Bulan: Desember 2019

Perbandingan Profesi IT dengan negara lain

Perbandingan Profesi IT dengan negara lain

Perbandingan Profesi IT dengan negara lain

Perbandingan Profesi IT dengan negara lain
Perbandingan Profesi IT dengan negara lain

Singapore

Pada model Singapore juga dilakukan pembagian berdasarkan tingkatan senioritas. Misal pada System development dibagi menjadi:
1. Programmer
2. Analyst/Programmer
3. Senior Analyst/Programmer
4. Principal Analyst/Programmer
5. System Analyst
6. Senior System Analyst
7. Principal System Analyst

Malaysia

Model Malaysia ini mirip dengan model Singapore, juga membedakan posisi pekerjaan pada berbagai sektor bisnis. Tetapi berbeda dalam melakukan ranking senioritas, misal untuk System Development:
1. Programmer
2. System Analyst/Designer
3. System Development Executive

Inggris

Model British Computer Society (BCS)
Untuk model BCS pekerjaan diklasifikasikan dalam tingkatan sebagai berikut :

Level 0 . Unskilled Entry
Level 1 . Standard Entry
Level 2 . Initially Trainded Practitioner
Level 3 . Trained Practitioner
Level 4 . Fully Skilled Practitioner
Level 5 . Experienced Practitioner/Manager
Level 6 . Specialist Practitioner/Manager
Level 7 . Senior Specialist/Manager
Level 8 . Principal Specialist/Experienced Manager
Level 9 . Senior Manager/Director

Sumber :https://obatwasirambeien.id/

Sambangi Sekolah, Danramil ini Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Sambangi Sekolah, Danramil ini Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Sambangi Sekolah, Danramil ini Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Sambangi Sekolah, Danramil ini Sosialisasi Wawasan Kebangsaan
Sambangi Sekolah, Danramil ini Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Masa orientasi siswa (MOS) di SMA IGM diisi dengan wawasan kebangsaan Pancasila.

Bertindak sebagai pemateri Danramil 418-07 Sukarami Palembang Mayor Inf Heribertus. Bertempat di lapangan dan ruang pertemuan sekolah, Heribertus memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa baru kelas X.

Heribertus mengatakan bahwa ideologi Pancasila yang sudah ditetapkan pendiri bangsa,

sampai saat ini masih menjadi landasan idiil bangsa Indonesia. Sebagai generasi muda, Pancasila harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami dari unsur TNI wajib mensosialisasikan wawasan kebangsaan kepada anak-anak sekalian,” kata Heribertus.

Hadir dalam sosialisasi, guru ketua pembina Hadi Wijaya, 93 siswa baru

, dan unsur TNI yang terdiri dari Pelda Yuniardi, Pelda Andri, dan Serka Afifudin.

 

Baca Juga :

Dua Wakil Sumsel Ikut kunjungan CCT Manila

Dua Wakil Sumsel Ikut kunjungan CCT Manila

Dua Wakil Sumsel Ikut kunjungan CCT Manila

Dua Wakil Sumsel Ikut kunjungan CCT Manila
Dua Wakil Sumsel Ikut kunjungan CCT Manila

Delegasi Program Keluarga Harapan (PKH) Indonesia bersama World Bank

melakukan kunjungan ke Pantawid Pamilya Pilipino Program (4Ps) yang dilakukan pada tanggal 7 – 13 Juli 2019.
Melalui ini, para delegasi bertukar informasi dalam pelaksanaan program perlindungan sosial khususnya mengenai Conditional Cash Transfer (CCT). Ada 10 yang dikirim ke Manila Filipina. Dua diantaranya putra Sumsel yakni Eferi Alfansyah Koordinator Kota Pagar Alam dan Zusmiana pendamping PKH Kecamatan Baturaja Barat, Ogan Komering Ulu.

Eferi Alfansyah Koordinator Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan mengatakan.

Bahwa FDS merupakan upaya untuk perubahan perilaku dan kemandirian KPM. “KPM dampingan saya yang tergraduasi sudah sebanyak 75 KPM, pencapaian tersebut juga didukung oleh pelaksanaan FDS yang rutin” kata Eferi.

“Saya merasa senang dapat mempelajari 4Ps di Filipina, terutama FDS yang dilakukan disini” tambah Eferi.

Ia berharap FDS yang dipelajari di 4Ps Filipina dapat meningkatkan motivasi dan pengetahuan sehingga upaya graduasi sejahtera mandiri pada KPM dapat lebih maksimal. “Terima kasih Bapak Presiden Joko Widodo, Kementerian Sosial (Kemensos) dan World Bank yang mendukung kegiatan SDM PKH di Filipina” jelas Eferi.

Asep Sasa Staf Ahli Menteri mengatakan, Indonesia dan Filipina dapat menginisiasi agenda

penanganan kemiskinan yang sistematis. Serta mengimplementasikan Solidaritas ASEAN untuk target SDG’s khususnya dalam penanganan kemiskinan.

PKH Indonesia dan 4Ps Filipina merupakan program unggulan dari pemerintah pusat masing-masing negara yang memiliki komitmen kuat dalam mengentaskan kemiskinan. CCT sendiri dinilai menjadi program yang efektif dalam penurunan angka kemiskinan.

Hasil kalkulasi World Bank bahwa melalui 4Ps angka kemiskinan di Filipina dapat menurun 1,4 persen. Sedangkan menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 melalui PKH kemiskinan di Indonesia menurun 9,66 persen.

 

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/

Anak Harus Diajarkan Mata Hati

Anak Harus Diajarkan Mata Hati

Anak Harus Diajarkan Mata Hati

Anak Harus Diajarkan Mata Hati
Anak Harus Diajarkan Mata Hati

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, mengajak seluruh pihak

untuk tidak hanya memberikan pendidikan sains, namun juga mengajarkan mata hati kepada anak.

“Pendidikan bukan hanya sains, namun juga agar bagaimana anak mempelajari mata hati atau mata kehidupan. Dengan demikian anak tak hanya cerdas dalam mata pelajaran, namun juga cerdas dalam menanggapi kondisi sosial lingkungannya,” kata Fitri saat membuka Lomba Mewarnai, Menggambar, dan Story Telling serta Pameran Temporer dengan tema Palembang Emas Darussalam, Kamis (27/6), di Halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Dirinya berharap, dengan menanamkan nilai kepedulian sosial pada anak

, akan memberikan efek positif bagi kemajuan Kota Palembang di masa mendatang. Penanaman nilai sosial ini akan pula menjadikan generasi muda lebih peduli dengan keadaan disekelilingnya.

“Semoga generasi penerus kita dapat lebih cinta kepada kota tercinta ini. Siapa lagi yang bisa memajukan Palembang ini kalau bukan kita sendiri, dengan penuh rasa kepedulian serta jiwa sosial yang tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Siti Emma Sumiatul mengatakan

, lomba ditujukan agar anak-anak peserta lomba dapat mampu terus berkarya di masa mendatang. Peserta berjumlah 75 orang tingkat TK-SD

 

Sumber :

https://lakonlokal.id/

Dampak dan Strategi Mengatasi Konflik

Dampak dan Strategi Mengatasi Konflik

Dampak dan Strategi Mengatasi Konflik

Dampak dan Strategi Mengatasi Konflik
Dampak dan Strategi Mengatasi Konflik

Definisi Konflik :
Menurut Nardjana (1994) Konflik adalah akibat situasi dimana keinginan atau kehendak yang berbeda atau berlawanan antara satu dengan yang lain, sehingga salah satu atau keduanya saling terganggu.

Menurut Killman dan Thomas (1978), konflik merupakan kondisi terjadinya ketidakcocokan antar nilai atau tujuan-tujuan yang ingin dicapai, baik yang ada dalam diri individu maupun dalam hubungannya dengan orang lain. Kondisi yang telah dikemukakan tersebut dapat mengganggu bahkan menghambat tercapainya emosi atau stres yang mempengaruhi efisiensi dan produktivitas kerja (Wijono,1993, p.4)

Menurut Wood, Walace, Zeffane, Schermerhorn, Hunt, dan Osborn (1998:580) yang dimaksud dengan konflik (dalam ruang lingkup organisasi) adalah: Conflict
is a situation which two or more people disagree over issues of organisational substance and/or experience some emotional antagonism with one another.
yang kurang lebih memiliki arti bahwa konflik adalah suatu situasi dimana dua atau banyak orang saling tidak setuju terhadap suatu permasalahan yang menyangkut kepentingan organisasi dan/atau dengan timbulnya perasaan permusuhan satu dengan yang lainnya.

Menurut Stoner Konflik organisasi adalah mencakup ketidaksepakatan soal alokasi sumberdaya yang langka atau peselisihan soal tujuan, status, nilai, persepsi, atau kepribadian. (Wahyudi, 2006:17)

Daniel Webster mendefinisikan konflik sebagai:
1. Persaingan atau pertentangan antara pihak-pihak yang tidak cocok satu sama lain.
2. Keadaan atau perilaku yang bertentangan (Pickering, 2001).

Ciri-Ciri Konflik :

Menurut Wijono( 1993 : 37) Ciri-ciri Konflik adalah :
1. Setidak-tidaknya ada dua pihak secara perseorangan maupun kelompok yang terlibat dalam suatu interaksi yang saling bertentangan.
2. Paling tidak timbul pertentangan antara dua pihak secara perseorangan maupun kelompok dalam mencapai tujuan, memainkan peran dan ambigius atau adanya nilai-nilai atau norma yang saling berlawanan.
3. Munculnya interaksi yang seringkali ditandai oleh gejala-gejala perilaku yang direncanakan untuk saling meniadakan, mengurangi, dan menekan terhadap pihak lain agar dapat memperoleh keuntungan seperti: status, jabatan, tanggung jawab, pemenuhan berbagai macam kebutuhan fisik: sandang- pangan, materi dan kesejahteraan atau tunjangan-tunjangan tertentu: mobil, rumah, bonus, atau pemenuhan kebutuhan sosio-psikologis seperti: rasa aman, kepercayaan diri, kasih, penghargaan dan aktualisasi diri.
4. Munculnya tindakan yang saling berhadap-hadapan sebagai akibat pertentangan yang berlarut-larut.
5. Munculnya ketidakseimbangan akibat dari usaha masing-masing pihak yang terkait dengan kedudukan, status sosial, pangkat, golongan, kewibawaan, kekuasaan, harga diri, prestise dan sebagainya.

Tahapan-Tahapan Perkembangan kearah terjadinya Konflik :
1. Konflik masih tersembunyi (laten)
Berbagai macam kondisi emosional yang dirasakan sebagai hal yang biasa dan tidak dipersoalkan sebagai hal yang mengganggu dirinya.
2. Konflik yang mendahului (antecedent condition)
Tahap perubahan dari apa yang dirasakan secara tersembunyi yang belum mengganggu dirinya, kelompok atau organisasi secara keseluruhan, seperti timbulnya tujuan dan nilai yang berbeda, perbedaan peran dan sebagainya.
3. Konflik yang dapat diamati (perceived conflicts) dan konflik yang dapat dirasakan (felt conflict)
Muncul sebagai akibat antecedent condition yang tidak terselesaikan.
4. Konflik terlihat secara terwujud dalam perilaku (manifest behavior)
Upaya untuk mengantisipasi timbulnya konflik dan sebab serta akibat yang ditimbulkannya; individu, kelompok atau organisasi cenderung melakukan berbagai mekanisme pertahanan diri melalui perilaku.
5. Penyelesaian atau tekanan konflik
Pada tahap ini, ada dua tindakan yang perlu diambil terhadap suatu konflik, yaitu penyelesaian konflik dengan berbagai strategi atau sebaliknya malah ditekan.
6. Akibat penyelesaian konflik
Jika konflik diselesaikan dengan efektif dengan strategi yang tepat maka dapat memberikan kepuasan dan dampak positif bagi semua pihak. Sebaliknya bila tidak, maka bisa berdampak negatif terhadap kedua belah pihak sehingga mempengaruhi produkivitas kerja.(Wijono, 1993, 38-41).

Baca Juga :

Kualitas Layanan Internal

Kualitas Layanan Internal

Kualitas Layanan Internal

Kualitas Layanan Internal
Kualitas Layanan Internal

Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]

Pengertian Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]
Cheng (2001) mengungkapkan bahwa dalam dunia hospitality yang terpenting adalah bagaimana karyawan diperlakukan dalam perusahaannya. Tidak hanya diukur dari gaji yang diberikan namun juga dari lingkungan dan kondisi tempat bekerja
Menurut Reynoso & Moores (1995) Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]: Employees must receive good service from others within the organization in
order to deliver good service to external costumers. yang kurang lebih memiliki arti bahwa karyawan harus menerima layanan yang baik dari kolega-kolega di perusahaan agar dapat menyampaikan layanan yang baik ke konsumen eksternal.

Heskett et al (1994) mengartikan kualitas layanan internal sebagai kualitas dari lingkungan kerja yang memberikan kontribusi terhadap kepuasan karyawan.
Menurut Heskett et al (1994), kunci penting dari perusahaan-perusahaan yang sukses yaitu kesetiaan konsumen dan kepuasan karyawan. Dengan meningkatnya kesetiaan konsumen dan kepuasan karyawan maka akan menghasilkan profit. Heskett mengemukakan 5 kunci penting yaitu :
1. Profit dan perkembangan perusahaan tergantung dari kesetiaan konsumen.
2. Kesetiaan adalah hasil langsung dari kepuasan konsumen.
3. Kepuasan konsumen sebagian besar dipengaruhi oleh nilai dari jasa-jasa yang diberikan ke konsumen.
4. Nilai dari jasa-jasa tersebut dihasilkan dari kepuasan, kesetiaan dan produktivitas karyawan.
5. Kepuasan, kesetiaan dan produktivitas karyawan adalah hasil dari layanan internal dari perusahaan

Sumber : https://obatpenyakitherpes.id/

Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]

Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]

Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]

Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]
Kualitas Layanan Internal [Internal Service Quality]
Pengertian Kulalitas Layanan [Service Quality]:

Menurut Zeithaml (1990 : 19) Kualitas Layanan adalah “Service quality is the extent of discrepancy between customer’s expectations or desires and their perceptions.
Yang kurang lebih memiliki arti : kualitas layanan adalah ketidaksesuaian antara harapan atau keinginan konsumen dengan persepsi konsumen.
Kualitas layanan mempunyai banyak karakteristik yang berbeda sehingga kualitas layanan sulit untuk didefinisikan atau diukur.

Menurut Boone & Kurtz (1995 : 439) “Service quality refers to the expected perceived quality of service offering. It is primary determinant of customer satisfaction or disatisfaction”. Yang kurang lebih memiliki arti : bahwa kualitas layanan mengacu pada kualitas yang diharapkan dalam penawaran jasa. Kualitas ditentukan dalam kepuasan atau ketidak puasan konsumen.

Sedangkan Menurut Mangold & Babakus (1991 : 60) “Service quality is the outcome of a process in which consumers’ expectations for the service are compared with their perceptions of the service actually delivered” Yang kurang lebih memiliki arti : kualitas layanan adalah hasil dari proses di mana ekspetasi konsumen dalam menggunakan jasa dibandingkan dengan penyampaian jasa yang sesungguhnya.

Karakteristik Kualitas Layanan
Menurut Zeithaml et al (1990) terdapat 3 karakteristik kualitas layanan yaitu intangible (tidak dapat diraba atau dinyatakan), heterogeneous (beraneka ragam) dan indivisible (tidak dapat dibagi) atau inseparability (tidak dapat dipisahkan).
a. Intangible
Kualitas layanan bersifat intangible yaitu tidak dapat diraba karena kualitas layanan adalah hasil bukan suatu produk. Menurut Schneider & White (2004, p.6)
kualitas layanan tidak dapat dilihat, disentuh, atau disimpan,dengan kata lain kualiats layanan tidak mempunyai manifestasi fisik. Kualitas layanan dapat diproses melalui pengalaman. “Services yield psychological experiences more than they yield physical possesions.” (Schneider & Bowen, 1995, p.19) Yang artinya bahwa layanan lebih menghasilkan pengalaman psikologi daripada menghasilkan posesi psikologi.

b. Heterogeneous
Kualitas layanan bersifat heterogeneous yaitu beraneka ragam karena hasil tergantung dari perbuatan yang dijalankan oleh individual yang terlibat, dari produsen ke konsumen yang mungkin tidak mempunyai ekspektasi yang sama (Zeithaml et al, 1990). Menurut Schneider & White (2004, p.8) heterogeneity dapat menyebabkan layanan lebih sulit untuk diukur dan dalam melakukan kontrol kualitas untuk menjamin kualitas layanan mempunyai standar yang seragam.

c. Indivisible atau Inseparability
Kualitas layanan bersifat indivisible atau inseparability karena proses produksi dan konsumsi terjadi secara serempak. Schneider & White (2004, p.7) menyatakan bahwa fitur yang terpenting dari inseparability dari layanan adalah perusahaan harus berjuang untuk memastikan bahwa ketika layanan sedang diproduksi produsen harus mengetahui jumlah maksimal dari konsumen yang akan memakai layanan tersebut.
Hal ini dikarenakan ada beberapa layanan yang dalam satu waktu layanan yang tidak terpakai tidak bisa disimpan atau dipergunakan dalam kesempatan lain.

Sumber :https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/

ENLIGHT SNIPER POWER 500W

ENLIGHT SNIPER POWER 500W

ENLIGHT SNIPER POWER 500W

ENLIGHT SNIPER POWER 500W
ENLIGHT SNIPER POWER 500W

Dari produk PSU yang hadir pada single test kali ini, yaitu produk dari Enlight. Nama produknya adalah Enlight Sniper Power 500W. produk PSU ini memiliki peak powersebesar 500 watt.

Produk ini jika dilihat secara sekilas sangat sederhana sekali. Tidak ada tombol on/off, bukan bertipe modular. Sehingga anda tidak akan menemukan cable managementdi sini.

Berat PSU ini cukup ringan, karena hanya sekitar 1,85 kg. Berat ini seudah termasuk kabel konektor yang terpasang. Kami tidak membedah produk ini, namun terlihat dari pendingin yang digunakan adalah aluminium beatsink dan tambahan pendingin menggunakan fan berdiameter 13,5 cm. Ukuran standar untuk sebuah PSU.

Kinerja yang dimiliki produk ini cukup baik. Dari beberapa pengujian yang dilakukan pada saat full load, kinerja dari masing-masing rail tegangan +3,3v, +5v, dan +12v, seluruhnya masih dalam batas toleransi. Produk seharga 365 ribu ini cukup tinggi untuk sebuah produk PSU yang belum modular.

Baca Juga :

Alasan dan Manfaat Penyelesaian Masalah

Alasan dan Manfaat Penyelesaian Masalah

Alasan dan Manfaat Penyelesaian Masalah

Alasan dan Manfaat Penyelesaian Masalah
Alasan dan Manfaat Penyelesaian Masalah

Berbagai permasalahan yang ada merupakan bagian yang utuh dari setiap amal jama’i. Sebab, amal jama’i akan maupun mewujudkan sekian banyak tujuan yang telah ditentukan dalam memperbaiki suatu kondisi tertentu.

            Menyelesaikan sekian banyak permasalahan berarti sampai pada beberapa sasaran baru dengan cara menciptakan solusi agar dapat keluar dari jalan buntu dan dilemma.

Alasan dan Manfaat Penyelesaian Masalah

–          Setiap anggota yang tergabung dalam sebuah amal jama’i sangat memungkinkan untuk menciptakan sebuah pressure power yang tidak mungkin didapatkan pada kerja individu.

–          Sasaran dan tujuan yang ingin dicapai oleh seseorang umumnya tidak menarik perhatian orang lain, baik individu maupun kelompok tertentu di dalam masyarakat

–          Manusia secara individu pada umunya tidak memiliki instrument yang selama ini menjadi tuntutan logis dari sebuah perubahan yang hakiki, baik berupa waktu, energi, informasi, maupun pengaruh yang kuat dalam menciptakan sebuah yang diinginkan.

Penyelesaian Masalah

            Permasalahan yang ada dapat diselesaiakn melalui salah satu dari dua caradi bawah ini:

–          Metode yang bersifat rutin dan reguler. Yang dengan menggunakan prosedur yang berlaku umum.

–          Metode inovatif. Yaitu dengan melakukan pengembangan prosedur yang baru.

Sumber : https://freemattandgrace.com/

MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN KEYBOARD MANUSIA

MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN KEYBOARD MANUSIA

MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN KEYBOARD MANUSIA

MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN KEYBOARD MANUSIA
MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN KEYBOARD MANUSIA

1. Short Keys

            Di dalam dunia computer dikenal dengan istilah short keys yang bisa kita temui pada keyboard komputer. Fungsi dari short keys adalah menyingkat sekian banyak perintah dalam sebuah program, yaitu dengan menekan satu atau beberapa tombol keyboard untuk menjalankan perintah yang diinginkan.

2. New Pages

            Untuk membuka halaman baru di layar minitor, anda tinggal menekan tombol Ctrl + N. apabila seseorang mau menekan tombol Toleransi + Rasa Memaafkan, niscaya ia mampu membuka lembaran baru dengan setiap orang yang telah berbuat buruk kepada dirinya, baik orang yang ia cinta maupun teman-temannya sendiri.

3. Save

            Untuk menyimpan sebuah file, anda tinggal menekan tombol Ctrl + S. jika seseorang mau menekan tombol Amanah + Takwa, niscaya ia mampu menjaga hak-hak orang lain dan anugerah yang telah diberikan kepadanya tanpa pernah mengingatkan sama sekali.

4. Find

            Untuk menemukan file tertentu, tinggal menekan tombol Ctrl + F. jika seseorang menekan tombol Tawakal + Qonaah, niscaya ia dapat mencari semua hal yang dapat membuatnya bahagia di dunia dan akhirat kelak.

5. Print

             Untuk mencetak sebuah dokumen, anda tinggal menekan tombol Ctrl + P. jika seseorang mau menekan tombol Jujur + Kasih, niscaya ia dapat menghadirkan senyuman di balik kedua bibir kaum miskin, yatim, dan orang-orang yang membutuhkan bantuan.

6. Restart

            Anda dapat menghilangkan semua permasalahan atau hal-hal incidental yang mengganggu jalannya program computer dengan menekan Ctrl + Alt + Del. Jika seseorang mau menekan tombol Optimisme + Lupa + Cita-cita, niscaya ia mampu melewati semua pengalaman pahit dan sekian banyak permasalahan yang telah lalu maupun yang tengah dihadapi.

Sumber : https://merpati.co.id/