Bahas Kesiapan Kendaraan Listrik di Desa, ITS Gelar FGD

Bahas Kesiapan Kendaraan Listrik di Desa, ITS Gelar FGD

Bahas Kesiapan Kendaraan Listrik di Desa, ITS Gelar FGD

Bahas Kesiapan Kendaraan Listrik di Desa, ITS Gelar FGD
Bahas Kesiapan Kendaraan Listrik di Desa, ITS Gelar FGD

Meninjau perkembangan teknologi yang semakin pesat di wilayah perkotaan

, membuat sebagian besar desa di Indonesia mengalami kesenjangan dalam hal teknologi. Oleh karena itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkolaborasi dengan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menggelar sebuah Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas masalah tersebut, Selasa (2/4/2019).

Berlangsung di Ruang Sidang Gedung Rektorat ITS, FGD ini juga mengundang perwakilan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Perindustrian, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan berbagai pihak yang terkait.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Perdesaan KEIN, Aries Muftie menyebutkan

, ketika suatu desa sudah dilengkapi dengan berbagai teknologi, maka dampak yang akan muncul pasti berpengaruh dalam berbagai hal. “Kendaraan listrik merupakan salah satu teknologi yang harus segera diterapkan pada area perdesaan saat ini,” ujarnya.

Hal ini, menurut Aries, karena teknologi tersebut pasti nantinya akan membantu meningkatkan perekonomian yang ada di daerah itu. ”Bahkan saat ini, sudah terdapat dua dusun yang sudah tidak ada lagi yang miskin karena itu,” ungkap Aries membeberkan fakta yang diketahuinya di depan peserta FGD.

Aries mencontohkan bahwa terbentuknya desa pariwisata bisa meningkatkan

pendapatan desa sendiri yang besarnya mencapai tiga kali lipat. Namun hal itu juga harus diiringi dengan peningkatan infrastruktur di desa. Oleh karena itu, langkah pemerintah untuk memberikan dana desa yang cukup besar diharapkan dapat dialokasikan dalam peningkatan infrastruktur. “Jangan malah digunakan untuk kegiatan yang konsumtif tanpa memikirkan kelanjutannya,” tuturnya mengingatkan.

 

Sumber :

https://write.as/mbxkqf3kxszduekk.md