Bulan: September 2019

Disdik Hanya Pasrah, Biarkan Anak Sekolah Belajar Seadanya

Disdik Hanya Pasrah, Biarkan Anak Sekolah Belajar Seadanya

Disdik Hanya Pasrah, Biarkan Anak Sekolah Belajar Seadanya

Disdik Hanya Pasrah, Biarkan Anak Sekolah Belajar Seadanya
Disdik Hanya Pasrah, Biarkan Anak Sekolah Belajar Seadanya

SOREANG – Keberadaan sekolah yang sering terendam banjir di Kabupaten Bandung

sepertinya membuat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Pasrah.

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya sejauh ini belum memiliki rencana apapun mencari solusi agar kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasanya. Bahkan, ketika melakukan ujian beberapa hari lalu pihak sekolah terpaksan membatalkannya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Juhana sepertinya belum bisa memberikan solusi terbaik untuk tetap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Bahkan, dia cenderung pasrah dengan keadaan banjir yang sudah belangsung setiap tahunnya.

Dirinya beralasan, meskipun banyak sekolah di Kabupaten Bandung yang tergenang sekolah tidak bisa di relokasi.

Sebab, sekolah tidak bisa pisahkan dari lingkungan masyarakat.

’’Boleh saja sekolah di tinggikan untum menyelamatkan dokumen dokumen sekolah, tetapi kalau masyarakat tergenang banjir tetap terkendala dengan akses. Jadi sekolah tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat,’’ kata Juhana ketika ditemui kemarin (13/3)

Dirinya mengatakan, merelokasi sekolah untuk menghindari banjir jelas tidak mungkin dilakukan.

Sebab, keberadaan masyarakat dan siswa tidak mungkin bisa berjauhan.

’’ Kalau sekolah direlokasi, rumah wagrapun harus pindah dan masyarakatnya juga harus direlokasi,’’cetus dia.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK, SD dan Pendidikan non formal dan Informal (PNFI) Kabupaten Bandung Setiawan mengatakan, selama banjir sebetulnya siswa tetap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar.

Dia mengatakan, untuk tempat sementara pihaknya memanfaatkan madrasah dan ruangan atau gedung di Dayeukolot yang aman dari genangan air. Namun, ketika banjir melebihi batas, KBM terpaksa diliburkan.

’’Sampai sekarang juga masih terendam banjir. Memang biasanya ketinggian genangan mulai setengah meter hingga lebih dari satu meter. Meskipun begitu, Alhamdulilah KBM tetap berjalan yah walaupun di tempat darurat,’’kata Setiawan ektika ditemui kemarin (13/3)

Kendati begitu, bila tidak memungkinkan dilakukan di tempat darurat, anak anak diberikan tugas belajar di rumah masing masing. Hal ini, untuk melatih kemandirian anak didik.

 

Baca Juga :

Disdik Usut Dugaan Kebocoran Soal USBN

Disdik Usut Dugaan Kebocoran Soal USBN

Disdik Usut Dugaan Kebocoran Soal USBN

Disdik Usut Dugaan Kebocoran Soal USBN
Disdik Usut Dugaan Kebocoran Soal USBN

BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat akan menelusuri kabar adanya kebocoran soal Ujian

Sekolah Berbasis Nasional (USBN) yang beredar melalui pesan singkat terkait kunci jawaban USBN 2018.

Kepala Disdik Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengatakan, sejak awal pihaknya telah membangun fakta integritas dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kebocoran soal. Jika dalam pelaksanaannya ada kebocoran, maka dirinya menilai ada pihak yang berkhianat.

”Insya Allah akan kami telusuri dan soal ini kan dari pusatnya 25 persen dan 75 persen itu sekolah dari guru-guru sesuai mata pelajaran,” kata Hadadi usai pelantikan kepala sekolah di Gedung Sate, kemarin (20/3).

Dikatakan dia, Disdik Jawa Barat memiliki kewenangan untuk mengharmonisasi kebijakan

pemerintah pusat dan pihak sekolah dalam pembuatan soal. Makanya, disdik tidak melakukan intervensi karena kebijakan pembuatan soal USBN diserahkan kepada pihak sekolah.

”Di sinilah mungkin kebocoran itu ada di sekolah, maka kami sangat prihatin kalau masih ada guru yang berperilaku tidak elegan,” kata dia lagi.

Hadadi mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti kasus kebocoran soal USBN tersebut

. Jika ada guru yang terbukti berkhianat dan tidak menunjukkan jiwa sebagai pendidik yang baik, maka pihaknya akan mengam­bil langkah tegas dengan melakukan pemecatan. ”Insya Allah kami akan telusuri. Harapannya, ada efek jera,” tegasnya.

Sebelumya, Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung, Iwan Hermawan mengimbau agar siswa tidak mempercayai kunci jawaban soal USBN yang beredar. Sebab, hal tersebut akan merugikan siswa karena tiap tiga wilayah menggunakan paket soal yang berbeda. ”Bisa saja siswa salah mengerjakan dengan meng­gunakan kunci jawaban yang salah,” ujar Iwan.

Selain itu, dirinya juga meminta agar pengelola sekolah tidak perlu khawatir dengan hasil USBN. Sebab, untuk penentu kelulusan siswa diakumulasikan dengan nilai raport semester satu hingga enam. ”Kriteria kelulusan juga disera­hkan kepada sekolah masing-masing,” ujar dia lagi.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/

Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Laporan

Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Laporan

Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Laporan

Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Laporan
Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Laporan

NGAMPRAH – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat mengumpulkan seluruh kepala sekolah

dan bendahara sekolah dasar negeri (SDN) untuk memberikan pembinaan dan arahan soal penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Hal itu dilakukan agar laporan penggunaan dana bos mampu dipertanggung jawabkan serta menghindari temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Jalaludin mengungkapkan,

sejak 2017 lalu sistem laporan penggunaan dana BOS harus mengikuti sistem laporan keuangan pemerintah daerah.

Hal itu mengacu pada Surat Edran Mendagri Nomor 910/106/SJ tahun 2017 tentang Juknis Penganggaran, Pelaksanaan, Penatausahaan serta Pertangggung jawaban dana BOS.

“Kita sudah melakukan sejak tahun lalu sistem tersebut, sehinga dapat mewujudkan pengelolaan

keuangan BOS yang tertib, efektif, efisien, transparan dan bertanggung jawab. Harapannya tentu tidak menjadi temuan dari BPK,” katanya saat ditemui di SDN Sudimampir Padalarang, Senin (26/3).

Jalal menambahkan, dana BOS merupakan dana yang ditransfer dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi yang penyalurannya dilakukan melalui pemindahbukuan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) provinsi.
Dana BOS yang sudah tersalurkan di RKUD provinsi selanjutnya disalurkan secara langsung ke masing-masing rekening sekolah.

“Kami itu hanya mencatatkan saja soal dana bos ini, sementara anggarannya langsung ditransferkan ke masing-masing sekolah. Tahun ini dana BOS yang disalurkan mencapai Rp161 miliar untuk 672 sekolah negeri. Dengan adanya bantuan BOS ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan bagi seluruh siswa,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://egriechen.info/

Klasifikasi Perencanaan

Klasifikasi Perencanaan

Klasifikasi Perencanaan

Klasifikasi Perencanaan
Klasifikasi Perencanaan

Perencanaan Kota
Perencanaan kota merupakan penyiapan upaya untuk mengantisipasi perkembangan dan pertumbuhan kota, serta menjadi pedoman tujuan yang selaras untuk wadah perkembangan masyarakat kota menuju kehidupan yang lebih baik. Selain itu, perencanaan kota dapat diartikan sebagai gambaran tatanan fisik yang mengatur peruntukan lahan, penataan jaringan jalan, utilitas, penempatan fasilitas sosial dan umum, dan sebagainya (Catanese dkk, 1996).

Perencanaan kota perlu dilakukan dalam upaya untuk mengantisipasi perkembangan dan pertumbuhan kota. Perencanaan kota juga digunakan sebagai pedoman tujuan yang selaras untuk wadah perkembangan masyarakat kota menuju kehidupan yang lebih baik. Perencanaan tersebut memberikan gambaran tatanan fisik yang mengatur peruntukan lahan, penataan jaringan jalan, utilitas, penempatan fasilitas sosial dan umum, dan sebagainya.

Perencanaan Wilayah
Perencanaan wilayah merupakan disiplin ilmu yang menekankan pada penjelasan sosial dalam ruang wilayah secara keseluruhan (Friedman, 1980). Selain itu, perencanaan wilayah dapat diartikan sebagai perubahan sosial ekonomi di berbagai wilayah, dinamika hubungan antarwilayah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pembangunan wilayah, tetapi pengertian ini terlalu luas dan tidak mengena pada faktor-faktor yang relevan untuk pembangunan.

Sebagai langkah awal, seorang perencana pembangunan sangat perlu untuk mengenal daerah/ wilayah perencanaan, dimana potensi daerah serta kondisi masyarakatnya akan menjadi masukan (input) yang sangat strategis dalam menyusun langkah-langkah rencana, program maupun kegiatan dan proyek pembangunan, sehingga benar-benar sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. Proses pengenalan wilayah dapat dilakukan dengan memahami profil wilayah terlebih dahulu. Profil wilayah merupakan gambaran umum suatu wilayah yang menjadi obyek perencanaan, meliputi keadaan alam, sosial ekonomi, budaya, politik, kelembagaan dan lain sebagainya yang diperlukan untuk analisis perencanaan selanjutnya.

Baca juga ;

Pengertian Jaringan Komputer

Pengertian Jaringan Komputer

Pengertian Jaringan Komputer

Pengertian Jaringan Komputer
Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah dua buah device (komputer) atau lebih yang saling berkomunikasi satu sama lain.  Untuk dapat menilai kualitas suatu jaringan, maka suatu jaringan tersebut perlu dinilai sesuai dengan beberapa Kriteria sebagai berikut:

  1. Performa (performance), performa ini dipengaruhi oleh :
    • Perangkat keras yang digunakan (Hardware)
    • Perangkat lunak yang digunakan (software)
    • Throughtput, yakni banyaknya saluran data yang dapat dikirimkan sekaligus per satuan waktu.
    • Banyaknya Pengguna dalam suatu jaringan tersebut
    • Medium/media yang digunakan
    • Reliabilitas, yakni ketepatan atau keajegan. Reliabilitas dalam pengertian disini adalah bagaiamana caranya suatu jaringan tersebut dapat mereduksi frekuensi terjadinya galat/kesalahan/error hingga sedikit dan sekecil mungkin.
    • Keamanan (Security) suatu jaringan

Masalah jaringan komputer ini erat kaitannya dengan komuniksi data. Komunikasi data adalah, memindahkan sejumlah data dari suatu sumber (source) ke tujuan (destination)  dengan menggunakan suatu medium (misalnya kabel). Berikut ini adalah komponen-komponen sistem komunikasi :

  1. Pesan atau data yang dikirimkan (message)
  2. Pengirim (sender)
  3. Penerima (receiver)
  4. Perantara (medium), dan
  5. Protokol, yakni suatu set aturan yang mengatur bagaimana suatu komunikasi itu dibangun. (penjelasan khusus tentang protokol akan saya posting kemudian).

Manfaat dari suatu jaringan komputer sangat banyak sekali, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Sharing data, (berbagi data)
  2. Tukar menukar data dapat dilakukan secara cepat
  3. Memungkinkan untuk menggunakan suatu device atau peripheral secara bersama-sama. (misalnya printer)
  4. Menghemat biaya
  5. Meningkatkan efisiensi kerja
  6. Lebih memudahkan pemeliharaan dan proteksi data. Tentu suatu data itu lebih aman apabila memiliki  lebih banyak tempat penyimpanan data,  (backup)
  7. Memungkinkan kita  untuk meningkatkan suatu kinerja sistem dengan mudah.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Alasan Mengapa Saya Senang Menulis

Alasan Mengapa Saya Senang Menulis

Alasan Mengapa Saya Senang Menulis

Alasan Mengapa Saya Senang Menulis
Alasan Mengapa Saya Senang Menulis

Maksud saya menulis disini adalah menuangkan isi pikiran dengan cara menggoreskan pola-pola kedalam sebuah medium sehingga meninggalkan berkas yang dapat dimengerti oleh pikiran orang lain, dan secara umum saya menggunakan standar berupa kode-kode tertentu yang sering disebut dengan huruf dan simbol. Mengkonversi isi pikiran ini kedalam bentuk kode memang sulit, kesulitannya berada diproses enkode dan dekode tulisan tersebut menjadi suatu informasi yang terkandung agar dapat dimengerti oleh orang lain. Dan kebanyakan apa yang saya tulis gagal di proses enkode dan dekodenya- Tulisan saya tidak dapat dipahami oleh orang lain. Akibatnya tulisan yang saya buat akan gagal untuk bisa dicerna, selanjutnya tulisan saya tidak akan diminati dan di baca lagi oleh orang lain.

Lalu mengapa kendatipun tulisan-tulisan yang saya buat tidak ada yang membaca, saya masih saja senang menulis, menulis dan terus menulis?. Mungkin anda ingin mengetahui alasan saya dibalik semua itu, berikut alasannya.

1. Saya orang bodoh

Alasan saya menulis yang paling utama adalah karena saya adalah seorang yang bodoh. Karena saya tahu bahwa diri saya bodoh dan sulit untuk memahami sesuatu, maka saya mencoba mencari cara yang baik untuk dapat memahami hal tersebut. Menulis bagi saya adalah hal yang sangat baik, mengapa?. Karena ternyata apa yang saya tuliskan adalah apa yang saya pahami, maka dengan menulis saya dapat menilai sejauh mana hal-hal yang telah saya pahami. Hanya dengan menulis saya dapat mengetahui secara jujur kemampuan saya dalam memahami sesuatu tersebut. Selanjutnya apabila ternyata saya tidak dapat menuliskan sesuatu yang ingin saya pahami, itu berarti saya belum dapat memahami hal yang saya ingin pahami tersebut. Maka apa yang akan dilakukan selanjutnya adalah saya akan terus mencoba memahami kembali apa yang ingin saya pahami dan berusaha untuk dapat menuliskannya.

Saya juga sangat bodoh apabila menyampaikan sesuatu melalui lisan, kemampaun lisan/berbicara saya buruk. Saya lebih nyaman menyampaikan sesuatu dengan menggunakan tulisan, alasannya tulisan memungkinkan kepada kita untuk dapat menkoreksi dan memeriksa secara berulang-ulang terlebih dahulu isi informasi dan  maksud yang ingin disampaikan (contohnya tulisan ini, saya menulis tulisan ini dengan memeriksa dan menkoreksinya secara berulang-ulang dan membutuhkan waktu selama 3 jam agar tulisan ini dapat tersusun dengan baik). Berbeda dengan lisan yang sulit untuk dikoreksi dan kemungkinan menyampaikan sesuatu yang kurang baik menjadi lebih besar.

 

2. Saya memiliki ingatan yang buruk

Alasan kedua mengapa saya senang menulis adalah karena saya memiliki daya retensi atau ingatan yang sangat buruk. Untuk dapat mengingat sesuatu (tentunya sesuatu yang tidak berhubungan denagn emosional keseharian) saya harus mencoba berulang kali dan berusaha mengingat lebih keras daripada orang lain. Dan jika saya telah berhasil mengingat sesuatu, biasanya ingatan itu tidak dapat bertahan lama. Sekitar 1 minggu berikutnya pasti saya akan sudah melupakan sesuatu yang saya ingat tersebut apabila tidak saya ulangi untuk diingat kembali. Dengan menulis saya dapat dengan mudah mengulang dan mencoba mengingat kembali apa yang ingin saya ingat, karena tinggal saya baca saja tulisan yang berisi informasi tentang sesuatu yang harus diingat tersebut.

Oh iya, Hal yang paling penting adalah soal ide. Karena ide itu terkadang datang tidak diundang dan pergi tanpa disuruh, maka dari itu saya mencoba menuliskan ide-ide yang datang tersebut, agar jika suatu saat pergi, saya tidak akan kehilangan ide itu. Tidak akan hilang, dan bahkan ketika suatu saat saya sudah mati sekalipun.

 

3. Saya orang yang tidak berguna

Alasan berikutnya adalah karena saya adalah orang yang tidak berguna. Karena saya menginginkan sekali agar dapat menjadi orang yang berguna, maka saya mencoba untuk membuat suatu tulisan-tulisan yang dapat berguna bagi orang lain.

 

4. Saya seorang pengangguran

Saya menulis karena saya memiliki waktu luang. Dengan menulis saya menjadi memiliki suatu pekerjaan, ya walaupun saya belum menghasilkan uang dari menulis untuk saat ini. Saya yakin mungkin suatu saat nanti saya dapat memperoleh uang dari menulis. Dan mungkin apabila ternyata saya tidak akan pernah dapat memperoleh uang dari menulis,  Setidaknya saya sudah mengisi waktu dengan hal baik dan terhindar dari hal yang tidak bermanfaat.

 

5. Saya tidak bisa menulis

“Jika anda ingin pintar menulis, maka sering-seringlah menulis”. Karena saya tidak bisa menulis, maka saya terus melatih diri dengan menulis agar bisa menulis.

 

6. Saya menulis karena Tuhan

Saya ada didunia ini karena Tuhan telah menciptakan dan mengirimkan saya  kedunia. Maka saya menulis adalah karena Tuhan. Ya, karena Tuhan yang telah menciptakan saya. Dan saya bersyukur terlahir kedunia ini serta ditakdirkan untuk diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menulis.

Sumber : https://filehippo.co.id/

Forum OSIS Gelar Berbagi dengan Anak Yatim Piatu

Forum OSIS Gelar Berbagi dengan Anak Yatim Piatu

Forum OSIS Gelar Berbagi dengan Anak Yatim Piatu

Forum OSIS Gelar Berbagi dengan Anak Yatim Piatu
Forum OSIS Gelar Berbagi dengan Anak Yatim Piatu

Forum OSIS Jawa Barat Wilayah VII (Kota Bandung dan Cimahi) meng­gelar Osis Care (OSCAR) 2019

dengan mengusung tema ”Every Act Of Kindness is Charity” Wilayah VII.

Ketua Pelaksana Oscar 2019 sekaligus Siswa SMKN 2 Bandung, Gilang Ardisila me­nyatakan, kegiatan ini meru­pakan agenda rutin setiap tahunnya dalam mengisi Ramadan melalui bakti so­sial. Sebanyak 85 orang pe­serta turut antusias mengik­uti rangkaian kegiatan dari usia sekolah dasar hingga sekolah menengah.

”Kami mengundang anak-anak panti asuhan dari tiga panti di antaranya Panti So­sial Anak Taman Harapan Muhammadiyah (Kota Bandung), Panti Sosial Anak Amanah Bunda ( Kota Bandung) dan Panti Sosial Anak Assalam (Cimahi),” ka­tanya di Rabbani Store Buah Batu, kemarin.

Gilang menambahkan, pro­gram ini serentak diseleng­garakan di 27 wilayah yang

merupakan program Forum OSIS Provinsi Jawa Barat.

”Kami mengikutsertakan peserta dalam rangkaian kegiatanya tadarus, salat berjamaah, buka bersama, disisi lain kita memberikan ilmu. Selain, memberikan kebahagiaan pada sau­dara di panti asuhan, ini juga merupakan kegiatan untuk memperkenalkan produk dari Jawa Barat kepada masyarakat, ke­giatan bakti sosial ini upaya untuk mejalin silaturahmi dengan panti panti asuhan,” katanya.

Gilang menuturkan, dalam memberi kebahagiaan di bu­lan Ramadan

juga mengada­kan pembagian takjil gratis di seluruh wilayah Forum OSIS Jawa Barat.

”Kami berharap masyarakat Jawa Barat dapat mendukung kegiatan positif ini karena kegiatan ini juga membatu bagi masyarakat yang mem­butuhkan, adanya Forum OSIS kami ingin menjadi bagian yang memberikan manfaat kepada masyarakat,” tandas­nya. (mg1/drx)

 

Baca Juga :

Jadwal PPDB Resmi Dirilis

Jadwal PPDB Resmi Dirilis

Jadwal PPDB Resmi Dirilis

Jadwal PPDB Resmi Dirilis
Jadwal PPDB Resmi Dirilis

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 akan dimulai 23 Mei ini. Termasuk juga PPDB untuk tingkat Sekolah Dasar (SD).

Bagi para orang tua yang akan menyekolahkan anaknya ke jenjang Sekolah Dasar (SD), ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Sejumlah persyaratannya yaitu fotokopi akte kelahiran, fotokopi Kartu Tanda Pendu­duk (KTP) orang tua, foto­kopi Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan sebelum 23 Mei 2018, menunjukan KTP dan KK asli calon peserta didik dan menyerahkan surat ke­terangan tanggung jawab mutlak orang tua atau wali calon peserta didik.

Masa pendaftaran 23-28 Mei 2019, pengumuman (31 Mei), daftar ulang (17-18 Juni).

Persentase PPDB tingkat SD baik itu perbatasan maupun bukan perbatasan yaitu, 95% zonasi, 5% perpindahan tugas orang tua.

Sedangkan Alur PPDB SD dimulai dari mendaftar ke sekolah tujuan, seleksi per­syaratan

, seleksi usia (priori­tas minimal 7 tahun). Panitia menentukan calon siswa hingga batas kuota terpenuhi berdasarkan usia dan jarak tempat tinggal.

Jika tidak diterima dalam seleksi usia, maka mengikuti seleksi di sekolah pilihan ke­dua, dan jika tidak diterima di sekolah kedua, maka mendaftar ke sekolah swasta.

Sementara, PPDB tingkat Se­kolah Menengah Pertama (SMP) akan dimulai pada 23 Mei 2019.

Ada sejumlah persyaratan yang harus diperhatikan para orang tua calon siswa.

Persyaratan pendaftaran di antaranya, kartu peserta ujian asli atau Sertifikat Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (SHUSBN) asli (bagi lulusan tahun 2016, 2017, 2018), surat keterangan mengikuti ujian, fotokopi akte kelahiran, foto­kopi KTP orang tua, fotokopi kartu keluarga yang dikelu­arkan sebelum 23 Mei 2018.

Selain itu, orang tua calon siswa juga wajib menunjuk­kan akte kelahiran calon peserta didik, KTP orang tua serta kartu keluarga asli ca­lon peserta didik, menyera­hkan surat keterangan tang­gung jawab mutlak orang tua atau wali calon peserta didik, berusia paling tinggi 15 tahun pada tahun awal pelajaran baru.

Alur PPDB SMP dimulai dari mendaftar ke sekolah tujuan, seleksi persyaratan, seleksi zonasi,

hingga akhir­nya diterima di sekolah ne­geri. Jika dalam seleksi zo­nasi tidak masuk, maka peserta mendaftar ke seko­lah swasta.

Persentase PPDB SMP, 90% zonasi, 5% prestasi dan 5% perpindahan tugas orang tua.

Pemkot Bandung juga mem­berikan alokasi khusus bagi sekolah tertentu yang be­rada di perbatasan zonasi. Ada 18 sekolah yang men­jadi pengecualian, yaitu SMP 12, SMP 16, SMP 18, SMP 26, SMP 29, SMP 35, SMP 38, SMP 39, SMP 46, SMP 47, SMP 50, SMP 51, SMP 52, SMP 53, SMP 54, SMP 55, dan SMP 57.

Pada sekolah-sekolah ter­sebut, ada kuota 5% jarak luar kota. Meskipun tidak dalam zonasinya, siswa bisa mendaftar di sekolah terse­but asalkan jarak dari rumah ke sekolah tidak lebih dari 500 meter. Kuota tersebut diambil dari zonasi kuota murni sehingga menjadi 45%. (rls/drx)

 

Sumber :

https://poptype.co/tuponur/niat-sholat-tahajud

LSM Harus Memberikan Kontribusi untuk PPDB

LSM Harus Memberikan Kontribusi untuk PPDB

LSM Harus Memberikan Kontribusi untuk PPDB

LSM Harus Memberikan Kontribusi untuk PPDB
LSM Harus Memberikan Kontribusi untuk PPDB

Untuk menyukseskan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 SMA/SMK

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk menciptakan kondusifitas.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika menuturkan, ada 22 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk membantu dalam mediasi masyarakat dalam pelaksanaan PPDB 17 Juni mendatang.

Dia mengatakan, keberadaan LSM memiliki peran penting. Sebab, dapat menjadi penengah di masyarakat yang memiliki tingkat emosional cukup tinggi. Terlebih, masalah PPDB memiliki potensi konflik akibat adanya kekecewaan.

PAHAMI ATURAN: Kepala Dinas Disdik Jabar Dewi Sartika memberikan pemaparan

mengenai rencana PPDB 2019 untuk SMA/SMK dengan sistem Zonasi yang harus dipahami oleh seluruh orang tua siswa.
Dia menuturkan, dalam diskusi bersama LSM dipaparkan mengenai persiapan PPDB 2019 yang dilakukan oleh Disdik Jabar.

’’Mudah-mudahan mereka bisa memberikan apresiasi bahwa Disdik telah melakukan kesiapan sebaik-baiknya, sehingga bisa menjadi media penyampaian kepada masyarakat dan memberikan dukungan,” Kata Dewi ketika ditemui usai diskusi publik persiapan PPDB di Hotel Holiday Inn Jalan Dr. Djunjunan. (12/6).

Dewi menuturkan, peranan LSM dalam PPDB dapat membantu dalam mediasi apabila

ada kelompok tertentu mengambil kesempatan memberikan aduan dengan mengatasnamakan pihak tertentu.
’’Jadi kalau ada pengaduan untuk tahun ini harus ditandatangani orang tua,’’kata dia.

Dewi mengingatkan, kepada seluruh LSM dan para orang tua tidak perlu menggelar demontrasi jika ada bentuk kekecewaan. Sebab, Disdik dalam menyelenggarakan PPDB akan selalu transparan dan terbuka.

’’Ga perlu ada yang main-main dalam pelaksanaan PPDB atau demo segala macam, kita sudah lakukan dengan transparan sehingga cukup kooperatif, koordinasi dan konsolidasi, tidak ada kata-kata mengambil kesempatan dalam kesempitan,’’kata Dewi.

Untuk itu, jika ada bentuk aduan pihaknya akan memfasilitasi dan memberikan solusi. Asalkan bentuk aduan tersebut memenuhi syarat.

’’ jelaskan apa yang di adukannya materinya apa dan yang mengadunya siapa.” tuturnya.

 

Sumber :

https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/jsk/comment/view/827/0/227588

Ayat Al-Quran dalam DNA Manusia

Ayat Al-Quran dalam DNA Manusia

Ayat Al-Quran dalam DNA Manusia

Ayat Al-Quran dalam DNA Manusia
Ayat Al-Quran dalam DNA Manusia

Al-Qur’an menjadi kitab yang memberikan inspirasi setiap hamba yang percaya untuk melakukan pembuktian terhadap apa yang ada di dalamnya. Kitab ini juga menjawab setiap ketidaktahuan manusia terhadap pengetahuan yang buntu. Setiap ayat dan makna yang tertulis memberikan pengetahuan yang baru.  Kalam Allah SWT ini memang untaian kata indah yang penuh makna, dimana setiap apa yang tertulis bisa dikaji secara ilmiah dan terbukti kebenaranya.

Salah satu ayat dalam Al-Qur’an cukup menginspirasi seorang muslim bernama Dr. Ahmad Khan. Ia merupakan  lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Setelah melakukan penetian panjang akan kebenaran ayat tersebut, akhirnya Ia berhasil menemukan untaian ayat Al-Qur’an dalam Deoxy Nucleotida Acid (DNA) Manusia

Pada suatu kesempatan Ia mendengar khatib saat Shalat  Jum’at tengah membaca Surat Fussilat ayat 53 yang artinya  “Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran”

Arti ayat tentang “tanda-tanda kekuasaan ada dalam diri mereka” membuat Ahmad Khan penasaran tentang genetika manusia. Ia lantas berpikir tentang kekuasaan Allah pada genetika manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Al-Qur’an merupakan bagian dari gen manusia.

Beruntung Ia mendapat proyek dari pemerintah setempat untuk meneliti gen kecerdasan manusia. Bersama adiknya yang bernama Imran, seorang ahli dalam analisis sistem laboratorium genetiknya, Ahmad lantas memulai penelitiannya. Awalnya Ia meneliti tentang Junk DNA atau sampah DNA. Bagian ini merupakan DNA yang tidak memproduksi protein sama sekali. Setelah diteliti ternyata bagian ini jauh sekali dari makna sampah. Karena setelah dikaji mendalam, Junk DNA membentuk untaian ayat-ayat Al-Qur’an sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.

Tepatnya pada 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi kedua kakak beradik ini menemukan lafadz  Bismillahir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq : “bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan” . Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Ternyata setelah satu ayat tersebut, ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Hingga saat ini, Ahmad telah berhasil menemukan 1/10 ayat Al-Qur’an

Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: “Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.

Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan

Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Al-Qur’an dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama.

Baca juga artikel: