Pendidikan

Pendidikan

Stadion Pajajaran Bakal Dibenahi Total

Stadion Pajajaran Bakal Dibenahi Total

Stadion Pajajaran Bakal Dibenahi Total

 

Stadion Pajajaran Bakal Dibenahi Total

Usai melakukan peninjauan ke Stadion Pajajaran

Minggu (24/06/2018), Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, saat ini adalah tinggal bagaimana berupaya menambahkan anggaran dari APBD untuk merevitalisasi sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Rumputnya sangat baik, sangat bagus

Tinggal sekarang bagaimana kita menambahkan melalui anggaran APBD untuk membangun jogging track, merapikan tribunnya. Jadi memang PR-nya masih banyak. Saya kira ini baru standar untuk latihan saja,” ucap Bima.

Dikatakannya, bahwa untuk standar latihan sudah diatas rata-rata

Tapi yang diinginkan adalah Stadion Pajajaran ini menjadi tuan rumah pertandingan, menjadi home base Persatuan Sepakbola Bogor (PSB). Maka harus dicarikan sumber anggaran lainnya untuk menyelesaikan revitalisasi tersebut.

“Makanya harus dicari tambahan (anggarannya). Apakah dari pemerintah pusat atau APBD Kota Bogor. Harus diusahakan nanti,” ujarnya.

Mengenai jangka panjang Stadion Pajajaran ini

Bima menuturkan, bahwa stadion kebanggaan Kota Bogor itu harus dibenahi secara keseluruhan. Meski sebenarnya hampir mendapatkan bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hanya saja memang tertunda.

“Mudah-mudahan siapapun yang akan terpilih menjadi gubernur nanti, saya sudah melakukan komunikasi, sehingga bisa mendapatkan tambahan (anggaran) dari provinsi,” pungkasnya.

 

Artikel terkait:

Usai Cuuti Pilkada, Pimpin Operasi Cipta Kondisi

Usai Cuuti Pilkada, Pimpin Operasi Cipta Kondisi

Usai Cuuti Pilkada, Pimpin Operasi Cipta Kondisi

 

Usai Cuuti Pilkada, Pimpin Operasi Cipta Kondisi

Wali Kota Bogor

Setelah resmi kembali menjabat sebagai Wali Kota Bogor setelah masa cutinya berakhir, Bima Arya langsung memimpin apel gabungan dalam rangka operasi cipta kondisi yang berlangsung di Plaza Balaikota Bogor, Minggu (24/06/2018) dini hari.

Pemerintah Kota

Kegiatan operasi cipta kondisi gabungan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor setiap Sabtu malam guna memeriksa titik-titik yang dilaporkan warga Kota Bogor demi menjaga kenyamanan.

“Sistem kita mengatur agar tidak terjadi kekosongan hukum, kekosongan pelayanan, kekosongan kekuasaan. Jadi jam 00.01 WIB saya sengaja datang ke Balaikota untuk memastikan bahwa di Kota Bogor ini ada yang bertanggungjawab,” kata Bima.

Pemilihan Kepala Daerah

Usai melaksanakan cuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 selama 4 bulan, Bima mengungkapkan bahwa ruang kerjanya dijaga dengan baik dan tidak ada yang berubah. “Bahkan saya tadi membuka laci saya, uang sebesar Rp. 2.000 masih ada dan selamat di Balaikota,” ujar Bima.

Tujuan operasi cipta kondisi gabungan yang dilaksanakan, Bima secara tegas ingin memastikan tidak ada pelanggaran-pelanggaran hukum dan pembiaran-pembiaran. “Pada intinya jangan sampai pembiaran yang terus berlanjut,” tegasnya.

Saat memimpin operasi

Bima Arya menyisir warung di kawasan ruko Bubulak Nomor 2 di jalan KH. Abdullah bin Nuh dan didapati kurang lebih 100 botol minuman keras (miras), miras yang dikemas dalam dirigen dan plastik (ciu) bahkan diwadah ember, kemudian langsung diamankan petugas Satpol PP Kota Bogor dan pemilik warung langsung dicatat identitasnya untuk ditindaklanjuti.

Kemudian Bima

Kemudian Bima mendatangi warung-warung di jalan Mayjen Ishak Juarsa, Gunung Batu. Ia kembali menemukan beberapa botol miras dan ciu yang dijual. Temuan tersebut langsung diamankan petugas Satpol PP Kota Bogor.

Hadir mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya dalam operasi tersebut, para kepala OPD di lingkungan Pemkot Bogor, para Camat dan Dandim 0606 Kota Bogor serta para personil TNI, Kepolisian, Satpol PP, Dishub dan perwakilan dinas terkait.

Sumber: http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/teks-editorial-dan-contohnya/

Kembali Bertugas Sebagai Wali Kota Bogor

Kembali Bertugas Sebagai Wali Kota Bogor

 Kembali Bertugas Sebagai Wali Kota Bogor

 

 Kembali Bertugas Sebagai Wali Kota Bogor

Usai menjalani cuti Pemilihan Kepala Daerah

Usai menjalani cuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 selama kurang lebih 4 bulan, Minggu (24/06/2018) dini hari, tepatnya pukul 00.00 WIB, Bima Arya kembali melaksanakan tugasnya sebagai Wali Kota Bogor. Kembalinya Bima menjalankan tugas sebagai Wali Kota Bogor diawali prosesi serah terima di Plaza Balaikota Bogor.

Bima Arya dengan Sekretaris Daerah

Prosesi serah diterima dilakukan secara simbolis antara Bima Arya dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat berupa penyerahan kunci ruang kerja Wali Kota Bogor.

Organisasi Perangkat Daerah

Penyerahan disaksikan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, diantaranya Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rakhmawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Elia Buntang, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samson Purba, Kasatpol PP Herry Karnadi dan para Camat. Tidak ketinggalan Wakapolresta Bogor Kota AKBP Rantau Isnur Eka dan Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Arm Doddy Suhadiman turut hadir.

Organisasi Perangkat Daerah

Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat yang langsung menerima dan menyerahkan kunci menyampaikan selamat datang dan bertugas kembali kepada Bima Arya sebagai Wali Kota Bogor.

“Mudah-mudahan semua kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan memberikan manfaat bagi warga Kota Bogor. Terlepas dari dinamika yang ada, kami mencoba menginstruksikan rekan-rekan ASN untuk tetap netral. Harapan kami seluruh proses pembangunan yang sudah sangat baik, bisa kembali ditata dan melanjutkan mimpi kita membuat Kota Bogor menjadi kota jasa yang nyaman dan aman bagi semua,” ungkap Ade.

Sementara itu

Wali Kota Bogor Bima Arya usai menerima kunci mengucapkan terima kasih selama dirinya cuti jajaran Pemkot Bogor tetap menjaga kondusifitas Kota Bogor dan menjalin komunikasi dan koordinasi dengan sangat baik dengan seluruh jajaran Muspida Kota Bogor serta memberikan pelayanan publik dengan maksimal.

“Insya Allah kedepan saya akan melanjutkan dan menuntaskan pekerjaan saya hingga 7 April 2019 berdasarkan undang-undang dan sumpah jabatan saya sebagai Wali Kota Bogor. Insya Allah mulai detik ini juga kita bersama-sama kembali menunaikan tugas melayani warga Kota Bogor,” tegas Bima.

 

Sumber: http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/gambar-jaringan-tumbuhan-dan-contohnya/

Pengertian Puisi Lama, Ciri, Jenis dan Contohnya

Pengertian Puisi Lama, Ciri, Jenis dan Contohnya

Pengertian Puisi Lama, Ciri, Jenis dan Contohnya

Pengertian Puisi Lama, Ciri, Jenis dan Contohnya
Pengertian Puisi Lama, Ciri, Jenis dan Contohnya

Pengertian Puisi Lama

Puisi usang yaitu jenis puisi yang mempunyai hukum dan bermakna. Puisi usang telah ada semenjak zaman dulu dan sering digunakana dikala upacara adat. Aturan pada puisi usang berafiliasi dengan keterikatannya pada umlah kata dalam satu baris, jumlah baris dalam satu bait (bisa 2,4 ataupun lebih), banyaknya suku kata, rima dan juga irama.

Ciri-Ciri Puisi Lama

Adapun ciri-ciri puisi usang yaitu:

  • Merupakan karya turun menurun dan tidak diketahui siapa pengarangnya.
  • Merupakan sastra lisan lantaran disampaikan dari verbal ke mulut
  • Terlihat kaku, lantaran puisi usang sangat terikat dengan aturan.

Jenis-Jenis Puisi Lama

Adapun jenis puisi usang diantaranya:

Syair
Syair berasal dai Arab. Ciri khas dari syair yaitu terdiri dari empat baris dalam satu bait dengan sajak a-a-a-a. Syair ini berisi wacana kisah dengan nasehat didalamnya. Berikut ini pola Syair

Wahai engkau para pemuda,
Engkaulah pewaris bangsa,
Giatlah mencar ilmu sepanjang masa,
Untuk membangun bangsa negara,
Ilmu bukanlah untuk harta semata,
Ilmu tak akan lekang oleh usia,
Sebab ilmu akan membuatmu terjaga,
Dan ilmu akan membuatmu dewasa,
Belajarlah tanpa malas,
Hormatilah semua penghuni kelas,
Masa depan perlu kerja keras,
Kalau perlu energi terkuras,
Hormatilah para guru,
Pandanglah sebagai orang tuamu,
Ilmu senantiasa akan masuk dalam kalbu,
Bersama berkah untuk jiwamu.

Pantun
Pantun berasal dari bahasa minangkabau “Patuntun” yang berarti penuntun. Sebutan untuk pantun berbeda-beda disetiap tempat diantaranya Parikan (Jawa), Paparikan (Sunda) dan Umpasa (Batak). Pantun sering dipakai dalam upacara atau untuk komunikasi. Ciri-ciri pantun yaitu:

Terdiri atas 4 larik atau empat baris dalam setiap bait.
Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata.
Bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a
Baris pertama dan kedua disebut sampiran
Baris ketiga dan keempat disebut isi
Terdapat banyak sekali jenis pantun, berdasarkan isinya pantun terdiri dari pantun anak, pantun muda mudi, pantun nasehat, pantun teka-teki dan pantun jenaka. Berikut ini pola pantun:

Buah lemon buah pepaya
Tapi membeli buah durian
Cobalah terka wahai saudara
Makin diisi kok makin ringan (Balon)

Seloka
Seloka yaitu jenis puisi Melayu, ini juga disebut dengan pantun berkait lantaran terdiri dari satu bait atau lebih yang masih terkait. Seloka berisi sindiran, ejekan, atau senda gurau yang dinyatakan dalam perumpamaan.Ciri seloka yakni bait kedua dan keempat pada bait pertama dipakai pada baris pertama dan ketiga pada bait selanjutnya. Berikut ini pola seloka:

Jalan-jalan ke kota batik
Naik motor milik si Aan
Jikalau engkau berkendara dengan baik
Supaya selamat hingga tujuan
Naik motor milik si Aan
Siang-siang kena panas
Supaya selamat sampat tujuan
Taatilah kemudian lintas
Siang-siang kena panas
Pakai payung tutup kepala
Taatilah kemudian lintas
Agar berkah bagi semua

Gurindam
Gurindam yaitu jenis puisi usang yang berasal dari Tamil (India) yang berisi wacana nasihat, dengan hukum setiap bait terdiri atas 2 baris dan bersajak a-a. Berikut ini pola gurindam:

Ketika muda malas sembahyang
Masa bau tanah sanggup terguncang
Siapa tidak hormat orang tua
Akan jauh dari busuk surga
Kalaulah engkau banyak tidur
Banyak rezeki jadi terkubur
Jika suami berhati kufur
Keluarga idaman niscaya terkubur

Karmina
Karmina atau pantun kilat ini merupakan jenis puisi yang identik fengan pola sajak lurus yaitu a-a. Karmina biasanya dipakai untuk menyindir. Berikut pola karmina:

Dahulu beras kini ketupat
Orang pemerat tersiksa si akhirat
Buah durian tajam berduri
Baca Al Alquran tenangkan hati
Ikan salem beli di pasar
Pipi tembem buatku gusar
Pergi ke bahari asin airnya
Nyali menciut lantaran beliau menyapa

Mantra
Jenis puisi usang ini sering dikaitkan dengan hal-hal ghaib. Mantra mempunyai rima dan irama dan bersifat misterius. Bahasa yang dipakai dalam mantra biasanya bermajas metafora dan bersifat esoferik yaitu bahasa khusus yang dipakai antara pembicara dan lawan bicara. Berikut ini pola mantra:

Sihir lontar pinang lontar
terletak diujung bumi
Setan buta jembalang buta
saya sapa tidak berbunyi

Talibun
Talibun ini menyerupai dengan pantun yakni mempunyai sampiran dan isi, yang membedakannya talibun mempunyai banyak baris yaitu sekitar 6-12 baris. Jumlah baris talibun harus berjumlah genap. Dalam talibun, setengahnya merupakan sampiran dan setengahnya lagi merupakan isi. Misalnya, apabila talibun berisi 6 baris maka 3 baris pertama yaitu sampiran dan 3 baris selanjutnya yaitu isi dengan sajak a-b-c-a-b-c. Berikut ini pola talibun:

Duduk berpangku menatap purnama
Anak tertawa sambil berlari
Aku pun telah hilang kuasa
Menangkap pesan yang tersirat
Anak cucu hormatilah mama
Agar hilang semua duri
Jangan hingga berbuat dosa
Dan selamat kelak di akhirat

Baca Artikel Lainnya:

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya
Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Bentuknya

Distikon

Distikon yakni jenis puisi yang terdiri atas dua baris dalam tiap baitnya.berikut pola distikon:

Pandanglah mata ibumu
Sayu namun penuh kasih sayang
Pandanglah mata ayahmu
Tegas namun penuh kasih sayang
Untukmu…mereka berjuang
Agar kelak kau sukses dunia akhirat

Terzina

Terzina yakni jenis puisi yang terdiri atas tiga baris dalam tiap baitnya. Berikut ini pola terzina:

Ayah…
Tajamnya matamu menyiratkan kekuatan
Dalam mendidik kami untuk tegap
Ayah..
Otot tanganmu tak pernah lelah
Membimbing kau selalu maju ke depan
Terima kasih slalu kuucapkan
Atas semua pengorbanan dan letihmu
Semoga Tuhan selalu menjagamu

Quatrain

Quatrain yakni jenis puisi yang terdiri atas empat baris dalam tiap baitnya. Berikut ini pola Quatrain:

Mulai menyeruak pelan
Kenangan masa kecil dulu
Mulai teringat pasti
Peluhmu untuk tawaku
Kini semua tak serupa
Tawamu bahkan tak sanggup kuperjuangkan
Tawamu tak sanggup kepandang
Oh Ibuku tersayang

Kuint

Kuint yakni jenis puisi yang terdiri atas lima baris dalam tiap baitnya. Berikut ini pola Kuint:

Detak jantungmu mengubah hidupku
Gerakan halusmu menyeruak jiwaku
Tendangan kencangmu menengok dunia
Selamat datang..
Putri kecilku

Sektet

Sektet yakni jenis puisi yang terdiri atas enam baris dalam tiap baitnya. Berikut ini pola Sektet:

Bangunan reot kayu tua
Atap jerami yang mulai tertembus
Pintu yang tak lagi rapat
Tanpa jendela melihat dunia
Rintikan hujan tak lagi sanggup dibendung
Rumahku kenanganku

Septime

Septime yakni jenis puisi yang terdiri atas tujuh baris dalam tiap baitnya. Berikut ini pola Septime:

Akankah datang…
Pagi esok dengan embun di atas daun
Sapaan halus dari bibir kecilmu
Rengkuhan manja dari tangan kecilmu
Langkah terhuyung namun semangat
Suaramu yang selalu memanggilku
Ibu..

Oktaf/Stanza

Oktaf/stanza yakni jenis puisi yang terdiri atas delapan baris dalam tiap baitnya. Berikut ini pola Oktaf/stanza:

Selama langit masih biru
Selama awan masih putih
Selama matahari masih bersinar
Selama siang berganti malam
Selama bintang bersama bulan
Kupanjatkan selalu doaku
Semoga kau sehat selalu
Oh Ayah Ibu.. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/tabel-sistem-periodik-unsur-kimia-dan-gambar-hd/)

Soneta

Soneta adalahjenis puisi yang terdiri atas empat belas baris dan terbagi menjadi dua. Dua bait pertama berisi empat baris, dan dua bait kedua berisi tiga baris. Soneta berbeda dengan puisi gres lainnya. Perbedaan tersebut terletak pada ketidakbebasannya dalam hal rima. Rima bait pertama sama dengan rima bait kedua. Sedangkan pola rima bait ketiga sama dengan rima bait keempat. Berikut ini pola soneta:

Siapa saya ini (a)
Hamba yang tak rajin sembahyang (b)
Tapi menuntut berumur panjang (b)
Tak tahu aib diri ini (a)
Ingin sanggup selalu bangun (a)
Ingin selalu dipandang orang (b)
Banyak rizki tanpa jauh dari sangkar (b)
Ingin semua serba niscaya (a)
Siapa saya ini (a)
Tanpa ada lapang dada hati (a)
Dan berserah diri (a)
Ampunilah saya Ya Tuhan (c)
Hamba yang selalu meminta kelebihan (c)
Tanpa ada dalam diri suatu kebaikan (c)

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya

Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya
Jenis-Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya

Balada

Balada yakni jenis puisi gres yang berisi kisah dan dongeng tertentu. Balada terdiri atas 3 bait dengan tiap bait terdiri atas 8 baris dan berima a-b-a-b-c-c-b kemudian beralih jadi berima a-b-a-b-b-c-c-b-c. Berikut ini pola Balada:

Balada Ibu yang dibunuh
karya WS Rendra

Ibu musang di lindung pohon renta meliang
Bayinya dua ditinggal mati lakinya.
Bualan sabit terkait malam memberita datangnya
Waktu makan bayi-bayinya mungil sayang.
Matanya berkata pamitan, bertolaklah ia
Dirasukinya dusun-dusun, semak-semak, taruhan harian atas nyawa.
Burung kolik menyanyikan informasi panas dendam warga desa
Menggetari ujung bulu-bulunya tapi dikibaskannya juga.
Membubung juga nyanyi kolik hingga mati tiba-tiba
Oleh lengking pekik yang lebih menggigitkan pucuk-pucuk daun
Tertangkap musang betina dibunuh esok harinya.
Tiada pulang ia yang mesti rampas rejeki hariannya
Ibu yang baik, matinya baik, pada bangkainya gugur pula dedaun tua.
Tiada tahu akan meraplah kolik meratap juga
Dan bayi-bayinya bertanya akan bunda pada angin tenggara
Lalu satu saat di pohon renta meliang
Matilah belum dewasa musang, mati dua-duanya.
Dan jalannya semua peristiwa
Tanpa pinjaman satu dosa, tanpa.

Hymne

Hymne yakni jenis puisi gres yang berisi kebanggaan untuk tuhan, dewa, pahlawan, tanah air atau almamater dalam dunia sastra. Namun kini, hymne menjadi puisi yang dinyanyikan. Berikut ini yakni pola Hymne (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)

Ya Tuhan kami
Kami telah terpuruk dalam lautan dosa
Detik menit jam kami terendam dalam dosa
Pikiran yang mendua
Hati yang beku
Ampunilah kami

Ya Tuhan kami
Ya Tuhan
Telah kotor setiap inci daging ini
Telah hina diri ini
Menyalahgunakan karunia-Mu
Mengkufurkan nikmat-Mu
Semoga Kau tuntun kami kembali
Ke jalan kebenaran-Mu
Ke jalan lurus-Mu
Sebelum Kau panggil kami kembali
Ke alam kekal-Mu
Amin

Ode

Ode yakni jenis puisi yang berisi wacana sanjungan atau pujian. Kata-kata yang dipakai elok namun resmi. Berikut ini pola ode:

Guruku…
Cahaya dalam kegelapanku
Pengisi semua kekosonganku
Penyejuk kelayuan hatiku
Kau sirnakan segala kebodohan
Kau terangi setiap sisi jiwa
Kau terjang segala pandang negatif
Sungguh mulia hatimu
Sungguh besar pengorbananmu
Sungguh tak ternilai keikhlasanmu
Jasamu bagai emas mulia
Tak kan terganti hingga ajal menjemput
Tak kan tertutup oleh keburukan dunia
Guruku…
Terima kasihku dari dalam lubuk hatiku

Epigram

Epigram yakni puisi yang berisi wacana tuntunan dalam hidup. Berikut ini pola epigram:

Hari itu tak ada kawasan berlari
Tak ada kawasan bersembunyi
Tak ada memohon belas kasih
Semua sudah menyatu
Amal satu-satunya penolong
Amal satu-satunya cahaya
Merintih tiada berarti
Menyesal tiada berguna
Barulah sadar dunia yang fana

Epigram diatas berisi wacana pengingat untuk bersedekah selagi masih hidup.

Romansa

Romansa yakni salah satu jenis puisi gres yang berisi wacana luapan rasa cinta dan kasih. Berikut ini yakni pola romansa:

Kisah ini hanya kau dan aku
Tak ada ketiga, keempat, kelima
Aku yakni kau
Kau yakni aku
Senyummu yakni bahagiaku
Tangismu yakni laraku
Citamu yakni wajibku
Karena kau…
Adalah tulang rusukku

Elegi

Elegi yakni jenis pusisi gres yang berisi wacana luapan perasaan kesedihan. Puisis ini bertujuan untuk mengungkapkan perasaan murung cita, sedih, rindu terutama alasannya yakni kepergian seseorang atau penyesalan dimasa lalu. Berikut ini pola elegi:

Dalam erangan jiwa
Aku menangis mengingat-Mu
Dalam pilunya hati
Aku bersujud kepada-Mu
Dalam ratap tangisku
Aku berserah kepada-Mu
Renungi semua dosa dan khilaf
Takutku dan sesalku
Merangkai doa selalu kupanjatkan
Ya Tuhan…
Ampunilah dosaku
Ampunilah khilafku

Satire

Satire yakni jenis puisi gres yang isinya memuat wacana sindiran kepada penguasa/orang yang mempunyai posisi/jabatan. Salah satu sastrawan yang populer dengan sarirenya yaitu WS Rendra. Berikut ini pola Satire :

Lihatlah kami
Peluh dan keringat yakni mitra kami
Banting tulang yakni kesetiaan kami
Kekurangan yakni kelebihan kami
Penderitaan yakni keseharian kami
Tapi lihatlah dirimu
Tertawa di atas peluh keringat kami
Bersantai di atas remuknya tulang kami
Berfoya di atas kekurangan kami
Kau curi semua hak kami
Kau curi sesuap nasi kami
Kau berlimpah harta atas nama kami
Kau berjanji atas nama kami
Kami hanya cukup diam
Di atas sajadah kami
Semoga Tuhan membalas kezhaliman ini

Pengertian Umum Konduksi

Pengertian Umum Konduksi

Pengertian Umum Konduksi

Pengertian Umum Konduksi
Pengertian Umum Konduksi

Secara umum Pengertian Konveksi adalah

Perpindahan kalor dengan zat penghantar disertai dengan adanya perpindahan bagian-bagian zat itu dan Pengertian Konduksi adalah perpindahan kalor dengan zat penghantar yang tanpa disertai perpindahan bagian-bagian zat itu. Sedangkan Pengertian Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa membutuhkan zat perantara.

Konveksi

Umumnya zat penghantar yang digunakan adalah berupa zat cair dan gas. Kalor yang berpindah karena adanya aliran zat dipanaskan merupakan akibat dari perbedaan massa jenis atau berat jenis. Massa jenis bagian yang dipanaskan lebih kecil dibandingkan dengan massa jenis bagian yang tidak dipanaskan. Contoh Konveksi ialah memanaskan air menggunakan panci sampai mendidih. Peristiwa sehari-hari yang berhubungan dengan konveksi kalor adalah terjadinya angin darat dan angin kalor.

Konduksi

Perpindahan kalor dengan menggunakan cara konduksi, umumnya terjadi pada zat padat. Zat yang dapat menghantarkan kalor dengan sempurna disebut dengan konduktor, misalnya pada berbagai jenis logam. Sedangkan penghantar logam yang buruk disebut dengan isolator yang terdiri dari benda-benda non logam. Contoh Konduksi ialah memanaskan sebatang besi dengan api. Jika salah satu ujung dipanaskan dan ujung yang satunya dipegang, maka semakin lama ujung yang dipegang akan semakin panas. Jadi, dapat dikatakan bahwa kalor (panas) dapat berpindah dari ujung yang satu ke ujung yang dipegang jika dipanaskan.

Radiasi

Pancaran kalor yang hanya terjadi di dalam gas atau pada ruang hampa, seperti penghantaran panas matahari ke bumi dengan ruang hampa udara. Untuk mengetahui adanya pancaran kalor, alat yang digunakan adalah termoskop. Termoskop diferensial digunakan dalam menyelidiki sifat pancaran diberbagai permukaan. Contoh Radiasi adalah perpindahan panas dari cahaya matahari ke bumi. Radiasi kalor dapat terjadi jika lampu pijar listrik sedang menyala dan api unggun sedang menyala. Dimana disaat kita berada di dekat api unggun, tubuh akan merasa hangat, hal ini terjadi karena terdapat radiasi kalor yang dipancarkan api unggun.

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari serta contohnya

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari serta contohnya

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari serta contohnya

Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari serta contohnya
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari serta contohnya

Peran serta warga negara Indonesia

Dalam upaya yang mempertahankan Pancasila dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika Pancasila tidak dapat menyentuh kehidupan nyata dan kita tidak dapat merasakan wujudnya dalam kehidupan sehari-hari kita maka lambat laut Pancasila akan luntur , Maka dari itu perlu kita mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kita agar Pancasila tidak akan luntur sampai kapanpun, sehingga Pancasila tidak menjadi sebuah dokumen negara yang tertulis dalam buku-buku sejarah Indonesia.

Perilaku mengamalkan Pancasila ada banyak cara.

Contoh-contoh dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dalam memberikan perilaku sesuai dengan keluhuran nilai-nilai Pancasila dalam berbagai kehidupan. Manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sering menghadapi permasalahan yang datang, begitu juga dengan masyarakat indonesia. Oleh karena itu, bangsa Indonesia memerlukan pandangan hidup yang tepat untuk mempersatukan perbedaan sehingga permasalahan dapat dihadapi bersama, maka perlunya usaha untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara dan dasar negara.

Contoh Sikap Positif terhadap Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari adalah sebagai berikut :

1. Sikap Positif di Lingkungan Keluarga
Di lingkungan kehidupan keluarga, misalnya tiap anggota keluarga memiliki tekat dalam mengamalkan melalui sikap-sikap antara lain sebagai berikut..
  • Berperilaku hidup sederhana
  • Menjaga kerukunan dalam keluarga
  • Selalu tekun dalam beribadah
  • Dapat bertenggang rasa pada kesusahaan anggota keluarga yang lain
  • Selalu menjunjung tinggi musyawarah mufakat dalam menyelesaikan persoalan keluarga

Sikap Positif di Lingkungan Masyarakat

Di lingkungan kehidupan masyarakat, misalnya tiap warga masyarakat bertekad dalam melakukan sikap-sikap yang mencerminkan pengalaman kita terhadap Pancasila antara lain sebagai berikut…
  • Tidak menggunakan hak milik dalam memeras orang lain
  • Bergotong royong mendirikan gardu pos ronda
  • Membersihkan sampah dan menertipkan saluran pembuangan air disertai pembiayaan yang dipikul secara bersama-sama
  • Mencegah pencemaran lingkungan  dan bahaya kebakaran, serta menggalakkan penghijauan
  • Saling menghormati satu sama lain demi terciptanya kerukunan.

Sikap Positif di Lingkungan Sekolah

Di lingkungan kehidupan sekolah, misalnya tiap warga sekolah memiliki tekat mengamalkan Pancasila melalui sikap-sikap antara lain sebagai berikut…
  • Rajin dalam belajar untuk meraih prestasi
  • Selalu mengikuti upacara bendera dengan tertip
  • Menghormati guru dan sesama teman
  • Selalu disiplin dalam mematuhi tata tertip sekolah
  • Aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah

Sikap Positif di Lingkungan Berbangsa dan Bernegara

Di lingkungan kehidupan berbangsa dan bernegara, misalnya tiap warga negara Indonesia memiliki tekat mengamalkan Pancasila dengan sikap-sikap antara lain sebagai berikut…
  • Menaati dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Membayar pajak tepat waktu dengan sesuai peraturan yang berlaku
  • Mencintai dan membina persatuan dan kesatuan bangsa
  • Selalu memihak dan membela negara-negara yang berjuang untuk memperoleh kemerdekaannya
  • Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa dengan membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, warna kulit, jenis kelamin, dan kedudukan sosial
  • Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/jaring-jaring-kubus/ 

Pers Demokrasi Liberal Secara umum (Liberal Democration Press)

Pers Demokrasi Liberal Secara umum (Liberal Democration Press)

Pers Demokrasi Liberal Secara umum (Liberal Democration Press)

Pers Demokrasi Liberal Secara umum (Liberal Democration Press)
Pers Demokrasi Liberal Secara umum (Liberal Democration Press)

Secara umum, Sistem Pers Demokrasi Liberal adalah

Sistem yang memberikan kebebasan seutuhnya yang dijamin keberadaan dengan selaras paham liberalis. Dalam negara yang menganut paham liberal, pers dapat berkembang dengan pers sebebas-bebasnya (mutlak). Wartawan surat kabar dapat menulis berita secara bebas yang biasanya dapat berbeda dari cermin kepentingan masyarakat atau pemerintah.

Ciri-Ciri Sistem Pers Demokrasi Liberal

Berkaitan dengan ciri-ciri yang merdeka (libertarian), Krisna harahap menjelaskan lebih lanjut mengenai ciri-ciri sistem pers demokrasi liberal. Ciri-Ciri Sistem Pers Demokrasi Liberal adalah sebagai berikut.

  • Tidak adanya batasan hukum dalam upaya pengumpulan informasi yang digunakan untuk kepentingan publikasi.
  • Penerbitan dan pendistribusian terbuka bagi setiap orang tanpa memerlukan izin atau lisensi
  • Kecaman yang dilakukan pemerintah, pejabat, atau partai politik tidak dapat dipidana
  • Publikasi yang dilakukan secara bebas dari penyensoran pendahuluan
  • Wartawan memiliki otonomi profesional dalam organisasi mereka.
  • Tidak ada kewajiban dalam mempublikasikan segala hal
  • Publikasi kesalahan dan kebenaran dilindungi yang berkaitan mengenai opini dan keyakinan

Tugas Sistem Pers Demokrasi Liberal

Menurut Krisna Harahap tentang konsep libertarian bahwa pers mempunyai tugas-tugas. Tugas-tugas sistem pers demokrasi liberal adalah sebagai berikut.
  • Menjaga hak warga negara
  • Memberikan pelayanan bagi kehidupan ekonomi (iklan)
  • Memberikan pelayanan bagi kehidupan politik
  • Mencari keuntungan (demi kelangsungan hidupnya)
  • Memberikan hiburan

Dalam Pers Liberalis dimodali oleh pemerintah dan swasta, atau dapat pula berasal dari salah satunya. Kontrol sosial benar berlaku secara bebas. Berita atau ulasan di media massa dapat berupa kritik tajam, baik itu untuk perseorangan, lembaga, maupun juga pemerintah. Dengan demikian, sistem pers liberalis, umumnya tidak mencerminkan kepentingan pemerintah negaranya. Sistem Pers Liberalis berada/ berlaku di negara-negara seperti Inggris, Australia, dan yang menganut paham liberal.

Sistem Pers Indonesia

Sistem pers Indonesia memiliki kekhasan karena ideologi dan falsafah negara Indonesia yakni Pancasila dan budaya masyarakat Indonesia yang khas pula. Selanjutnya sistem pers Indonesia disebut sebagai Pers Pancasila, sebagaimana yang selalu dikatakan oleh Menteri Penerangan RI pada saat itu beserta jajarannya, yang juga disepakati oleh insan pers Indonesia.

Media massa Indonesia sebagai suatu sistem, terkait dengan aspek-aspek lainnya yang tertuang dalam Keputusan Dewan Pers No. 79/XIV/1974 yang intinya mengemukakan bahwa kebebasan pers (media massa) Indonesia berlandaskan pada hal-hal:

Idiil: Pancasila

Konstitusional: Undang-undang dasar 1945 dan Ketetapan-ketetapan MPR.
Strategis: Garis-Garis Besar Haluan Negara
Yuridis: Undang-undang Pokok Pers No. 21 Tahun 1982. (Masa mendatang ditambah dengan Undang-Undang Penyiaran yang sedang dalam proses “pembuatan”.
Kemasyarakatan: Tata nilai sosial yang berlaku pada masyarakat Indonesia.
Etis: Norma-norma kode etik profesional.

Pers Indonesia memunyai kewajiban:

  • Mempertahankan, membela mendukung dan melaksanakan Pancasila dan UUD ’45 secara murni dan konsekuen;
  • Memperjuangkan pelaksanaan Amanat Penderitaan Rakyat yang berlandaskan Demokrasi Pancasila:
  • Memperjuangkan kebenaran dan keadilan atas dasar kebebasan pers;
  • Membina persatuan dan menentang imperialisme, kolonialisme, neokolonialisme, feodalisme, liberalisme, komunisme, dan fasisme/diktator;
  • Menjadi penyalur pendapat umum yang konstruktif dan progresif-revolusioner (UU Pokok Pers No. 11 Tahun 1982 Pasal 2).

Kebebasan pers Indonesia dijamin oleh Pasal 28 UUD 45 yang intinya mengemukakan bahwa setiap warga negara Indonesia bebas mengeluarkan pendapat, baik lisan maupun tulisan. Dengan demikian setiap warga negara memunyai hak penerbitan pers asal sesuai dengan hakikat Demokrasi Pancasila (UU Pokok Pers No. 11 Tahun 1982).

Kebebasan pers Indonesia adalah kebebasan yang bertanggung jawab yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Misalnya setiap pemberitaan atau jenis pesan komunikasi lainnya tidak boleh menyinggung “SARA” (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan) yang pada akhirnya akan menimbulkan keresahan masyarakat dan memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal lainnya yang tidak boleh dilakukan adalah menghina Kepala Negara dan menghina aparatur pemerintah yang sedang bertugas. Apabila media massa melakukan pelanggaran, maka pemimpin redaksi tersebut akan dapat diajukan ke pengadilan.

Disamping sebagai sarana untuk memberi informasi, memberi pendidikan dan hiburan, pers Indonesia juga memunyai hak kontrol, kritik dan koreksi yang bersifat korektif dan konstruktif (UU Pokok Pers No. 11 Tahun 1982 Pasal 3). Pers setelah reformasi mengacu kepada Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Kanker Penyakit Yang Paling Mahal

Kanker Penyakit Yang Paling Mahal

 

Kanker Penyakit Yang Paling Mahal

 

Kanker di urutan Pertama

Kanker ternyata menjadi penyakit urutan pertama yang membuat pasiennya menjadi “kantong kering” alias bangkrut. Dalam konferensi global para ahli kanker di China minggu ini, para ahli juga menyatakan penyakit kanker sebagai penyebab utama kematian.

Dalam laporan para ahli yang tergabung dalam American Cancer Society disebutkan, kanker mengurangi produktivitas penderitanya jauh lebih banyak dibanding AIDS, malaria, flu, dan penyakit lain yang menular dari orang ke orang.

Menurut Rachel Nugent dari Center for Global Development,

penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung dan diabetes menyebabkan 60 persen kematian di seluruh dunia, namun dana yang diperuntukkan untuk menanggulanginya tidak sampai 3 persen.

“Memang tidak seharusnya dana yang dipakai untuk memerangi penyakit menular dikurangi, namun jumlah yang diberikan untuk mengatasi kanker tidak sebanding dengan akibat yang ditimbulkan penyakit tersebut,” kata Dr.Otis Brawle dari lembaga riset kanker, AS.

Berbeda dengan penyakit jantung yang kebanyakan menyerang orang-orang berusia lanjut, kanker seringkali menyerang orang yang masih dalam usia produktif.

Biaya ekonomi untuk penyakit kanker adalah :

mencapai 895 miliar dollar AS di tahun 2008 atau setara dengan 1,5 persen dari produk domestik bruto dunia. Jumlah itu meliputi kecacatan dan usia yang hilang, tidak termasuk ongkos pengobatan penyakit.

Badan kesehatan dunia sejak lama telah memprediksi kanker akan mengambil alih penyakit jantung sebagai penyebab utama kematian di dunia. Tahun 2008, 7,6 juta orang meninggal akibat kanker dan 12,4 kasus baru didiagnosa setiap tahunnya.

Penyebab Peningkatan Penyakit kronis

Penggunaan tembakau dan obesitas diyakini menjadi penyebab peningkatan kasus penyakit kronis sedangkan vaksin dan terapi perawatan yang semakin baik membuat angka penyakit infeksi terus menurun. Karena itu, PBB saat ini terus mendorong perhatian berbagai pihak akan penyakit-penyakit tidak menular yang terus meningkat.