Bulan: November 2019

Jenis Ancaman (Threat)

Jenis Ancaman (Threat) yang dapat dilakukan akibat menggunakan IT

Jenis Ancaman (Threat) yang dapat dilakukan akibat menggunakan IT

Jenis Ancaman (Threat)
Jenis Ancaman (Threat)

Teknologi Informasi, yang merupakan teknologi tercanggih saat ini ternyata bisa juga menjadi alat untuk melakukan kejahatan. Kejahatan yang menggunakan Teknologi berbasis komputer dan Jaringan Telekomunikasi ini sangat meresahkan dan merugikan masyarakat pengguna Teknologi tersebut.

Jenis-Jenis Kejahatan

Jenis-jenis kejahatan menggunakan Teknologi Informasi dapat dikelompokkan sesuai dengan modus Operandi yang mereka lakukan. Jenis-jenis kejahatan tersebut antara lain :

  1. Unauthorized Access to Computer System and Service
    “Pelaku” dari tipe kejahatan ini masuk atau menyusup ke dalam sistem Jaringan komputer “korban”. “Pelaku” masuk tanpa ijin sama sekali dari pemilik atau Sistem tersebut. Setelah mereka masuk ke dalam sistem Jaringan “Korban”, “pelaku” biasanya menyabotase (mengganti atau mengubah data) atau melakukan pencurian data dari Jarinagn yang mereka masukin. Tapi tidak sedikit juga “pelaku” yang cuma melihat-lihat ke dalam Sistem tersebut atau hanya untuk mencari kelemahan dari Sistem Jaringan Tersebut ( Setelah mereka mengetahui kelemahan Sistem tersebut, mereka langsung menghubungi Admin Sistem tersebut untuk mengganti keamanan Sistem mereka).
  2. Illegal Contents
    “Pelaku” dari tipe kejahatan ini melekukan kejahatan dengan cara mengganti dan menambah data yang tidak seharusnya kedalam sistem tersebut. Biasanya berita yang mereka masukan tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka kadang juga memasukan berita bohong atau fitnah, hal-hal  yang pornografi atau pemuatan suatu informasi yang tidak sesuai dengan keadaan Sistem tersebut.
  3. Data Forgery
    “Pelaku” kejahatan ini biasanya melakukan kejahatan dengan memalsukan data-data dokumen penting yang terdapat dalam sistem yang mereka susupi.  Data-data penting yang mereka palsukan dibuat sebagai scriptless melalui jaringan Internet.
  4. Cyber Espionage
    “Pelaku” kejahatan ini memanfaatkan Jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain atau saingannya. “Pelaku” masuk ke dalam Sistem “Korban”, kemudian melihat atau meng-copy data yang terhadap di dalam Sistem sang “korban”
  5. Cyber Sabotage and Extortion
    “Pelaku” dalam kejahatan ini melakukan kejahatannya dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data yang terdapat dalam sistem yang disusupin oleh “pelaku” melalui program komputer atau jaringan komputer yang terhubung oleh internet. “Pelaku” biasanya menyusupkan logic bomb, virus komputer atau program komputer yang jika dibuka akan mentrigger virus atau file perusak tersebut.
    Jika suatu program atau data yang ada di sistem terkena virus,maka program atau data tersebut tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
  6. Offense against Intellectual Property
    “Pelaku” kejahatan ini mengincar terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki oleh “korban”. “Pelaku” biasanya meniru atau menyiarkan sesuatu yang sebenarnya sudah lebih dulu dilakukan oleh orang lain.
  7. Infringements of Privacy
    “Pelaku” dalam kejahatan ini biasanya melakukan kejahatannya dengan cara mengambil data pribadi seseorang yang tersimpan secara computerized, yang apabila dilakukan akan merugikan materiil maupun immateriil.Kejahatan seperti ini biasanya mengincar nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, ataupun data kesehatan dari “korban”.

Baca Juga : 

Ciri-ciri dan kode etik Profesionalisme IT

Ciri-ciri dan kode etik Profesionalisme IT

Ciri-ciri dan kode etik Profesionalisme IT

Ciri-ciri dan kode etik Profesionalisme IT
Ciri-ciri dan kode etik Profesionalisme IT

Profesionalisme adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari para anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang karyawan.

Profesional sendiri mempunyai arti seorang yang terampil, handal dan sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugas (Profesinya).

Ciri-ciri Profesionalisme IT

Ciri-ciri Profesionalime yang harus dimiliki oleh seorang IT berbeda dari bidang pekerjaan yang lainnya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

 

  1. Memiliki kemampuan / keterampilan dalam menggunakan peralatan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan IT.Seorang IT harus mengetahui dan mempraktekkan pengetahuan ITnya ke dalam pekerjaannya.
  2. Punya ilmu dan pengalaman dalam menganalisa suatu software atau Program.
  3. Bekerja di bawah disiplin kerja
  4. mampu melakukan pendekatan disipliner
  5. Mampu bekerja sama
  6. Cepat tanggap terhadap masalah client.

Kode Etik

Setiap bidang profesi memiliki aturan-aturan / hukum-hukum yang mengatur bagaimana seorang profesional berfikir dan bertindak. Seseorang yang melakukan kesalahan kode etik dinyatakan melakukan malpratek dan bisa mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang diberikan. sanksi yang didapat buisa berubah teguran, sebutan tidak profesionalisme, dipecat, bahkan mendapatkan hukum pidana.

Kode Etik di bidang IT juga diperlukan untuk mengatur bagaimana para IT profesioanl inimelakukan kegiatannya. Kode etik yang harus dimiliki oleh seorant IT adalah :

  1. Orant IT harus bertanggung jawab terhadap hardware dan software. Yang dimaksud hardware adalah barang-barang IT yang bisa disentuh, seperti monitor, printer, scanner,dll.
    Yang dimaksud software adalah produk IT yang bisa dilihat tapi tidak bisa disentuh, seperti aplikasi, software, data dan sebagainya.
  2. Peranannya yang sangat besar dan mendasar dalam perusahaan menuntut orang IT untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara profesi. Orang IT akan berperan penting dalam pengolahan data, penggunaan teknologi, dan peningkatan terus-menerus akan bisnis proses suatu perusahaan agar perusahaan mempunyai daya saing tinggi. Bisnis proses adalah suatu rangkaian proses dalam perusahaan yang melibatkan berbagai input untuk menghasilkan output yang berkualitas secara berkualitas, sehingga perusahaan dapat menghasilkan laba. Karena demikian pentingya suatu bisnis proses dalam suatu perusahaan, maka sudah dipastikan bisnis proses suatu perusahaan tidak boleh bocor ke perusahaan pesaing.
  3. Orang IT sebagai orang yang paling tahu akan bisnis proses perusahaan mempunyai kode etik yang mendasar untuk menjaga kerahasiaannya. Perusahaan sendiri mengantisipasi hal ini dengan adanya kontrak kerahasiaan yang wajib ditandatangani oleh orang IT.
  4. Sangat diutamakan bahwa seorang IT harus mempunyai etika yang membangun.

Sumber; https://blogfiesta.com/fbclid=IwAR1m6hXi1URRz1LyzIeEYi035yReU9VOSYDtJXN6yefBy_ROsODHmC75jvU

Councile of Europe Convention on Cybercrime

Councile of Europe Convention on Cybercrime

Councile of Europe Convention on Cybercrime

Councile of Europe Convention on Cybercrime
Councile of Europe Convention on Cybercrime

Selain di dunia nyata,ternyata di dunia maya pun terdapat peraturan yang disebut dengan Cyberlaw, yang berasal dari dua kata yaitu cyber (dunia maya) dan law (hukum).
Peraturan ini diberlakuan karena dunia maya tidak hanya berupa Informasi yang berguna tapi juga terdapat tindak kejahatan.
Hukum yang ada di dunia berbeda sebutannya, di antaranya adalah CYBERLAW, COMPUTER CRIME LAW & COUNCILE OF EUROPE CONVENTION ON CYBERCRIME.

Walaupun maksud dari ketiga hukum di atas sama, tapi terdapat perbedaan yang sangat besar.
Perbedaannya terdapat pada wilayah hukum itu berjalan.Seperti contoh sebagai berikut :

  • CyberLaw
    Cyberlaw merupakan seperangkat aturan yang dibuat oleh suatu negara tertentu, dan peraturan yang dibuat itu hanya berlaku kepada masyarakat negara tersebut.
    Jadi,setiap negara mempunyai cyberlaw tersendiri.
  • Computer Crime Law (CCA)
    Merupakan Undang-undang penyalahan penggunaan Information Technology di Malaysia.
  • Council of Europe Convention on Cybercrime
    Merupakan Organisasi yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari kejahatan di dunia Internasional. Organisasi ini dapat memantau semua pelanggaran yang ada di seluruh dunia.

jadi perbedaan dari ketiga peraturan tersebut adalah sampai di mana jarak aturan itu berlaku.Cyberlaw berlaku hanya berlaku di Negara masing-masing yang memiliki Cyberlaw, Computer Crime Law (CCA) hanya berlaku kepada pelaku kejahatan cybercrime yang berada di Negara Malaysia dan Council of Europe Convention on Cybercrime berlaku kepada pelaku kejahatan cybercrime yang ada di seluruh dunia.

Sumber : https://blog-fiesta.com/

Awal Menjabat, Menristek Bambang Brodjonegoro Fokus Dirikan BRIN

Awal Menjabat, Menristek Bambang Brodjonegoro Fokus Dirikan BRIN

Awal Menjabat, Menristek Bambang Brodjonegoro Fokus Dirikan BRIN

Awal Menjabat, Menristek Bambang Brodjonegoro Fokus Dirikan BRIN
Awal Menjabat, Menristek Bambang Brodjonegoro Fokus Dirikan BRIN

Jakarta – Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro resmi dilantik menjadi Menteri Riset dan Teknologi

(Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sejak 23 Oktober 2019, Periode 2019 – 2024 menggantikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Periode 2014 – 2019 Mohamad Nasir.

Dalam arahan pertamanya, Bambang mengungkapkan bahwa Kemenristek akan melaksanakan dua agenda penting, yaitu mensinergikan beberapa program Pendidikan Tinggi (DIKTI) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta mendirikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sesuai amanat Undang-undang Sisnas Iptek.

“Mengapa Pemerintah menginginkan adanya BRIN

(Badan Riset dan Inovasi Nasional) adalah karena Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyatakan bahwa beliau tidak ingin kegiatan penelitian pengembangan pengkajian dan penerapan (Litbangjirap) di setiap lembaga, tidak hanya LPNK dalam koordinasi Kemenristek, tetapi juga aktivitas litbangjirap dalam koordinasi Kementerian/Lembaga lainnya, mempunyai kecenderungan melakukan kegiatan sendiri – sendiri”, ungkap Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Periode 2019 – 2024 Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Hal ini diungkapkan sewaktu “Serah Terima Jabatan Menristekdikti Periode 2014 – 2019 Mohamad Nasir kepada Menristek/KaBRIN periode 2019 – 2024 Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro pada Rabu (23/10) di Auditorium Lantai 2 Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta”.

Menristek/Ka.BRIN Bambang Brodjonegoro lebih lanjut mengungkapkan bahwa penelitian dan pengembangan yang dilakukan sendiri-sendiri akan membuat anggaran penelitian yang jumlahnya sedikit (kecil) menjadi tidak efektif, karena akan terbagi lebih sedikit bagi setiap peneliti.

“Karena ada keterbatasan anggaran, akhirnya kualitas penelitiannya menjadi terbatas

s, bukan karena kualitas penelitinya atau researcher (peneliti) nya tapi lebih karena dana yang memang terbatas harus dibagi dalam jumlah besar,” ungkap Menristek/Kepala BRIN.

Dalam program 100 hari Kemenristek/Ka.BRIN, Menteri Bambang Brodjonegoro mengungkapkan akan memfokuskan diri pada program, struktur dan imlementasi BRIN, serta mensinergikan program-program pendidikan tinggi dengan Kemendikbud. “Nanti saya harus bertemu Pak Nadiem (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), bicara bagaimana transisi yang terbaik, karena saya juga tidak mau waktu terbuang percuma dengan kesibukan urusan administratif birokrasi.

Saya ingin semua orang bekerja keras (double gardan) untuk menyelesaikan homeworks bersama-sama.

 

Baca Juga :

Bantu Pemerintah Kmbangkan Daerah Tertinggal, Zenius Prestasi Sentuh Kabupaten Sambas

Bantu Pemerintah Kmbangkan Daerah Tertinggal, Zenius Prestasi Sentuh Kabupaten Sambas

Bantu Pemerintah Kmbangkan Daerah Tertinggal, Zenius Prestasi Sentuh Kabupaten Sambas

Bantu Pemerintah Kmbangkan Daerah Tertinggal, Zenius Prestasi Sentuh Kabupaten Sambas
Bantu Pemerintah Kmbangkan Daerah Tertinggal, Zenius Prestasi Sentuh Kabupaten Sambas

Jakarta – Setelah mengumumkan kerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal

, dan Transmigrasi pada Mei 2019 untuk mengembangkan daerah tertinggal, pada akhir Agustus 2019 lalu Zenius Education mengunjungi Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang merupakan salah satu daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di Indonesia untuk mengimplementasikan Zenius Prestasi.

Informasi yang diperoleh INDUSTRY.co.id, Senin (14/10/2019) menyebutkan, Zenius Prestasi adalah sebuah kotak peladen (server) yang bisa digunakan oleh para penggunanya untuk mengakses materi pelajaran Zenius Education tanpa koneksi internet.

Dengan fitur video belajar yang lengkap mengikuti perkembangan kurikulum, paket soal latihan dan ujian dengan komposisi Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan Lower Order Thinking Skill (LOTS) yang proporsional, dan pemetaan kemampuan siswa dan prediksi rekomendasi belajar, Zenius Prestasi dapat membantu siswa untuk belajar dan membantu daerah yang memiliki keterbatasan jumlah guru untuk memantau perkembangan belajar siswa dan menyusun program pembelajaran selanjutnya.

Direktur PSDM, Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal

, Priyono mengatakan, untuk membantu pemecahan permasalahan pendidikan di Indonesia yang cukup luas dan kompleks memang tidak bisa hanya bergantung kepada satu pihak, apalagi hanya dengan pemerintah saja.

“Kami dari Kementerian Desa mengupayakan kemitraan kerjasama untuk bersama-sama bekerja bersama untuk membantu pemecahan masalah pendidikan. Kenapa Zenius, karena dengan inovasi ini dapat membantu untuk mengurangi beban tugas dari guru dan juga memungkinkan dengan jumlah guru yang sedikit tapi bisa melayani siswa dengan jumlah yang cukup besar,” ujar Priyono beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, Zenius telah memasang Zenius Prestasi di 15 sekolah di Kabupaten Sambas.

Untuk tingkat SD, sekolah yang sudah didigitalisasi menggunakan Zenius Prestasi adalah SDN 01 Mentawa, SDN 02 Dalam Kaum, SDN 27 Kartiasa, SDN 19 Sebambang, SDN 10 Daup, SDN 05 Sagu Galing, SDN 07 Sasak, dan SDN 02 Sungai Bening. Untuk tingkat SMP, Zenius Prestasi sudah terpasang di SMPN 01 Sambas, SMPN 02 Sambas, SMPN 03 Sambas, SMPN 6 Galing, SMPN 1 Sajingan Besar, dan SMPN 2 Sajingan Besar.

 

Sumber :

https://scalar.dartmouth.edu/scalar/guest/10-characteristics-and-examples-of-mushroom-like-protists-as-well-as-an-explanation?t=1574608285200

Pemuda Indonesia Perlu Jadi Pelopor Aksi Darurat Iklim

Pemuda Indonesia Perlu Jadi Pelopor Aksi Darurat Iklim

Pemuda Indonesia Perlu Jadi Pelopor Aksi Darurat Iklim

Pemuda Indonesia Perlu Jadi Pelopor Aksi Darurat Iklim
Pemuda Indonesia Perlu Jadi Pelopor Aksi Darurat Iklim

Suhu bumi berpotensi makin meningkat, musim kemarau berlangsung lebih panjang

, pelepasan emisi semakin besar dan lapisan ozon semakin menipis. Perubahan iklim adalah tantangan besar kehidupan manusia saat ini dan menjadi faktor penentu keselamatan bumi. Pemuda menjadi tumpuan harapan untuk dapat mewariskan lingkungan hidup yang sehat kepada generasi berikutnya.

Inilah yang menjadi gagasan dasar diselenggarakannya sesi “Climate Change 101 for Youth” yang diinisiasi oleh komunitas pecinta lingkungan Climate Rangers dan didukung oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, di Hotel Marc Passer Baroe. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2019 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh dunia mulai 23 September-6 Oktober 2019.

“Uni Eropa secara konsisten melakukan Pekan Diplomasi Iklim setiap tahun

, dimana kami berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait dan memberdayakan berbagai upaya mitigasi perubahan iklim, sebagai bentuk tanggung jawab kita untuk anak dan cucu,” jelas Michael Bucki, Konselor Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia. “Tidak ada kata terlambat untuk mulai beraksi. Kami berharap semua pihak, khususnya pemuda yang hadir hari ini, menyadari tentang hal ini dan menyebarkan pesan harapan untuk menyelematkan bumi kita dari perubahan iklim,” tambahnya.

Andika Putraditama, Sustainable Commodities and Business Manager World Resources Institute (WRI) Indonesia mengungkapkan bahwa perubahan iklim merupakan proyeksi kelanjutan dari pemanasan global yang antara lain disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. “Sebagai individu, kita dapat melakukan sesuatu dan berkontribusi memberi solusi kreatif terhadap upaya mitigasi perubahan iklim, melalui kegiatan sederhana sehari-hari. Misalnya menggunakan moda transportasi umum sehingga dapat mengurangi emisi, atau menanam lebih banyak pohon di rumah.”

Indonesia sendiri memegang peranan sangat penting terhadap perubahan iklim

. Hal ini mengingat Indonesia memiliki hutan ke-3 terluas di dunia dengan hutan tropis dan sumbangan dari hutan hujan (rain forest) Kalimantan dan Papua. Oleh sebab itu pemuda Indonesia perlu memiliki kesadaran dan kepedulian yang lebih tinggi.

Tema Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2019 sendiri adalah “Anak Muda dan Aksi Iklim”. Saat ini semakin banyak orang muda memimpin aksi perubahan iklim, membuat suara mereka didengar, dan secara lebih tegas menuntut pemerintah, dunia usaha dan kita semua, untuk mengambil sikap.

 

Sumber :

https://canvasmed.fiu.edu/eportfolios/24530/Home/Paleolithic_Age

Yuyung Abdi Semua Orang Bisa Memotret, Tapi…

Yuyung Abdi: Semua Orang Bisa Memotret, Tapi…

Yuyung Abdi: Semua Orang Bisa Memotret, Tapi…

Yuyung Abdi Semua Orang Bisa Memotret, Tapi…
Yuyung Abdi Semua Orang Bisa Memotret, Tapi…

Fotografer Senior Yuyung Abdi mengatakan bahwa semua orang bisa memotret

, tetapi tidak semua orang bisa membuat foto melegenda, fenomenal dan dikenang orang.

Hal itu disampaikan Doktor lulusan sosiologi bidang bidang fotografi Universitas Airlangga Surabaya, dalam program Ngaji Fotografi tentang sub tema ‘Teknik Modern Fotografi Digital’ dalam Pekan Ngaji 4 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Sabtu (12/1/2019).

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengupas fotografi secara mendalam khususnya berkenaan dengan esensi foto itu sendiri. Bahkan ia pun juga turut menampilkan berbagai jenis foto hasil jepretan kepada para peserta yang juga melibatkan para fotografer.

Salah satunya dengan gambar fenomena alam disertai dengan gerakan perahu nelayan yang melintas tepat dibawah matahari senja yang didapatnya di sisi Pantai Kenjeran, Surabaya.

“Selama ini, mata selalu tertuju pada warna cerah. Bentuk matahari menjadi menarik dan terang

hingga enak dipandang,” kata Yuyung Abdi.

Hanya saja, untuk mendapatkan gambar dengan kualitas dan moment tertentu. Dibutuhkan beberapa upaya untuk menghasilkan karya terbaik dan layak dikenang. “Memotret sesuatu yang tidak pernah orang lain potret, harganya akan mahal,” ungkapnya.

“Dengan kata lain bahwa semua orang bisa memotret, tapi tidak semua orang bisa membuat foto

yang melegenda, fenomenal dan dikenang orang,” sambung fotografer senior yang bakal menerbitkan buku ‘Prostitusi 60 Daerah’.

Tidak hanya itu, pihaknya menilai gambar atau foto juga sangat berkaitan dengan makna tergantung dari sudut pandang seorang fotografer. “Namun yang pasti, foto yang dikenang dan diperhatikan biasanya karena dua alasan. Meliputi moment dan representasi keindahan dalam konteks piktorial,” jelasnya.

“Dari itu fenomena harus selalu kita cari dan bukan justru menunggu. Apapun bentuk dari fenomena yang akan dijadikan sebagai dokumen, baik orang dari aspek potret fotografi, benda ataupun tempat atau yang biasa disebut foto alam,” imbuhnya.

Hanya saja terdapat perbedaan penting antara sosok fotografer profesional dengan fotografer jurnalistik. “Perbedaan kuat di antara keduanya, tapi kalau kekuatan foto jurnalistik lebih menekankan pada ekspresi,” pungkasnya.

 

Baca Juga :

Serunya Debat Capres Mahasiswa UNIRA Kepanjen

Serunya Debat Capres Mahasiswa UNIRA Kepanjen

Serunya Debat Capres Mahasiswa UNIRA Kepanjen

Serunya Debat Capres Mahasiswa UNIRA Kepanjen
Serunya Debat Capres Mahasiswa UNIRA Kepanjen

Debat Calon Presiden Mahasiswa (BEM) dan Senat mahasiswa

(SEMA) Periode 2019/2020 di Universitas Raden Rahmat, Kepanjen, Kabupaten Malang, berlangsung seru dan menarik, Senin (14/1/2019) siang.

Debat calon Presiden dan Senat Mahasiswa ini, dihelat oleh Komisi Penyelenggara Pemilu Mahasiswa (KPPM) dengan tujuan, menjadikan sarana kampanye.

Sekaligus, mengedukasi mahasiswa tentang masalah yang sedang terjadi saat ini di Kampus UNIRA.

Ada 3 calon atau Pasangan Calon (Paslon) dari BEM. Paslon pertama Irvan Cahyono

dan Sahrul Evendi. Nomer dua Ainun Nafi’a Rahman dan Wahyu Sugeng. Serta pasangan nomer tiga Ahmad Ibnu Atho’illah.

Sementara 2 paslon dari Senat Mahasiswa yakni pasangan nomer satu Maulida Ilham Azizah dan Bahri Rozi. Sedang paslon nomer dua Azwar Muhamad Amin dan Fiki nur Hidayah.

Layaknya kontestasi pemilu sebenarnya, pasangan calon yang turun dalam debat terbuka ini, juga dihadiri oleh tim sukses calon dan mahasiswa dari berbagai jurusan.

“Ini sebagai edukasi kita selama menimba ilmu di kampus. Ada 200 mahasiswa yang menghadiri acara debat tersebut. Sementara tema debat yang kami angkat yakni Tri Darma Perguruan Tinggi dan Mewujudkan Tujuan Universitas,” ungkap Ketua KPPM UNIRA, Rudi Dwi Cahyono, Senin (14/1/2019) siang.

Kata Rudi, debat terbagi dalam empat sesi. Sesi pertama pemaparan visi dan misi

dengan durasi waktu 10 menit. sesi kedua yakni debat antara panelis dengan semua paslon.

“Dalam sesi ini, para paslon diberi pertanyaan dari masing-masing panelis sesuai dengan tema,” beber Rudi.

Rudi melanjutkan, sesi ketiga debat antar paslon yakni dengan mengajukan pertanyaan kepada paslon lain dengan ketentuan harus sesuai dengan tema. Sesi terakhir yakni debat antara calon dengan mahasiswa. Dalam setiap pertanyaan yang diberikan mahasiswa, masing masing paslon diberi waktu dua menit untuk mengungkapkan jawabannya.

“Kami berharap kegiatan debat ini dapat dijadikan ajang pembelajaran bagi semua mahasiswa dan membantu mahasiswa Unira untuk mengenal lebih jauh wawasan yang dimiliki para paslon Presiden mahasiswa dan senat mahasiswa,” terang Rudi.

 

Sumber :

https://www.ram.co.id/

Ki Taka Naskah Jawa Kuno Mengandung Makna Keislaman

Ki Taka: Naskah Jawa Kuno Mengandung Makna Keislaman

Ki Taka: Naskah Jawa Kuno Mengandung Makna Keislaman

Ki Taka Naskah Jawa Kuno Mengandung Makna Keislaman
Ki Taka Naskah Jawa Kuno Mengandung Makna Keislaman

Tiga narasumber berbeda menggembleng para santri putri dan alumni dengan materi Ngaji Sejarah

dan Manuskrip yang digelar di halaman madrasah putri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Minggu (13/1/2019).

Ketiga pemateri tersebut masing-masing Ketua Kelompok Manuskrip Jawa, Ki Tarka, Pemerhati Sejarah Madura, Ilzamuddin, dan Penulis Buku Buju’ Raba, Abd Hamid. Ketiganya mengisi materi dengan tema ‘Pelestarian Manuskrip Kuno dalam Menjaga Otentitas Keilmuan’.

Dalam kesempatan tersebut, ketiga narasumber menyampaikan materi sesuai dengan keahlian masing-masing

sesuai dengan pentunjuk tema dan bahasan yang sudah disiapkan panitia pelaksana.
Baca Juga:

Ribuan Lulusan SMP di Pamekasan Enggan Lanjut ke SMA Negeri
Ratusan Handphone Dibakar
Innalillah, Mantan Ketua Suporter Trendi Meninggal Dunia
Bupati Pamekasan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Bahkan di sela-sela kegiatan Ngaji Sejarah dan Manuskrip, peserta juga diajak berinteraksi langsung oleh Ki Tarka, melalui sebuah tembang Jawa Kuno. Bahkan para peserta pun terlihat cukup menikmati sajian materi sekalipun dalam durasi waktu yang cukup panjang.

Tidak hanya itu, Ki Tarka juga memberikan sedikit wejangan mempuni seputar materi sejarah khususnya manuskrip.

“Jika ada orang yang beranggapan bahwa membaca naskah Jawa Kuno adalah hal musyrik, itu salah besar,” kata Ki Tarka.

Hal itu bukan tanpa alasan mendasar, sebab dirinya dengan komunitasnya juga sudah beberapa kali menelaah berbagai jenis manuskrip, khususnya naskah Jawa Kuno. “Naskah Jawa Kuno sebenarnya banyak mengandung makna keislaman,” ungkapnya.

Dalam momentum tahunan bertaraf internasional tersebut, para santri, alumni hingga masyarakat bakal dimanjakan dengan suguhan materi berbeda dari berbagai bidang keilmuan. Terlebih para narasumber yang dihadirkan juga ahli di bidangnya.

 

Sumber :

https://situsiphone.com/

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku
Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Baku     Tidak Baku
1. Abstrak = abstrac
2. Aktif = aktip, aktive
3. Aktivitas = aktifitas
4. Akuarium = aquarium
5. Alquran = Al-Quran, Al-Qur’an, Al Qur’an
6. Amfibi = amphibi
7. Analisis = analisa
8. Antarnegara = antar negara
9. Asas = azas
10. Asasi = azasi
11. Atlet = atlit
12. Atmosfer = atmosfir, atmosphere
13. Azan = adzan
14. Berpikir = berfikir
15. Cabai = cabe, cabay
16. Cenderamata = cinderamata
17. Daftar = daptar
18. Dekret = dekrit
19. Detail = detil
20. Direktur = director
21. Doa = do’a
22. Efektif = efektip, efektive, epektip, epektif
23. Efektivitas = efektifitas
24. Ekstrem = ekstrim, extrim
25. Elite = elit
26. Februari = Pebruari, February
27. Foto = photo
28. Fotokopi = foto copy, photo copy, photo kopi
29. Grup = group
30. Hakikat = hakekat
31. Hipotesis = hipotesa
32. Ijazah = ijasah, izajah
33. Imbau = himbau
34. Jadwal = jadual
35. Jumat = jum’at
36. Kaidah = kaedah
37. Karena = karna
38. Karisma = kharisma
39. Kategori = katagori
40. Komplet = komplit, kumplit
41. Kongres = konggres
42. Konkret = konkrit
43. Kreatif = kreatip, kreative
44. Kreativitas = kreatifitas
45. Kredit = kridit
46. Kualitas = kwalitas
47. Kuantitas = kwantitas
48. Kuitansi = kwitansi
49. Kultur = culture
50. Kuota = kwota
51. Laknat = la’nat
52. Lembap = lembab
53. Lesung pipi = lesung pipit
54. Lubang = lobang
55. Maaf = ma’af
56. Makhluk = mahluk
57. Masyhur = mashur
58. Muazin = muadzin
59. Mukjizat = mu’jizat
60. Napas = nafas
61. Nasihat = nasehat
62. Negeri = negri
63. Nikmat = ni’mat
64. November = nopember
65. Objek = obyek
66. Pasif = pasip, pasive, fasip
67. Penasihat = penasehat
68. Pengkreditan = pengreditan
69. Petai = pete, petay
70. Pihak = fihak
71. Proklamasi = proklamir
72. Provinsi = propinsi, profinsi
73. Proyek = projek, project
74. Rakaat = raka’at
75. Risiko = resiko
76. Rizki = rezeki, rejeki, riski, rizqi
77. Rubuh = roboh
78. Sekadar = sekedar
79. Sintesis = sintesa
80. Sistem = sistim, system
81. Stroberi = strawberi, strawbery
82. Subjek = subyek
83. Surga = syurga, sorga
84. Saraf = syaraf, sarap
85. Takwa = taqwa
86. Taoge = tauge, toge
87. Teater = theatre
88. Teknik = tehnik, tekhnik
89. Teknologi = tekhnologi, tehnologi
90. Teladan = tauladan
91. Telepon = telpon, telfon, telefon, telephone
92. Telur = telor
93. Tobat = taubat
94. Ubah = rubah, robah
95. Ustaz = ustadz, ustad
96. Ustazah = ustadzah
97. Utang = hutang
98. Zaman = jaman
99. Zikir = dzikir
100. Zuhur = dzuhur, dhuhur, zhuhur

Baca Juga :