Cara mencegah Kehamilan dengan alat kedokteran/medis atau Dengan menggunakan Alat Kontrasepsi

Jul 2, 2020 by rumahbagus

Cara mencegah Kehamilan dengan alat kedokteran/medis atau Dengan menggunakan Alat Kontrasepsi

Tips mencegah kehamilan yang paling banyak disarankan oleh ahli kesehatan adalah dengan pemakaian alat kontrasepsi. Cara kerjanya sama dengan beberapa tips agar tidak hamil yang disebutkan di atas, yaitu mencegah terjadinya pertemuan sel telur dan sel pria. Hanya saja dengan metode kontrasepsi ini lebih mudah dilakukan berkat bantuan alat atau hormon tertentu. Terdapat beberapa jenis alat kontrasepsi yang bisa dibeli bebas di apotik saat ini dan ada beberapa lagi yang harus melalui dokter kandungan atau bidan. Berikut ini empat alat kontrasepsi yang paling umum digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan pada wanita.

1. Alat Kontrasepsi

Dalam bahasa sehari-hari, alat kontrasepsi disebut juga dengan sarung karet atau karet pengaman. Alat kontrasepsi terbuat dari bahan latex (semacam karet) yang fleksibel dan memiliki ketebalan tertentu agar tidak bisa ditembus oleh sel sel pria. Alat kontrasepsi dijual secara bebas di pasar swalayan dan apotik dengan harga yang relatif terjangkau. Inilah alat kontrasepsi yang banyak dipilih oleh pasangan muda-mudi yang melakukan hubungan suami-istri namun tidak ingin hamil. Meski demikian, kesuksesan metode kontrasepsi dengan bantuan alat kontrasepsi tidak menjamin seratus persen tidak hamil. Dalam sejumlah kasus, karet alat kontrasepsi bisa ditembus sel sel pria dan menyebabkan kehamilan.

Pengetahuan cara memakai alat kontrasepsi yang baik dan benar diperlukan agar wanita tidak hamil ketika suaminya memakai alat kontrasepsi ketika berhubungan intim. Alat kontrasepsi yang baik adalah yang mengandung spermisida dan mampu menutup Mr P dari ujung hingga pangkal dan menghalangi tumpahnya sel pria pada Ms V ketika alat kontrasepsi dicabut. Oleh karena itu, pilihlah alat kontrasepsi dengan ukuran yang sesuai dengan Mr P, memiliki kualitas bagus dan sesuai standard internasional. Hindari memakai alat kontrasepsi yang telah expired (kadaluwarsa) karena alat kontrasepsi tersebut tidak akan membantu pencegahan pertemuan sel telur dan sel pria.

2. Pil KB
Pil KB (Keluarga Berencana) adalah salah satu metode kontrasepsi yang menggunakan hormon sebagai pengendali produksi sel telur wanita. Pil kontrasepsi bekerja dengan cara menghalangi indung telur menghasilkan sel telur setiap bulan. Namun bila indung telur tetap menghasilkan sel telur, maka hormon yang terkandung dalam pil kontrasepsi akan mencegah sel telur tertanam dalam saluran urine. Dengan demikian, tidak akan terjadi pertemuan sel telur dan sel pria ketika terjadi hubungan suami-istri.

Metode kontrasepsi dengan mengkonsumsi pil KB membutuhkan kedisiplinan dari wanita untuk minum pil ini secara rutin. Jika lupa minum pil KB bisa mengacaukan program kontrasepsi yang telah dijalankan. Cara mencegah kehamilan dengan pil kontrasepsi banyak dipilih oleh pasangan suami isteri terutama bagi laki-laki yang merasa tidak nyaman dengan pemakaian alat kontrasepsi ketika berhubungan badan dengan isterinya. Peluang keberhasilan menunda kehamilan dengan pil KB sangat besar, terutama bila dijalankan secara rutin.

Sumber: https://dosenpendidikan.id/