyi yang terdapat dalam puisi.
  4. Diksi, merupakan pilihan kata yang digunakan penyair dalam membangun puisinya. Setiap kata yang digunakan dalam puisi mengandung nafas penciptanya, berisi jiwa dan perasaan pikiran penyairnya.
  5. Irama, dihadirkan oleh rima, permainan bunyi atau gaya repetisi. Irama berfungsi untuk menguatkan keindahan puisi, memberi jiwa pada kata-kata dan membangkitkan emosi.
  6. Pusat pengisahan,  merupakan cara penyampaian ide, gagasan puisi yang mencakup siapa yang berbicara dan kepada siapa yang ditujukan.
  7. Korespondensi, merupakan hubungan yang padu baik antar larik-larik dalam bait maupun antarbait yang diikat oleh tema dalam kesatuan logis.

Macam-macam Puisi Baru

  1. Distikon. Puisi yg setiap baitnya terdiri atas dua baris, biasanya berima akhir.
  2. Terzina. Sajak yg terdiri atas tiga baris seuntai dng bagan rima a-b-a, b-c-b, c-d-c, d-c-d.
  3. Kuartrain. Sajak yang terdiri atas empat dalam satu bait.
  4. Kuint. Sajak yang terdiri atas lima larik dalam satu bait.
  5. Sektet. Sajak yang terdiri atas enam larik dalam satu bait.
  6. Septima. Sajak yang terdiri atas tujuh larik dalam satu bait.
  7. Oktaf. Sajak yang terdiri atas delapan larik dalam satu bait. Oktav juga biasa disebut Stanza.
  8. Soneta. Sajak teks ulasan yg terdiri atas empat bait biasanya 2 bait pertama masing-masing terdiri atas 4 baris dan 2 bait terakhir masing-masing terdiri atas 3 baris. Intinya soneta yang asli terdiri atas 14 baris, namun yang ada diIndonesia terkadang jumlah barisnya lebih dari 14 baris. Tambahan baris tersebut dinamakan koda atau ekor soneta.

1. Distikon

Distikon adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas dua baris (puisi dua seuntai).

Contoh Distikon:

    Berkali kita gagal
    Ulangi lagi dan cari akal
    Berkali-kali kita jatuh
    Kembali berdiri jangan mengeluh
    (Or. Mandank)

2. Terzina

Terzina adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas tiga baris (puisi tiga seuntai).


Contoh Terzina:

    Dalam ribaan bahagia datang
    Tersenyum bagai kencana
    Mengharum bagai cendana
    Dalam bah’gia cinta tiba melayang
    Bersinar bagai matahari
    Mewarna bagaikan sari
    (Sanusi Pane)

3. Kuatrain

Kuatrain adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas empat baris (puisi empat seuntai).

Contoh Kuatrain :

    Mendatang-datang jua
    Kenangan masa lampau
    Menghilang muncul jua
    Yang dulu sinau silau
    Membayang rupa jua
    Adi kanda lama lalu
    Membuat hati jua
    Layu lipu rindu-sendu
    (A.M. Daeng Myala)

4. Kuint

Kuint adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas lima baris (puisi lima seuntai).


Contoh Kuint:

    Hanya Kepada Tuan
    Satu-satu perasaan
    Hanya dapat saya katakan
    Kepada tuan
    Yang pernah merasakan
    Satu-satu kegelisahan
    Yang saya serahkan
    Hanya dapat saya kisahkan
    Kepada tuan
    Yang pernah diresah gelisahkan
    Satu-satu kenyataan
    Yang bisa dirasakan
    Hanya dapat saya nyatakan
    Kepada tuan
    Yang enggan menerima kenyataan
    (Or. Mandank)

5. Sekret

Sektet adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas enam baris (puisi enam seuntai).

Contoh Sekret:

    Merindu Bagia
    Jika hari’lah tengah malam
    Angin berhenti dari bernapas
    Sukma jiwaku rasa tenggelam
    Dalam laut tidak terwatas
    Menangis hati diiris sedih
    (Ipih)

6. Septime

Septime adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas tujuh baris (tujuh seuntai).

Contoh Septime:

    Indonesia Tumpah Darahku
    Duduk di pantai tanah yang permai
    Tempat gelombang pecah berderai
    Berbuih putih di pasir terderai
    Tampaklah pulau di lautan hijau
    Gunung gemunung bagus rupanya
    Ditimpah air mulia tampaknya
    Tumpah darahku Indonesia namanya
    (Mohammad Yamin)

7. Otaf/Stanza

Oktaf/Stanza adalah puisi yang tiap baitnya terdiri atas delapan baris (double kutrain atau puisi delapan seuntai).

Contoh Otaf:

    Awan
    Awan datang melayang perlahan
    Serasa bermimpi, serasa berangan
    Bertambah lama, lupa di diri
    Bertambah halus akhirnya seri
    Dan bentuk menjadi hilang
    Dalam langit biru gemilang
    Demikian jiwaku lenyap sekarang
    Dalam kehidupan teguh tenang
    (Sanusi Pane)

8. Soneta

Soneta adalah puisi yang terdiri atas empat belas baris yang terbagi menjadi dua, dua bait pertama masing-masing empat baris dan dua bait kedua masing-masing tiga baris.
Soneta berasal dari kata sonneto (Bahasa Italia) perubahan dari kata sono yang berarti suara. Jadi soneta adalah puisi yang bersuara.
Di Indonesia, soneta masuk dari negeri Belanda diperkenalkan oleh Muhammad Yamin dan Roestam Effendi, karena itulah mereka berdualah yang dianggap sebagai ”Pelopor/Bapak Soneta Indonesia”.

Bentuk soneta Indonesia tidak lagi tunduk pada syarat-syarat soneta Italia atau Inggris, tetapi lebih mempunyai kebebasan dalam segi isi maupun rimanya. Yang menjadi pegangan adalah jumlah barisnya (empat belas baris).

Contoh Soneta:

    Gembala

    Perasaan siapa ta ‘kan nyala ( a )
    Melihat anak berelagu dendang ( b )
    Seorang saja di tengah padang ( b )
    Tiada berbaju buka kepala ( a )
    Beginilah nasib anak gembala ( a )
    Berteduh di bawah kayu nan rindang ( b )
    Semenjak pagi meninggalkan kandang ( b )
    Pulang ke rumah di senja kala ( a )
    Jauh sedikit sesayup sampai ( a )
    Terdengar olehku bunyi serunai ( a )
    Melagukan alam nan molek permai ( a )
    Wahai gembala di segara hijau ( c )
    Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau ( c )
    Maulah aku menurutkan dikau ( c )
    (Muhammad Yamin)

Menurut isinya, puisi dibedakan atas :

  1. Balada adalah puisi berisi kisah/cerita
  2. Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan
  3. Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa
  4. Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup
  5. Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih
  6. Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan
  7. Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik

1. Balada

 Balada adalah puisi berisi kisah/cerita. Balada jenis ini terdiri dari 3 (tiga) bait, masing-masing dengan 8 (delapan) larik dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b.

Kemudian skema rima berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik terakhir dalam bait pertama digunakan sebagai refren dalam bait-bait berikutnya.
Contoh: Puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Balada Matinya Seorang Pemberontak”.

2. Himne

 Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan. Ciri-cirinya adalah lagu pujian untuk menghormati seorang dewa, Tuhan, seorang pahlawan, tanah air, atau almamater (Pemandu di Dunia Sastra).

Sekarang ini, pengertian himne menjadi berkembang. Himne diartikan sebagai puisi yang dinyanyikan, berisi pujian terhadap sesuatu yang dihormati (guru, pahlawan, dewa, Tuhan) yang bernapaskan ketuhanan.

Contoh Himne:

    Bahkan batu-batu yang keras dan bisu
    Mengagungkan nama-Mu dengan cara sendiri
    Menggeliat derita pada lekuk dan liku
    bawah sayatan khianat dan dusta.
    Dengan hikmat selalu kupandang patung-Mu
    menitikkan darah dari tangan dan kaki
    dari mahkota duri dan membulan paku
    Yang dikarati oleh dosa manusia.
    Tanpa luka-luka yang lebar terbuka
    dunia kehilangan sumber kasih
    Besarlah mereka yang dalam nestapa
    mengenal-Mu tersalib di datam hati.
    (Saini S.K)

3. Ode

 Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa. Nada dan gayanya sangat resmi (metrumnya ketat), bernada anggun, membahas sesuatu yang mulia, bersifat menyanjung baik terhadap pribadi tertentu atau peristiwa umum.

Contoh Ode:

    Generasi Sekarang
    Di atas puncak gunung fantasi
    Berdiri aku, dan dari sana
    Mandang ke bawah, ke tempat berjuang
    Generasi sekarang di panjang masa
 
    Menciptakan kemegahan baru
    Pantun keindahan Indonesia
    Yang jadi kenang-kenangan
    Pada zaman dalam dunia
    (Asmara Hadi)

4. Epigram

 Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup. Epigram berasal dari Bahasa Yunani epigramma yang berarti unsur pengajaran; didaktik; nasihat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan pedoman, ikhtibar; ada teladan.

Contoh Epigram:

    Hari ini tak ada tempat berdiri
    Sikap lamban berarti mati
    Siapa yang bergerak, merekalah yang di depan
    Yang menunggu sejenak sekalipun pasti tergilas.
    (Iqbal)

5. Romansa

 Romansa adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih. Berasal dari bahasa Perancis Romantique yang berarti keindahan perasaan; persoalan kasih sayang, rindu dendam, serta kasih mesra

6. Elegi

 Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan. Berisi sajak atau lagu yang mengungkapkan rasa duka atau keluh kesah karena sedih atau rindu, terutama karena kematian/kepergian seseorang.

Contoh Elegi:

    Senja di Pelabuhan Kecil
    Ini kali tidak ada yang mencari cinta
    di antara gudang, rumah tua, pada cerita
    tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
    menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
 
    Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
    menyinggung muram, desir hari lari berenang
    menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
    dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
    Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
    menyisir semenanjung, masih pengap harap
    sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
    dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap
    (Chairil Anwar)

7. Satire

 Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik. Berasal dari bahasa Latin Satura yang berarti sindiran; kecaman tajam terhadap sesuatu fenomena; tidak puas hati satu golongan (ke atas pemimpin yang pura-pura, rasuah, zalim, dsb.).

Contoh Satire:

    Aku bertanya
    tetapi pertanyaan-pertanyaanku
    membentur jidat penyair-penyair salon,
    yang bersajak tentang anggur dan rembulan,
    sementara ketidakadilan terjadi
    di sampingnya,
    dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan,
    termangu-mangu dikaki dewi kesenian
    (WS Rendra)

Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat
Pengertian Teks Nonsastra dan Teknik Membaca Cepat

Pengertian Teks Nonsastra

 Teks nonsastra adalah karangan ilmiah dan bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan pembaca.

Hal ini berbeda dengan teks sastra yang bertujuan memberikan hiburan atau kepuasan batin. Teks nonsastra mengutamakan kelogisan dalam pengungkapannya. Contoh teks nonsastra, antara lain artikel, berita, dan karya ilmiah.

Teknik dan Tujuan Membaca Cepat

Membaca cepat atau skimming merupakan gaya membaca yang bertujuan memperoleh gambaran umum tentang sebuah tulisan.

Gambaran tersebut dapat berupa intisari teks (ikhtisar), gaya bahasa teks, atau tujuan penulisan. To skim dapat diartikan ’terbang sekilas, menyapu halaman buku’.

Saat membaca, kita tidak perlu bertumpu pada satu kata. Tidak perlu setiap kata yang tercetak kalian pahami. Yang paling penting adalah memahami ’konteks’ dari teks tersebut.

Teknik Membaca Cepat

perhatikan langkah-langkah berikut ini.
a. Lakukanlah kegiatan membaca dengan penuh konsentrasi.
b. Temukanlah kata kunci di setiap paragraf atau sub bab.
c. Hindarilah membaca dengan regresi/pengulangan.
d. Capailah pemahaman secara umum, bukan dari detail rincian informasi saja.
e. Temukan informasi dari hasil membacamu.

Agar kalian dapat membaca dengan cepat, ikutilah petunjuk berikut!

  1. Gerakkan pandangan mata kalian dari atas ke bawah, hindari menggerakkan pandangan ke samping.
  2. Fokuskan pandangan pada beberapa kata sekaligus, jangan memfokuskan pandangan hanya pada satu kata.
  3. Jangan biasakan membaca dengan menggerakkan mulut.
  4. Hindari pula kebiasaan membaca dengan bersuara.
  5. Untuk meningkatkan efisiensi dalam berlatih, perhatikan beberapa kiat berikut ketika berlatih membaca.
  6. Fokuskan konsentrasi pada wacana yang akan dibaca.
  7. Hindari membaca dengan bersuara atau menggerakkan bibir.
  8. Hindari membaca secara regresi atau mengulang kata per kata.
  9. Hindari membaca dengan menunjuk teks dengan jari.
  10. Bacalah judul wacana, fokuskan perhatian terhadap makna yang dikandung dalam judul dan aktifkan ingatan kalian yang berkaitan dengan judul tersebut.
  11. Bacalah secara sekilas seluruh paragraf pada wacana untuk mendapat kesan keseluruhan.
  12. Ulangi membaca setiap paragraf, pahami isinya, dan ingat kata kunci yang dapat mewakili paragraf tersebut. Manfaatkan pengalaman dan pengetahuan kalian untuk memahami isi wacana.
  13. Ingatlah informasi-informasi penting yang terdapat dalam wacana.
  14. Setelah selesai, coba rangkum isi wacana yang dapat kalian pahami secara utuh.
  15. Janganlah kecewa ketika seluruh isi wacana belum kalian pahami karena kemampuan membaca tidak dapat sekaligus ditingkatkan hanya dengan sekali berlatih.
  16. Teruslah berlatih membaca dengan memperbanyak bahan bacaan dan mempersering kegiatan membaca.

Membaca sejarah bpupki cepat ini cocok digunakan oleh seseorang ketika membaca surat kabar atau majalah populer dengan tujuan:

  1. mencari acara siaran televisi yang menarik,
  2. mencari iklan jual beli rumah/mobil,
  3. mengetahui jadwal perjalanan kereta api,
  4. melihat angka-angka statistik, dan lain-lain.

Di samping itu, membaca cepat juga cocok digunakan ketika seseorang melakukan hal berikut, seperti:

  1. mencari alamat atau nomor telepon,
  2. mencari makna kata tertentu dalam kamus,
  3. mencari lema (entri) dalam indeks.

Dalam keperluan tertentu, membaca cepat (skimming) juga dapat dilakukan ketika seseorang membaca teks dengan tujuan untuk mengetahui garis besar isi bacaan.

Pengertian Organizing (Pengorganisasian)

Pengertian Organizing (Pengorganisasian)

Pengertian Organizing (Pengorganisasian)

Pengertian Organizing (Pengorganisasian)
Pengertian Organizing (Pengorganisasian)

Syarifudin menjelaskan bahwa pengorganisasian

merupakan upaya penentuan kerja melalui bagian-bagian tugas, wewenang sesuai ruang lingkup keja. Menurut Ramayulis Pengorganisasian dalam pendidikan islam adalah proses penentuan struktur, aktivitas, interaksi, kordinasi, desain struktur, wewenang, tugas secara transparan dan jelas. Dalam pendidikan Islam baik yang bersifat individual, kelompok maupun kelembagaan. Pengorganisasian dan sistem manajemen dalam pendidikan Islam merupakan implementasi dari perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam pengorganisasian ini perlu diperhatikan semua kekuatan dan sumber daya yang dimiliki. Sumber daya tersebut mencakup sumber daya manusia maupun sumber daya non manusia. Sumber daya manusia ditentukan dalam struktur organisasi, tata dan pola kerja, prosedur dan iklim organisasi secara transparan. Dengan demikian dalam aktivitas operasionalnya dapat berjalan dengan teratur dan sistematis.

Pengorganisasian adalah

suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan, menempatkan orang-orang pada setiap organisasi ini, menyediakan alat-alat yang diperlukan, menempatkan wewenang yang secara relatif di delegasikan kepada setiap individu yang akan melakukan aktivitas-aktivitas tersebut. Allah sendiri menyuruh kita untuk mengatur segala aktivitas kita sesuai dengan kemampuan, sebagaimana firmannya:
تَعْلَمُونَ فَسَوْفَ عَامِلٌ إِنِّي مَكَانَتِكُمْ عَلَى اعْمَلُوا قَوْمِ يَا قُلْ
”Katakanlah: “Hai kaumku, Bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, Sesungguhnya Aku akan bekerja (pula), Maka kelak kamu akan mengetahui”.

Pelaksanaan (Actuating)

Ada beberapa istilah yang sama dalam pengertian actuating. Istilah tersebut adalah motivating (usaha memberikan motivasi kepada seseorang untuk melaksanakan pekerjaan), directing (menunjukan orang lain supaya mau melaksanakan pekerjaan), staffing (menempatkan seseorang pada suatu pekerjaan dan bertanggung jawab pada tugasnya), dan leading (memberikan bimbingan dan arahan kepada seseorang sehingga mau melakukan pekerjaan tertentu).[19] Pergerakan dalam sistem manajemen pendidikan islam adalah dorongan yang didasari oleh prinsip-prinsip religius kepada orang lain, sehingga orang tersebut mau melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh dan semangat.[20]

Pengawasan (Controlling)

Menutut Nanang Fattah ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan supaya pengawasan dapat berfungsi efektif antara lain: (a) Pengawasan harus dikaitkan dengan tujuan dan kriteria yang dipergunakan dalam sistem pendidikan yaitu: relevansi, efektivitas, efisiensi, dan produktivitas; (b) Pengawasan harus disesuaikan dengan sifat dan kebutuhan organisasi; (c) Pengawasan hendaknya mengacu pada tindakan perbaikan.[21] Menurut Ramayulis pengawasan didefinisikan sebagai peroses pemantauan yang terus menerus untuk menjamin terlaksananya perencanaan secara konsekwen baik yang bersifat materil maupun spiritual.[22]
Pengawasan dilakukan agar pelaksanaan di lapangan sesuai dengan program dan mekanisme yang sudah diatur. Namun gaya kepemimpinan seorang leader dalam mengontrol akan mempengaruhi kualitas controlling tersebut. Sebagaimana pendapat Nanang Fattah di atas, bahwa fungsi controlling yang dilakukan seorang leader harus berorientasi pada tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan Pendidikan

Manajemen keuangan sekolah perlu memperhatikan sejumlah prinsip. Undang-undang No 20 Tahun 2003 pasal 48 menyatakan bahwa pengelolaan dana pendidikan berdasarkan pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Disamping itu prinsip efektivitas juga perlu mendapat penekanan. Berikut ini dibahas masing-masing prinsip tersebut, yaitu transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.[23] Berikut ini adalah penjabarannya:

1. Transparansi

Transparan berarti adanya keterbukaan. Transparan di bidang manajemen berarti adanya keterbukaan dalam mengelola suatu kegiatan. Di lembaga pendidikan, bidang manajemen keuangan yang transparan berarti adanya keterbukaan dalam manajemen keuangan lembaga pendidikan, yaitu keterbukaan sumber keuangan dan jumlahnya, rincian penggunaan, dan pertanggungjawabannya harus jelas sehingga bisa memudahkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahuinya. Transparansi keuangan sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan dukungan orangtua, masyarakat dan pemerintah dalam penyelenggaraan seluruh program pendidikan di sekolah. Disamping itu transparansi dapat menciptakan kepercayaan timbal balik antara pemerintah, masyarakat, orang tua siswa dan warga sekolah melalui penyediaan informasi dan menjamin kemudahan di dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai.

Beberapa informasi keuangan yang bebas diketahui oleh semua warga sekolah dan orang tua siswa misalnya rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) bisa ditempel di papan pengumuman di ruang guru atau di depan ruang tata usaha sehingga bagi siapa saja yang membutuhkan informasi itu dapat dengan mudah mendapatkannya. Orang tua siswa bisa mengetahui berapa jumlah uang yang diterima sekolah dari orang tua siswa dan digunakan untuk apa saja uang itu. Perolehan informasi ini menambah kepercayaan orang tua siswa terhadap sekolah.

2. Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah kondisi seseorang yang dinilai oleh orang lain karena kualitas performansinya dalam menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan yang menjadi tanggung jawabnya. Akuntabilitas di dalam manajemen keuangan berarti penggunaan uang sekolah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan dan peraturan yang berlaku maka pihak sekolah membelanjakan uang secara bertanggung jawab. Pertanggungjawaban dapat dilakukan kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah. Ada tiga pilar utama yang menjadi prasyarat terbangunnya akuntabilitas, yaitu (1) adanya transparansi para penyelenggara sekolah dengan menerima masukan dan mengikutsertakan berbagai komponen dalam mengelola sekolah , (2) adanya standar kinerja di setiap institusi yang dapat diukur dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenangnya, (3) adanya partisipasi untuk saling menciptakan suasana kondusif dalam menciptakan pelayanan masyarakat dengan prosedur yang mudah, biaya yang murah dan pelayanan yang cepat

3. Efektivitas

Efektif seringkali diartikan sebagai pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Efektivitas lebih menekankan pada kualitatif outcomes. Manajemen keuangan dikatakan memenuhi prinsip efektivitas kalau kegiatan yang dilakukan dapat mengatur keuangan untuk membiayai aktivitas dalam rangka mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan dan kualitatif outcomes-nya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.  https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-laporan-hasil-observasi/

4. Efisiensi

Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik antara masukan (input) dan keluaran (out put) atau antara daya dan hasil. Daya yang dimaksud meliputi tenaga, pikiran, waktu, biaya. Perbandingan tersebut dapat dilihat dari dua hal:
a. Dilihat dari segi penggunaan waktu, tenaga dan biaya, Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau penggunaan waktu, tenaga dan biaya yang sekecil-kecilnya dapat mencapai hasil yang ditetapkan.
b. Dilihat dari segi hasil, Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau dengan penggunaan waktu, tenaga dan biaya tertentu memberikan hasil sebanyak-banyaknya baik kuantitas maupun kualitasnya.
Tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi memungkinkan terselenggaranya pelayanan terhadap masyarakat secara memuaskan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab.

Pendidikan Agama Islam (PAI)

Pendidikan Agama Islam (PAI)

Pendidikan Agama Islam (PAI)

Pendidikan Agama Islam (PAI)

 

Pendidikan Agama Islam menurut istilah

dalam bahasa Islam Islam itu adalah mengimani Satu Tuhan adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Islam sendiri memiliki arti penyerahan diri sepenuhnya kepada tuhan yaitu Allah dan pengikut ajaran Islam disebut muslimin yang berarti seseorang yang tunduk kepada Allah.
Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firmannya melalui para nabi dan rasul dan meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah nabi terakhir atau rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah SWT.

Menurut Zakiyah Dradjat bahwasannya pendidikan agama islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaramn islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan yang apada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan islam sebagai pandangan hidup.

Menurut aspek kebahasaan adalah menyelamatkan atau yang berarti semoga keselamatan selalu menyertai kalian semuanya atau yang bermakna telah selamat.
yang paling penting yaitu tentang seorang mulim dan islam.
Dari segi aspek kemanusiaan, islam adalah berarti penerimaan dari penyerahan diri kepada Tuhan YME. dan harus menunjukkan bahwa seorang manusia harus menyembah yaitu Tuhan YME.

menuruti semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangannya.

Terdapat luang lingkup dalam ajaran islam yaitu yang pertama adalah aqidah yang kedua adalah syariah. Aqidah merupakan bahasanya ikatan atau sangkutan. dan syariah merupakan arti bahasanya jalan, sedang arti istilahnya ialah peraturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan tiga pihak Tuhan.

Menurut Para ahli yaitu Sahertian (2000 : 1) dalam pengertiannya  mengatakan bahwa pendidikan adalah “usaha sadar yang dengan sengaja dirancangkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.”

Dasar dari islam artinya adalah percaya yaitu sama dengan kalimat syahadat yaitu “asyhu an-lla ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadan rasuulullah” yang artinya adalah “Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad SAW adalah utusan Allah”

Apa saja Rukun dalam Islam?

Islam menganut dan memegang lima rukun islam yaitu adalah sebuah pilar yang menyatukan muslimin. lima rukun tersebut adalah
1. mengucapkan syahadat yang syaratnya adalah meyakini bahwa yang hanya di sembah adalah Allah dan meyakini Nabi Muhammad adalah Utusan Allah.
2. Mendirikan sholat wajib yaitu lima kali sehari.
4. Berpuasa pada bulan yaitu bulan ramadhan
5. Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.

Apa saja Rukun Iman dalam Islam ?

rukun iman tersebut terdiri dari atas 6 perkara yaitu :
1. Iman kepada Allah
2. Iman kepada malaikat Allah
3. Iman kepada Kitab Allāh (Al-Qur’an, Injil, Taurat, Zabur dan suhuf)
4. Iman kepada nabi dan rasul Allah
5. Iman kepada hari kiamat
6. Iman kepada qada dan qadar
Jadi pendidikan agama islam sejak dini sangat-sangat harus dimulai sejak lahir dan diajarkan sejak dini sehingga nantinya mampu menjadi seorang yang baik dan sebagai muslimin yang sejati.
Tujuan umum Pendidikan Agama Islam adalah untuk mencapai kualitas yang disebutkan oleh al-Qur’an dan hadits sedangkan fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa.

Pendidikan agama islam di sekolah bertujuan untuk

Menumbuhkan dan meningkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, serta pengalaman peserta didik tentang agama islam sehingga menjadi manusia muslimyang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaannya, berbangsa dan bernegara, serta untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi. https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-editorial/
Tujuan khusus Pendidikan Agama adalah tujuan yang disesuaikan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan jenjang pendidikan yang dilaluinya
Artikel diatas diatas tentang pendidikan agama islam beserta pengertian dan tujuan dari pendidikan agama islam membantu anda? Yuk berikan komentar positif di kolom komentar berikut ya 🙂

SMPN 8 Bandung Siap Hadapi PPDB 2019

SMPN 8 Bandung Siap Hadapi PPDB 2019

SMPN 8 Bandung Siap Hadapi PPDB 2019

 

SMPN 8 Bandung Siap Hadapi PPDB 2019

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2019

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2019 tengah dipersiapkan dengan matang, baik secara peraturan maupun persiapan yang harus dihadapi oleh setiap sekolah, salah satunya adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Kota Bandung. Sekolah yang berdekatan dengan Alun-alun Ujung Berung ini siap menyukseskan program Dinas Pendidikan pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Hubungan Masyarakat dan PPID SMPN 8 Bandung, Cucu Hayati

Ia memyampaikan bahwa persiapan PPDB sementara memberikan informasi yang terdahulu. Walaupun, belum banyak yang bertanya mengenai penerimaan siswa baru ini. “Kami masih menunggu informasi secara formal dan universal yang diberikan oleh Gubernur,” ujarnya.

Lebih lanjut

Cucu memaparkan jika SMPN 24 hanya mendapatkan seleksi peserta melalui jalur murni dari zonasi, tidak ada jalur akademik maupun mutasi. Ia berharap apabila diadakan rapat kembali mengenai PPDB, maka sekolah akan mengajukan untuk menerima beberapa siswa yang berasal dari luar area zonasi.

SMPN 8 ingin ditambahkan jalur akademik

Agar bisa membantu siswa-siswa yang jauh dari lokasi sekolah. “Sedangkan untuk persiapan, kami sudah menyiapkan mulai dari administrasi. Dengan berkaca pada tahun kemarin, peserta yang membludak untuk mendaftar,” ujar Cucu.

Walaupun begitu, SMPN 8 tetap mendukung program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Sistem Zonasi di PPDB ini. Tetapi, sekolah tetap mengharapkan mendapatkan jumlah sekian persen dari peserta yang masuk jalur akademik maupun dari luar kota.

 

Artikel Terkait:

Simulasi UNBK di SMKN 3 Baleendah

Simulasi UNBK di SMKN 3 Baleendah

Simulasi UNBK di SMKN 3 Baleendah

 

Simulasi UNBK di SMKN 3 Baleendah

Ujian Nasional Berbasi Komputer

Sebanyak 112 siswa mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasi Komputer (UNBK) di Ruangan Laboratorium SMKN 3 Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (29/1/2019). Simulasi tersebut bertujuan mempersiapkan siswa untuk menghadapi UNBK tahun 2019.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 3 Baleendah

Tedy Haryawan Susanto mengatakan, simulasi yang telah dilakukan selama dua hari tersebut berjalan lancar, baik dari segi teknis maupun pemahaman siswa. “Proses menggungah data ke web UNBK juga sudah dilaksanakan, simulasi pun berjalan lancar,” tutur Tedy saat dihubungi via daring, Selasa (29/1/2019).

Tedy pun mengatakan

proses simulasi pengerjaan soal melalui komputer pernah dilaksanakan sebelumnya, sehingga siswa sudah tidak asing lagi dengan proses tersebut. “Sebelumnya juga mereka pernah melakukan ujian melalui komputer, jadi mereka sudah kenal dan sudah mempraktekannya saat awal naik kelas XII, meskipun berbeda dengan teknis UNBK,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan

jumlah 411 siswa terdiri dari siswa sekolah lain yang ikut melakukan simulasi karena terkendala fasilitas, tepatnya 386 siswa berasal dari SMKN 3 Baleendah dan 25 lainnya adalah siswa SMKN 1 Arjasari. Tedy pun menegaskan, sekolah yang berdiri pada tahun 1968 tersebut pun berkomitmen untuk membantu sekoalah lain yang fasilitas sarana dan prasarana masih dalam tahap pembangunan.

Tedy pun berharap, pelaksanaan UNBK tahun 2019 dapat berjalan maksimal dan optimal. “Dari segi teknis semoga tak ada kendala apapun, dan semoga siswa dapat meraih hasil ujian yang maksimal dan optimal,” pungkasnya.

 

Sumber: https://pengajar.co.id/

HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA

HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA

HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA

HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA
HUBUNGAN AGAMA DAN NEGARA

Hubungan agama dan negara moderen secara teoritis dapat diklasifikasikan kedalam tiga pandangan :

  1. Paradigma Integralistik

Paradigma integralistik hampirsama persis dengan negara pandangan negara teokrasi isalm. Psaradigma ini menganut faham dan konsep agama dan negara merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan. Keduanya merupakan dua lembaga yang menyatu integratif, faham in i juga memberikan penegasan bahwa negara merupakan suatu lembaga politik dan sekaligus lembaga agama, jadi konsep ini menegaskan kembali bahwa Islam tidak mengenal pemisahan antara agama (din) dan politik atau negara (daullah). Dalam pemahaman agama dan negara moderen pola hubunan integaratif ini kemudian melahirkan konsep tentang agama dan negara, yang berarti bahwa kehidupan kebegaraan diatur dengan menggunakan hukum dan prinsip keagamaan, dari sinilah muncul paradigma integralistik indentik dengan faham Islam dan Islam sebagai agama dan negara.

  1. Paradigama Simbiotik

Menurut paradigma simbiotik, hubunagn agama dan negara berada pada posisi saling membutuhkan dan bersifat timbal balik (simbiosis mutualita) dalam pandangan ini, agama membutuhkan negara sebagai instrumen dalam melestarikan dan mengembangkan agama, begitu juga sebaliknya, negara juga memerlukan agama sebagai sumber moral etika dan spiritualitas warganegaranya.

Paradigma ini juga sependapat dengan Ibnu Taimyah yang mengatakan bahwa adanya kekuasaan yang mengatur kehidupan manusia merupakan kewajiban agama yang palin g besar, karena tanpa kekuasaan negara, maka agama tidak bisa berdiri tegak, jadi pendapat Ibnu Taimiya tersebut melegitemasi bahwa anatara agama dan negara merupakan entitas yang berbeda, tetapi saling membutuhkan.

  1. Paradigma Sekularistik

Paradigma sekularistik beranggapan bahwa terjadi pemisahan yang jelas antara agama dan negara. Agama dan negara merupakan dua bentuk yang berbeda dan satu samalain memiliki garapan masing-masing sehingga keberadaannya harus dipisahkan dan tidak boleh satu samalain melakukan interfensi. Negara dalah urusan publik sementara agama merupakan wilayah pribadi masing-masing warga negara itu sendiri.

Sumber: https://sel.co.id/