Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Indonesia

Pendidikan

 Pelaksanaan Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Indonesia Pemilu 1995 Pemilihan Umum Indonesia 1955 adalah pemilihan umum pertama di Indonesia dan diadakan pada tahun 1955. Pemilu ini sering dikatakan sebagai pemilu Indonesia yangpaling demokratis. Pemilu tahun 1955 ini dilaksanakan saat keamanan negara masih kurang kondusif; beberapa daerah dirundung kekacauan oleh DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) khususnya pimpinan Kartosuwiryo.

Zaman Demokrasi Terpimpin  (1959-1965)

Pendidikan

Zaman Demokrasi Terpimpin  (1959-1965)           Sesudah mencabut maklumat pemerintah November 1945 tentang kebebasan mendirikan partai , presiden soekarno mengurangi jumlah partai menjadi 10. Kesepuluh ini antara lain : PNI, Masyumi,NU,PKI, Partai Katolik, Partindo,Partai Murba, PSIIArudji, IPKI, dan Partai Islam, kemudian ikut dalam pemilu 1971 di masa orde baru. Di zaman demokrasi terpimpintidak diadakan pemilihan umum. Zaman Demokrasi

 Sistem Perwakilan Berimbang atau Sistem proporsional

Pendidikan

 Sistem Perwakilan Berimbang atau Sistem proporsional Sistem ini dianut oleh Indonesia. Pemilu tidaklah langsung memilih calon yang didukungnya, karena para calon ditentukan berdasarkan nomor urut calon-calon dari masing-masing parpol atau organisasi social politik (orsospol). Para pemilih adalah memilih tanda gambar atau lambing sustu orsospol. Perhitungan suara untuk menentukan jumlah kursi raihan masing-m,asing orsospol, ditentukan melalui

UUD KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN

UUD KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN

Pendidikan

UUD KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Sistem perpajakan di Indonesia mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Sistem perpajakan yang lama dirasakan sudah tidak sesuai lagi dengan tingkat kehidupan sosial ekonomi masyarakat Indonesia. Undang – Undang mengenai Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan telah mengalami perubahan sebanyak tiga kali. Perubahan tersebut dimaksudkan untuk lebih memberikan

TEORI AKUNTANSI ISLAM

TEORI AKUNTANSI ISLAM

Pendidikan

TEORI AKUNTANSI ISLAM A. Pengertian Akuntansi Teori merupakan rumusan hubungan prinsip-prinsip dari suatu fenomena, dan hubungan antar prinsip tersebut telah dilakukan pengujian. Teori merupakan suatu pengetahuan yang didalamnya mengandung B. Pengertian Akuntansi Islam dan Teori Akuntansi Islam Akuntansi adalah proses yang memberikan informasi kinerja suatu entitas dalam bentuk informasi keuangan. Akuntansi Islam dapat didefinisikan sebagai

Konsep Harta dan Kehidupan

Konsep Harta dan Kehidupan

Pendidikan

Konsep Harta dan Kehidupan A. Tujuan Hidup Dalam Agama Islam Allah menciptakan alam semesta yang luasnya tidak terbatas. Yang di dalamnya terdapat banyak galaksi yan merupakan kumpulan planet. Bumi terletak di dalam Galaksi Bima Sakti. Manusia merupakan mahluk Allah yang hidup di bumi dan sekaligus menjadi khalifah. Bumi dipilih karena memiliki kelayakan syarat-syarat kehidupan seperti

Pengaruh aspek internasional terhadap aspek mikro perusahaan

Pendidikan

Pengaruh aspek internasional terhadap aspek mikro perusahaan Suatu perusahaan memegang peranan penting sebagai pelaku dalam perdagangan internasional. Berikut ini ialah mengenai pengaruh-pengaruh ekonomis yang akan digolongkan menjadi tiga, yaitu: Pengaruh pada konsumsi masyarakat Pengaruh pada produksi Pengaruh pada distribusi pendapatan masyarakat Ditinjau dari aspek mikro, pengaruh ekonomi internasional khususnya keuangan internasional dapat diilustrasikan dengan uraian dan

Pengaruh aspek internasional terhadap keseimbangan Supply dan Demaind

Pendidikan

Pengaruh aspek internasional terhadap keseimbangan Supply dan Demaind Secara teoritis, harga sangat mempengaruhi permintaan dan penawaran barang. Apabila harga naik, maka permintaan terhadap barang itu cenderung berkurang sedangkan penawarn cederung bertambah.[1] Sebaliknya apabila harga turun, maka permintaan cenderung bertambah sedangkan penawaran cenderung berkurang. keseimbangan ekonomi nasional suatu negara dapat dirumuskan sebagai suatu keseimbangan antara jumlah barang atau jasa yang

Akhlak Terhadap Kaum Lemah

Pendidikan

Akhlak Terhadap Kaum Lemah Menunjukkan kepada orang lain yang tersesat, dan menuntut orang buta di jalan yang ramai; Memberikan tempat duduk kepada orang yang telah tua, orang buta, anak-anak dan wanita waktu berdesak-desakan kendaraan dalam bis, kereta api, dan sebagainya; Memberi sedekah kepada peminta-minta dengan sikap yang baik; Memberikan bantuan kepada panti asuhan yatim piatu

PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Pendidikan

PENGERTIAN KEBUDAYAAN Kebudayaan  sangat erat dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Ilmu yang memperlajari tentang masyarakat dan kebudayaannya adalah antropologi.