3 WAKTU YANG DI SUNAHKAN UNTUK BERDO’A

Des 31, 2019 by rumahbagus
3 WAKTU YANG DI SUNAHKAN UNTUK BERDO'A

3 WAKTU YANG DI SUNAHKAN UNTUK BERDO’A

3 WAKTU YANG DI SUNAHKAN UNTUK BERDO'A
3 WAKTU YANG DI SUNAHKAN UNTUK BERDO’A

Ada yang langsung dihijabah, namun ada pula doa yang ditangguhkan hingga waktu yang tidak ditentukan. Ternyata kita perlu mengetahui cara berdoa agar mustajab dan dikabulkan dengan cepat oleh Allah.

Waktu-waktu berikut, sering digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berdoa. Sehingga menjadi waktu yang disunnahkan oleh Rasul agar diikuti oleh umatnya. Kapan saja? Berikut ulasannya.

1. Sepertiga Malam

Sepertiga malam menjadi salah satu waktu yang baik untuk berdoa. Rasulullah SAW mengatakan, pada waktu tersebut, Allah SWT turun ke bumi untuk mengabulkan doa hamba-hamba-Nya yang sengaja bangun malam ketika orang lain tertidur lelap.

“Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku kabulkan untuknya, dan barangsiapa yang memohon kepada-Ku maka Aku memberinya, dan barangsiapa yang meminta ampunan-Ku maka Aku mengampuninya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Setelah Tasyahud, Sebelum Salam

Selama ini, kita selalu berdoa disaat sesudah salam. Ternyata banyak hadist yang memerintahkan bahwa doa yang baik dilakukan adalah sebelum salam. Menurut Syaikh Ibnu Utsaimin –rahimahullah, do’a setelah salam tidak termasuk petunjuk (ajaran) Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda:

“Aku wasiatkan padamu wahai Mu’adz. Janganlah engkau tinggalkan untuk berdo’a setiap dubur shalat (akhir shalat) (HR. Abu Daud no. 1522. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih).

Mayoritas ulama sepakat bahwa dubur salat adalah akhir salat sebelum salam. Syaikh Ibnu Utsaimin –rahimahullah mengatakan ini sesuai dengan petunjuk Nabi. Karena sejatinya saat kita salat, itu sama dengan kita sedang bermunjat kepada Allah. Ketika berdoa setelah mengucapkan salat, artinya kita sudah selesai bermunajat kepada Allah. Sehingga akan lebih afdol berdoa sebelum mengakhiri salat.

Baca Juga: Kalimat Syahadat

3. Rentang Waktu antara Adzan dan Iqamat

Waktu selanjutnya yang disunnahkan Rasulullah SAW untuk berdoa adalah saat rentang antara adzan dan iqamat. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad, shahih)

Dalam hadist lain yakni dari Anas bin Malik pula, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Doa yang tidak mungkin tertolak adalah ketika antara adzan dan iqamah” (H.R. At-Tirmidzi, hadits hasan shahih).

Jadi alangkah baiknya jika pada waktu tersebut kita gunakan untuk berdoa kepada Allah.